Jika ada potongan terong yang masih tersisa, penting untuk tahu cara menyimpannya agar tetap segar saat akan diolah kembali. Jika tidak, bagian daging buahnya bisa berubah menjadi kecokelatan setelah terkena udara. Dan jika berada di lingkungan dengan kelembapan tinggi, penyimpanan yang kurang tepat bisa membuat teksturnya lebih cepat menurun.
Cara paling praktis untuk menyimpan sisa terong adalah memasukkannya ke dalam wadah bersih dan kedap udara, kemudian menyimpannya di lemari es. Sebaiknya terong digunakan sesegera mungkin karena sayuran ini relatif mudah mengalami penurunan kualitas selama penyimpanan. Lalu, bagaimana cara simpan terong yang sudah dipotong yang benar?
Advertisement
Mengapa Terong yang Sudah Dipotong Cepat Berubah Warna?
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9349405/original/049358400_1789526445-2.jpg)
Perubahan warna pada daging terong setelah dipotong merupakan proses yang cukup umum. Ketika bagian dalam terong terbuka dan bersentuhan dengan udara, warnanya dapat berubah menjadi cokelat akibat proses oksidasi. Kondisi ini serupa dengan perubahan warna yang terjadi pada apel dan alpukat setelah diiris.
Menurut University of Illinois Extension, perubahan warna tersebut terjadi akibat paparan oksigen dan tidak otomatis menandakan terong sudah busuk. Tapi perlu diketahui, terong yang hanya mengalami pencokelatan masih bisa digunakan selama tidak menunjukkan tanda kerusakan lainnya.
Meski begitu, bagian daging yang terbuka membutuhkan perlindungan lebih baik agar kualitasnya tidak cepat menurun. Semakin lama terong dibiarkan terbuka, semakin besar kemungkinan permukaannya mengalami perubahan warna dan tekstur.
Advertisement
Cara Simpan Terong yang Sudah Dipotong di Kulkas
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9388863/original/063067600_1793686533-ea5ed5b6-2710-494b-94f8-991d5263df88.jpg)
Untuk menyimpan terong yang sudah dipotong, menyimpannya dalam lemari es bisa menjadi salah satu cara praktis untuk mempertahankan kualitasnya dalam waktu singkat. Namun, proses persiapannya tidak bisa dilakukan secara asal karena kelembapan dan paparan udara akan memengaruhi kondisi potongan terong.
Berikut beberapa langkah yang bisa diterapkan:
1. Pastikan Terong Sudah Dibersihkan Sebelum Dipotong
Sebelum diiris, cuci terong utuh menggunakan air mengalir untuk menghilangkan debu, tanah, dan kotoran yang menempel pada kulitnya. Hindari menggunakan sabun atau deterjen karena bahan tersebut tidak diperuntukkan untuk membersihkan sayuran.
Gunakan pisau dan talenan yang bersih agar potongan terong tidak bersentuhan dengan sisa bahan makanan lain. Apabila terong sudah telanjur dipotong sebelum dibersihkan, pastikan penanganannya dilakukan menggunakan peralatan yang higienis.
2. Keringkan Potongan Terong dengan Tisu Dapur
Setelah dibersihkan, tiriskan terong dan tepuk permukaannya secara perlahan menggunakan tisu dapur bersih. Langkah ini membantu menghilangkan air berlebih yang menempel pada potongan terong sebelum dimasukkan ke dalam wadah.
Jangan menyimpan terong dalam kondisi terlalu basah, terutama apabila potongannya akan langsung dimasukkan ke wadah tertutup. Kelembapan yang terkumpul dapat membuat permukaan terong lebih mudah menjadi lembek dan menurunkan kualitasnya.
3. Masukkan ke Wadah Kedap Udara
Siapkan wadah makanan bersih yang memiliki penutup rapat. Masukkan potongan terong secukupnya, kemudian tutup hingga tidak banyak udara luar yang masuk ke dalam wadah.
Dilansir dari South Dakota State UniversityExtension, terong yang sudah dipotong sebaiknya disimpan dalam wadah kedap udara di lemari es. Cara ini membantu melindungi potongan terong selama penyimpanan dan mengurangi paparan langsung terhadap udara.
Usahakan tidak menumpuk potongan terlalu padat agar bentuknya tidak mudah hancur. Anda juga bisa membagi terong menjadi beberapa porsi kecil berdasarkan kebutuhan memasak sehingga tidak perlu membuka dan menutup wadah berulang kali.
4. Segera Simpan di Bagian Lemari Es yang Sesuai
Setelah wadah ditutup, masukkan terong ke dalam lemari es. Pastikan suhu ruang pendingin berada pada kisaran 4 derajat Celsius atau lebih rendah untuk membantu menjaga keamanan bahan pangan yang mudah rusak.
Jangan membiarkan terong yang sudah dipotong terlalu lama berada di meja dapur. Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), bahan pangan yang mudah rusak tidak boleh dibiarkan pada suhu ruang lebih dari dua jam, atau satu jam jika suhu lingkungan berada di atas 32 derajat Celsius.
Apabila kulkas di rumah sering dibuka, pastikan wadah tetap tertutup rapat dan tidak diletakkan berdekatan dengan daging mentah yang berpotensi mengeluarkan cairan.
5. Gunakan Terong Sesegera Mungkin
Terong yang sudah dipotong sebaiknya tidak dibiarkan terlalu lama meskipun sudah disimpan di lemari es. Usahakan menggunakannya sesegera mungkin, misalnya untuk tumisan, sayur lodeh, terong balado, atau olahan lainnya.
Tidak ada satu patokan masa simpan yang berlaku untuk semua kondisi potongan terong. Kesegaran awal, kebersihan saat memotong, tingkat kelembapan, dan kestabilan suhu kulkas dapat memengaruhi kualitasnya.
Agar lebih mudah memantau stok, tuliskan tanggal ketika terong mulai disimpan. Kebiasaan sederhana ini membantu Anda mengetahui mana bahan makanan yang sebaiknya diolah lebih dahulu.
Advertisement
Cara Menyimpan Terong yang Sudah Dipotong di Freezer
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9388865/original/034316000_1793686672-7d05326b-6c12-4405-aaa8-43d1c3a987ab.jpg)
Apabila memiliki cukup banyak potongan terong dan belum berencana untuk mengolahnya dalam waktu dekat, freezer bisa menjadi alternatif penyimpanan. Namun, terong sebaiknya tidak langsung dibekukan begitu saja dalam kondisi mentah tanpa persiapan.
Salah satu metode yang direkomendasikan untuk pembekuan terong adalah blanching atau mencelupkan potongan sayuran ke dalam air mendidih selama waktu tertentu.
Berdasarkan panduan National Center for Home Food Preservation, proses pembekuan terong dapat dilakukan melalui langkah berikut:
- Cuci terong, kupas kulitnya, kemudian iris dengan ketebalan sekitar ⅓ inci atau kurang lebih 0,85 cm.
- Siapkan satu galon air mendidih yang dicampur dengan setengah cangkir air perasan lemon.
- Masukkan irisan terong dan lakukan proses perebusan selama empat menit.
- Angkat terong, kemudian dinginkan dan tiriskan.
- Masukkan potongan terong ke dalam kantong atau wadah khusus freezer.
- Tutup rapat kemasan, lalu simpan di freezer.
Proses blanching membantu memperlambat aktivitas enzim yang dapat memengaruhi warna, rasa, dan tekstur sayuran selama pembekuan. Namun, metode tersebut perlu mengikuti takaran dan waktu yang ditentukan agar hasil penyimpanannya lebih optimal.
Terong beku nantinya lebih cocok digunakan untuk masakan matang seperti sup, tumisan, atau hidangan berkuah. Teksturnya bisa berubah lebih lunak setelah dicairkan, sehingga kurang ideal apabila Anda menginginkan potongan terong dengan tekstur renyah seperti sebelum dibekukan.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Simpan Terong yang Sudah Dipotong
1. Apakah terong yang sudah dipotong boleh disimpan di kulkas?
Boleh. Masukkan potongan terong ke dalam wadah bersih dan kedap udara, kemudian simpan di lemari es. Sebaiknya gunakan dalam waktu sesingkat mungkin agar tekstur dan kualitasnya tetap terjaga.
2. Berapa lama terong yang sudah dipotong bisa disimpan?
Tidak ada batas waktu pasti yang berlaku untuk seluruh kondisi penyimpanan terong potong. Sebaiknya segera gunakan, idealnya pada hari yang sama atau keesokan harinya, sambil tetap memperhatikan kondisi fisiknya.
3. Mengapa terong yang sudah dipotong berubah menjadi cokelat?
Perubahan warna terjadi karena daging terong mengalami oksidasi setelah bersentuhan dengan oksigen di udara. Kondisi ini merupakan proses alami dan tidak selalu berarti terong sudah membusuk.
4. Apakah terong yang sudah dipotong boleh direndam air?
Boleh dilakukan untuk kebutuhan persiapan memasak, tetapi perendaman bukan keharusan untuk penyimpanan. Apabila ingin menyimpan terong, lebih baik tiriskan dan keringkan permukaannya sebelum memasukkannya ke wadah tertutup.
5. Apakah terong yang sudah dipotong bisa dibekukan?
Bisa. Terong dapat dibekukan setelah melalui proses persiapan, seperti pengirisan, blanching, pendinginan, dan pengemasan. Metode ini lebih sesuai untuk kebutuhan penyimpanan jangka panjang dibandingkan sekadar menyimpan potongan terong di ruang pendingin biasa.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9388862/original/006457200_1793686471-5a6fe869-abd1-4fdb-9aab-bb5ed2522884.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9382239/original/094970600_1792985024-young-asian-woman-playfully-uses-Depositphotos_878952760_L.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6290312/original/054412700_1779165043-unnamed__51_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9388009/original/087201700_1793595169-HL_matcha.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9387527/original/067123800_1793512766-tumbler_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9387532/original/085205000_1793512991-Gemini_Generated_Image_po1dd5po1dd5po1d.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9359589/original/049606800_1790565087-Untitled2.jpg)