Siput sedut menjadi salah satu biota laut yang bisa diolah menjadi aneka hidangan. Kehadirannya bisa dengan mudah ditemui di sejumlah daerah pesisir, terutama wilayah Sumatera dan daratan Melayu.
Salah satu tantangan dari olahan siput sedut adalah proses menyantapnya yang disedot menggunakan mulut. Namun, ketika diolah dengan baik, cita rasa gurih, manis dan pedas dari olahan tumisnya bisa masuk ke dalam daging siput sedut di cangkang.
Karena membutuhkan trik khusus untuk mengolah siput sedut, berikut Merdeka.com hadirkan langkah membersihkannya, termasuk langkah mengolahnya menjadi hidangan lezat yang layak untuk dicoba, Rabu (4/11).
Advertisement
Siapkan Siput Sedut yang Masih Segar
Merujuk studi dari Jurnal Ilmu Kelautan berjudul "Aktivitas Antioksidan dan Komposisi Kimia Keong Matah Merah (Cerithidea obtusa)" jenis siput ini mengandung sejumlah gizi seperti kadar protein, lemak, serta kaya akan mineral.
Sebelum mengolahnya, tentu hal pertama yang harus dilakukan adalah membersihkannya terlebih dahulu. Lalu, pastikan juga kondisi siput sedut yang didapat dari pasar dalam kondisi baik dan segar.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah:
- Pilih siput dengan cangkang utuh, tidak pecah, dan tidak mengeluarkan bau busuk.
- Siput yang sudah mati atau rusak berisiko mengalami penurunan kualitas sebelum dimasak.
- Jika membeli siput sedut dalam keadaan masih berlumpur, jangan langsung mencampurkannya dengan bahan makanan lain.
- Pisahkan dalam wadah tersendiri agar kotoran dari cangkangnya tidak mengotori peralatan dapur.
- Siapkan juga air bersih, baskom, sikat kecil, dan alat pemotong yang kuat untuk membantu proses pembersihan.
- Sebaiknya siput segera dibersihkan setelah dibeli.
- Jika belum akan dimasak, simpan sementara dalam wadah yang sesuai dan jangan merendamnya dalam air kotor terlalu lama.
- Hindari menggunakan siput yang mati, berbau menyengat, atau menunjukkan tanda pembusukan.
- Pastikan pula siput berasal dari perairan yang tidak tercemar karena pencucian dan pemasakan tidak selalu menghilangkan kontaminan dari habitatnya.
Advertisement
Hilangkan Lumpur dan Lendir dari Siput Sedut
Permukaan cangkang siput sedut biasanya masih membawa lumpur, pasir, dan sisa kotoran dari habitatnya. Karena itu, proses pencucian harus dilakukan berkali-kali sampai benar-benar bersih.
Berikut langkah-langkah membersihkan siput sedut sebelum dimasak:
1. Masukkan siput ke dalam baskom: Pisahkan siput dari bahan makanan lain, kemudian buang kotoran besar yang terlihat menempel pada cangkangnya.
2. Cuci menggunakan air mengalir: Gosok permukaan cangkang dengan tangan secara perlahan untuk melepaskan lumpur dan tanah.
3. Sikat bagian cangkang yang kotor: Gunakan sikat kecil untuk membersihkan lekukan dan bagian yang sulit dijangkau. Lakukan dengan hati-hati agar cangkang tidak pecah.
4. Rendam dalam air bersih: Masukkan siput ke dalam wadah berisi air bersih selama beberapa jam. Ganti air rendaman secara berkala jika terlihat keruh agar kotoran tidak kembali menempel.
5. Gunakan garam jika diperlukan: Tambahkan sedikit garam kasar ke dalam air rendaman, lalu aduk perlahan. Cara ini bisa membantu melepaskan sebagian lendir dan kotoran yang masih menempel.
6. Bilas kembali sampai bersih: Buang air rendaman, kemudian cuci siput menggunakan air mengalir sambil menggosok permukaan cangkangnya.
7. Tiriskan siput: Setelah tidak terlihat lumpur atau kotoran yang menempel, angkat dan letakkan dalam saringan sebelum melanjutkan proses pemotongan.
Advertisement
Potong Bagian Ujung Cangkang agar Siput Mudah Disedot
Ini adalah bagian paling penting, di mana cangkang harus dipotong agar mudah disedot saat menyantapnya. Berikut cara mudah yang bisa dilakukan:
1. Potong Bagian Ujung atau yang Biasa Disebut Ekor Siput
Pemotongan bertujuan membuat lubang udara sehingga isi siput lebih mudah dikeluarkan dengan cara disedot ketika sudah matang.
2. Gunakan Gunting Khusus
Memotong cangkang memerlukan gunting khusus yang kuat. Jika tidak ada, proses memotong bisa menggunakan tang khusus agar cangkang bisa dipotong dengan aman.
3. Potong Secara Hati-Hati
Lakukan pemotongan secara hati-hati karena cangkang siput cukup keras dan bisa menghasilkan serpihan tajam. Pegang siput dengan posisi stabil, kemudian potong bagian ujung yang meruncing secukupnya. Hindari memotong terlalu dalam karena bisa merusak bagian cangkang yang masih diperlukan untuk mempertahankan bentuk siput.
Advertisement
Olah Menjadi Tumis Siput Sedut Asam Pedas
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9389606/original/009100700_1793763372-Tumi_siput_sedut.jpg)
Setelah siput bersih dan bagian ujung cangkangnya dipotong, bahan tersebut bisa diolah menjadi tumisan asam pedas. Hidangan ini menggunakan bumbu yang terdiri dari cabai, bawang merah, bawang putih, kunyit, kemiri, dan terasi.
Serai ditambahkan untuk memberikan aroma, sedangkan asam jawa membantu menghasilkan rasa asam yang berpadu dengan pedasnya cabai. Untuk menghasilkan bumbu yang meresap, siput ditumis bersama bumbu halus sebelum ditambahkan air. Berikut takaran bahan untuk sekitar empat porsi:
Bahan utama:
- 1 kg siput sedut yang sudah dibersihkan.
- 300 ml air.
- 5 sendok makan minyak goreng.
- 3 batang serai, dimemarkan.
- Garam secukupnya.
- Gula pasir secukupnya.
- ¼ sendok teh merica bubuk.
Bumbu halus:
- 6 butir bawang merah.
- 3 siung bawang putih.
- 2 ruas kunyit muda.
- 20 buah cabai rawit.
- 7 buah cabai merah keriting.
- 3 butir kemiri.
- 1 ruas kecil terasi.
- 1 ruas asam jawa.
Advertisement
Cara Membuat Tumis Siput Sedut Asam Pedas
Tumis siput sedut asam pedas dibuat dengan memasak bumbu sampai harum sebelum memasukkan siput yang sudah dibersihkan. Selanjutnya, air dan bumbu pelengkap ditambahkan agar rasa rempah meresap selama proses memasak. Gunakan wajan yang cukup besar supaya seluruh siput bisa tercampur dengan bumbu secara merata.
Berikut langkah-langkah pembuatannya:
1. Haluskan seluruh bumbu: Masukkan bawang merah, bawang putih, kunyit, cabai rawit, cabai merah keriting, kemiri, terasi, dan asam jawa ke dalam blender atau ulekan. Haluskan sampai seluruh bahan tercampur.
2. Panaskan minyak goreng: Tuangkan minyak ke dalam wajan, lalu panaskan menggunakan api sedang. Pastikan minyak sudah cukup panas sebelum bumbu dimasukkan.
3. Tumis bumbu halus: Masukkan bumbu yang sudah dihaluskan bersama serai yang telah dimemarkan. Aduk sampai bumbu harum dan matang. Jangan terburu-buru memasukkan siput ketika aroma bumbu masih mentah.
4. Masukkan siput sedut: Tambahkan siput yang sudah dibersihkan dan dipotong ujungnya. Aduk perlahan sampai seluruh permukaan siput tercampur dengan bumbu tumis.
5. Tambahkan air: Tuangkan sekitar 300 ml air ke dalam wajan, kemudian aduk kembali agar bumbu menyebar. Air membantu proses pemasakan dan mencegah bumbu terlalu cepat mengering.
6. Masukkan bumbu pelengkap: Tambahkan garam, gula pasir, dan merica bubuk sesuai selera. Aduk sampai bumbu tercampur rata.
7. Masak hingga matang: Tutup wajan dan masak dengan api sedang cenderung kecil. Aduk sesekali agar bumbu tidak menempel di dasar wajan. Pastikan siput matang sempurna, bukan hanya sampai kuah mendidih.
8. Periksa kekentalan bumbu: Setelah siput matang, buka tutup wajan dan lanjutkan memasak sampai air menyusut sesuai selera. Koreksi rasa sebelum mematikan api.
9. Angkat dan sajikan: Pindahkan tumisan siput ke piring saji. Hidangkan bersama nasi putih hangat agar rasa pedas, asam, dan gurihnya bisa dinikmati.
Advertisement
Tips agar Siput Sedut Bersih dan Bumbunya Meresap
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9389607/original/017687400_1793763392-Siput_sedut.jpg)
Kebersihan menjadi bagian penting ketika mengolah siput sedut karena kotoran bisa terselip pada permukaan cangkang. Jangan hanya mengandalkan perendaman untuk menghilangkan lumpur.
Gosok cangkang menggunakan sikat kecil dan ganti air pencucian sampai tidak terlihat lagi kotoran yang terlepas. Setelah pemotongan, bilas kembali siput agar serpihan cangkang tidak ikut masuk ke dalam masakan. Untuk menghasilkan tumisan dengan rasa yang meresap, pastikan bumbu sudah matang sebelum siput dimasukkan. Bumbu yang masih mentah bisa meninggalkan aroma langu dan membuat rasa masakan kurang seimbang. Gunakan api sedang saat menumis, kemudian kecilkan api ketika siput dimasak bersama air dan bumbu. Aduk sesekali agar bagian bawah tidak gosong.
Selain itu, jangan terburu-buru mengangkat siput hanya karena air tumisan sudah menyusut. Pastikan bagian dalam siput sudah matang sempurna sebelum disajikan. Gunakan siput dari sumber yang aman dan hindari mengonsumsi siput yang berasal dari perairan tercemar. Dengan pencucian yang teliti, pemotongan cangkang yang tepat, serta proses pemasakan yang cukup, tumis siput sedut bisa disajikan sebagai lauk bercita rasa pedas dan gurih.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Siput Sedut
1. Bagaimana cara membersihkan siput sedut dari lumpur?
Cuci siput menggunakan air mengalir sambil menggosok cangkangnya dengan tangan atau sikat kecil. Ulangi pencucian dan ganti air rendaman sampai kotoran yang terlihat terlepas.
2. Mengapa ekor siput sedut harus dipotong?
Bagian ujung cangkang dipotong untuk membuat lubang udara sehingga isi siput lebih mudah disedot ketika disantap setelah matang.
3. Berapa lama siput sedut perlu direndam sebelum dimasak?
Siput bisa direndam selama beberapa jam dalam air bersih dengan penggantian air secara berkala. Lama perendaman bergantung pada kondisi dan tingkat kotoran siput.
4. Bagaimana cara memasak siput sedut agar tidak amis?
Bersihkan siput secara menyeluruh, kemudian masak bersama bumbu aromatik seperti bawang putih, serai, kunyit, cabai, dan terasi. Pastikan siput matang sempurna.
5. Apa masakan yang cocok dibuat dari siput sedut selain gulai?
Siput sedut bisa diolah menjadi tumis asam pedas dengan bumbu cabai, bawang merah, bawang putih, kunyit, kemiri, terasi, dan asam jawa.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9389605/original/079616000_1793763358-Ilustrasi_siput_sedut.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9389174/original/062392700_1793698527-Picture1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9389178/original/070639500_1793698686-merdeka.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9388939/original/013261000_1793689958-clem-onojeghuo-r8lDTtSWGUc-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9388888/original/075858900_1793688039-67581647-0773-48ef-ae85-493274171c02.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9388983/original/020929300_1793691677-asian-woman-sitting-applying-foundation-Depositphotos_832154192_L.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9388862/original/006457200_1793686471-5a6fe869-abd1-4fdb-9aab-bb5ed2522884.jpg)