5 Penyebab Tanaman Terong Rajin Berbunga Tetapi Buahnya Selalu Rontok

5 penyebab tanaman terong rajin berbunga tetapi buahnya rontok, serta tips merawatnya agar panen tetap berhasil.

Nurul Diva
Oleh Nurul Diva - Reporter
5 Penyebab Tanaman Terong Rajin Berbunga Tetapi Buahnya Selalu Rontok
Ilustrasi Tanaman Terong Ungu. (Foto: Gemini AI)

Tanaman terong memang seringkali rajin berbunga dan mudah dipanen. Namun, di balik itu ada masalah yang sering terjadi, yakni buahnya selalu rontok seketika ketika ingin diambil.

Masalah ini kemudian dikhawatirkan oleh pemilik terong, karena khawatir dihinggapi hama tertentu yang ditakutkan membuatnya mati. Masalahnya, penyebabnya jarang ada yang diketahui secara baik oleh sang pemilik.

Lalu, apa sebenarnya yang menjadi penyebab tanaman ini mengalamai kerontokan, meskipun rajin berbuah? Untuk mengetahuinya, simak informasi selengkapnya berikut, dihadirkan Merdeka.com, Selasa (15/9).

1. Penyerbukan Bunga Tidak Berjalan

Penyebab Tanaman Terong Rajin Berbunga Tapi Buahnya Rontok
Penyebab Tanaman Terong Rajin Berbunga Tapi Buahnya Rontok (AI generated)

Bunga terong perlu mengalami penyerbukan agar bisa berkembang menjadi buah. Proses ini melibatkan perpindahan serbuk sari dari bagian bunga jantan ke bagian bunga betina. Jika proses ini tidak berjalan, bunga bisa layu dan jatuh tanpa membentuk buah.

Penyerbukan bisa terganggu ketika bunga tidak mendapat bantuan dari angin atau serangga. Tanaman yang ditanam di tempat tertutup juga bisa mengalami kondisi tersebut. Selain itu, bunga yang mekar saat lingkungan terlalu panas atau lembap bisa mengalami gangguan dalam pembentukan buah.

Pemilik kebun bisa membantu proses penyerbukan dengan menggoyangkan batang atau bunga secara perlahan pada pagi hari. Cara lain adalah menyentuhkan kuas kecil pada bagian dalam bunga yang mekar. Lakukan dengan hati-hati agar bunga tidak rusak. Jika setelah penanganan ini bunga tetap rontok, periksa penyebab lain pada tanaman.

2. Tanaman Kekurangan Air

Air membantu tanaman menjaga pertumbuhan daun, batang, dan bunga. Ketika tanah terlalu kering, tanaman bisa mengalami tekanan sehingga bunga dan buah muda lebih mudah rontok. Kondisi ini sering terjadi pada tanaman yang tumbuh dalam pot kecil atau berada di tempat yang terkena matahari sepanjang hari.

Penyiraman yang tidak teratur juga bisa menimbulkan masalah. Tanaman yang beberapa hari kekurangan air lalu menerima banyak air sekaligus akan mengalami perubahan kondisi tanah secara mendadak. Akar membutuhkan air yang cukup untuk mendukung pertumbuhan, tetapi tanah yang terus basah juga bisa mengganggu kesehatan akar.

Siram tanaman saat permukaan tanah mulai mengering, terutama ketika cuaca panas. Pastikan air bisa keluar melalui lubang pot agar tidak menggenang. Untuk tanaman yang ditanam di tanah, perhatikan kondisi tanah setelah hujan. Penyesuaian penyiraman perlu dilakukan berdasarkan keadaan tanah dan cuaca.

3. Cahaya Matahari dan Suhu Tidak Sesuai

Penyebab Tanaman Terong Rajin Berbunga Tapi Buahnya Rontok
Penyebab Tanaman Terong Rajin Berbunga Tapi Buahnya Rontok. (AI Generated)

Tanaman terong membutuhkan cahaya matahari untuk mendukung pertumbuhan dan pembentukan buah. Jika tanaman terlalu lama berada di tempat teduh, bunga bisa muncul tetapi perkembangan buah tidak berjalan. Sebaliknya, paparan panas yang berlebihan dapat membuat tanaman kehilangan air lebih cepat sehingga bunga dan buah muda mudah jatuh.

Perubahan suhu juga bisa memengaruhi pembentukan buah. Cuaca yang sangat panas pada siang hari, disertai malam yang terlalu dingin, dapat mengganggu proses tersebut. Kondisi ini bisa terjadi pada tanaman yang berada di halaman terbuka atau dekat dinding yang menyimpan panas.

Pindahkan pot ke tempat yang mendapat cahaya matahari pagi dan memiliki sirkulasi udara. Jika tanaman tumbuh di tanah, perhatikan apakah area tersebut terlalu teduh atau terkena panas dari permukaan semen. Saat cuaca panas, penyiraman perlu disesuaikan agar tanaman tidak kekurangan air.

4. Hama Menyerang Bunga dan Buah Muda

Hama bisa merusak bagian tanaman yang sedang tumbuh, termasuk bunga dan buah muda. Serangga tertentu memakan bagian bunga, mengisap cairan tanaman, atau merusak permukaan buah. Kerusakan ini dapat membuat bunga jatuh sebelum berkembang atau buah muda berhenti tumbuh.

Tanda yang perlu diperhatikan antara lain lubang pada daun, bercak pada buah, atau serangga kecil di sekitar bunga. Daun yang menguning juga bisa muncul ketika tanaman mengalami gangguan, tetapi tanda tersebut tidak selalu menunjukkan serangan hama. Pemeriksaan perlu dilakukan pada bagian bawah daun dan batang.

Buang bagian tanaman yang rusak jika jumlahnya sedikit. Bersihkan gulma di sekitar tanaman dan periksa bagian bawah daun secara berkala. Jika serangan terus berlanjut, gunakan penanganan hama yang sesuai dengan jenis serangga dan petunjuk penggunaan. Hindari menyemprot bahan apa pun tanpa mengetahui penyebab kerusakannya.

5. Akar Terganggu atau Tanaman Kekurangan Nutrisi

Penyebab Tanaman Terong Rajin Berbunga Tapi Buahnya Rontok
Penyebab Tanaman Terong Rajin Berbunga Tapi Buahnya Rontok (AI generated)

Akar yang terganggu bisa membuat tanaman kesulitan menyerap air dan nutrisi. Kondisi ini dapat terjadi karena tanah terlalu basah, pot tidak memiliki lubang pembuangan, atau akar mengalami kerusakan. Tanaman mungkin tetap berbunga, tetapi bunga dan buah muda tidak bertahan.

Kekurangan nutrisi juga bisa memengaruhi pertumbuhan tanaman. Tanaman yang terlalu lama tumbuh di tanah yang sama tanpa tambahan bahan organik bisa mengalami penurunan pertumbuhan. Namun, pemberian pupuk secara berlebihan juga dapat mengganggu akar dan membuat tanaman mengalami masalah.

Periksa kondisi tanah dan akar jika tanaman terus mengalami kerontokan. Pastikan pot memiliki lubang pembuangan dan tanah tidak selalu basah. Gunakan kompos matang atau pupuk sesuai kebutuhan tanaman. Jika akar berwarna gelap, berbau, atau mudah hancur, kurangi penyiraman dan periksa kemungkinan kerusakan akar.

Tips Merawat Tanaman Terong agar Buah Tidak Mudah Rontok

Perawatan harus dilakukan dengan memperhatikan kondisi tanaman dari hari ke hari. Tanaman terong yang berbunga banyak belum tentu membutuhkan pupuk tambahan dalam jumlah besar. Pemilik kebun sebaiknya mengamati tanah, daun, bunga, dan buah muda sebelum menentukan perubahan perawatan.

  • Siram saat permukaan tanah mulai mengering.
  • Letakkan tanaman di tempat yang mendapat cahaya matahari pagi.
  • Pastikan pot memiliki lubang pembuangan.
  • Periksa bunga dan daun dari serangga.
  • Gunakan kompos matang sesuai kebutuhan.
  • Bantu penyerbukan dengan menggoyangkan bunga secara perlahan pada pagi hari.

Cara Menangani Buah Terong yang Terlanjur Rontok

Penyebab Tanaman Terong Rajin Berbunga Tapi Buahnya Rontok
Penyebab Tanaman Terong Rajin Berbunga Tapi Buahnya Rontok (Foto: Pexels/Onsitrus)

Buah yang sudah jatuh tidak bisa dikembalikan ke tanaman. Namun, pemilik kebun masih bisa memperbaiki perawatan agar bunga berikutnya memiliki kesempatan untuk berkembang. Langkah pertama adalah memeriksa apakah kerontokan terjadi pada bunga yang belum membentuk buah atau pada buah muda yang sudah tumbuh.

Jika bunga rontok tanpa membentuk buah, periksa penyerbukan dan kondisi lingkungan. Jika buah muda jatuh, periksa kelembapan tanah, kesehatan akar, serta tanda serangan hama. Penanganan yang sesuai dengan penyebab membantu tanaman kembali tumbuh tanpa gangguan yang sama.

Lakukan perubahan secara bertahap dan amati hasilnya selama beberapa hari. Hindari mengganti pupuk, penyiraman, dan lokasi tanaman secara bersamaan karena penyebab kerontokan akan sulit diketahui. Jika masalah terus berulang, periksa tanaman secara menyeluruh dan pertimbangkan konsultasi dengan penyuluh pertanian.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Tanaman Terong

1. Mengapa bunga terong rontok sebelum menjadi buah?

Bunga bisa rontok karena penyerbukan tidak berjalan, kekurangan air, suhu yang tidak sesuai, atau gangguan pada tanaman.

2. Apakah tanaman terong yang rajin berbunga pasti menghasilkan buah?

Tidak. Bunga perlu mengalami penyerbukan dan mendapat kondisi yang mendukung agar berkembang menjadi buah.

3. Bagaimana cara membantu bunga terong agar tidak rontok?

Goyangkan bunga secara perlahan pada pagi hari, jaga kelembapan tanah, dan periksa serangan hama.

4. Berapa kali tanaman terong harus disiram?

Tidak ada jumlah yang sama untuk semua tanaman. Siram ketika permukaan tanah mulai mengering, lalu sesuaikan dengan cuaca dan kondisi pot.

5. Apakah pupuk bisa mengatasi bunga terong yang rontok?

Pupuk bisa membantu jika tanaman kekurangan nutrisi. Namun, jika penyebabnya adalah penyerbukan, air, atau hama, pemberian pupuk saja tidak menyelesaikan masalah.

 

 

Rekomendasi