Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di kawasan lereng Gunung Lawu, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Api membakar vegetasi kering di kawasan hutan Perhutani RPH Bedagung Petak 50 sisi utara, Dusun Gondang, Desa Jabung, Kecamatan Panekan, Senin (14/9/2026).
Titik api diketahui sekitar pukul 07.30 WIB. Tim gabungan kemudian bergerak ke lokasi untuk melakukan penanganan dan mencegah kobaran api meluas.
Wakapolres Magetan Kompol Dodi memimpin langsung penanganan di lapangan bersama Kabagren, Kasat Samapta, dan Kapolsek Panekan.
Sebanyak 50 personel gabungan diterjunkan. Mereka berasal dari Polres Magetan, TNI, BPBD Kabupaten Magetan, Perhutani KPH Lawu, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), serta warga setempat.
“Begitu menerima laporan adanya titik api, kami bersama anggota langsung mengecek lokasi dan berkoordinasi dengan Perhutani, BPBD, TNI, LMDH, serta warga untuk memastikan langkah penanganan,” kata Dodi, Selasa (15/9/2026).
Petugas berupaya melokalisasi api dengan membuat ilaran atau sekat bakar. Jalur tersebut dibuat dengan membersihkan vegetasi pada area tertentu sehingga api tidak mudah merambat melalui semak belukar dan serasah kering.
“Kondisi vegetasi di kawasan hutan sangat rawan dan mudah terbakar, sehingga membutuhkan penanganan ekstra cepat. Ilaran ini penting sebagai benteng pembatas pergerakan api,” ujar Dodi.
Advertisement
Update Pemadaman
Tim gabungan masih melakukan penyisiran untuk memastikan tidak ada bara yang berpotensi memunculkan titik api baru. Proses tersebut dilakukan melalui penanganan sisa bara atau mop-up.
Petugas juga mengantisipasi perubahan kondisi cuaca, terutama embusan angin kencang yang dapat membuat api kembali membesar atau menyebar ke kawasan lain.
Kepolisian mengimbau masyarakat di sekitar kawasan hutan meningkatkan kewaspadaan selama musim kering. Warga diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar serta tidak membuang puntung rokok sembarangan.
“Kami minta warga meningkatkan kewaspadaan. Jika melihat kepulan asap atau titik api di hutan, segera lapor ke aparat setempat atau hubungi Call Center 110 bebas pulsa agar bisa segera diantisipasi,” pungkasnya.