Penjabat Presiden Bulgaria, Iliana Yotova, memenangi pemilihan presiden putaran kedua dan mencatat sejarah sebagai perempuan pertama yang terpilih menjadi kepala negara. Ia menyebut prioritas utamanya adalah membangun konsensus nasional untuk menjembatani perpecahan politik.
Setelah seluruh suara selesai dihitung pada Senin (2/11), Komisi Pemilihan Umum Pusat Bulgaria—seperti dilaporkan Associated Press—mengumumkan Yotova meraih 57,6 persen suara. Pesaingnya, kandidat oposisi liberal pro-Barat Andrey Gyurov, memperoleh 39,5 persen.
Gyurov mengakui kekalahannya. "itulah pilihan warga Bulgaria," kata Andrey Gyurov. Ia menambahkan bahwa hasil pemilihan tersebut harus diterima sebagaimana adanya.
"Saya memilih konsensus nasional melalui dialog, lembaga-lembaga yang bekerja untuk kepentingan rakyat, serta negara yang kuat dengan kebijakan luar negerinya sendiri di tengah Eropa yang kuat," kata Iliana seusai memberikan suara.
Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen menyampaikan ucapan selamat dan berharap melanjutkan kerja sama dengan Yotova di bidang keamanan dan pertahanan, daya saing, serta kemandirian energi.
"Demi Bulgaria yang kuat di tengah Eropa yang kuat," tulis von der Leyen dalam unggahannya di platform X.
Kontestasi ini menjadi ujian besar pertama bagi Partai Bulgaria Progresif pimpinan Perdana Menteri Rumen Radev, yang dikenal bersikap bersahabat terhadap Moskow. Partai tersebut mengusung Yotova. Dalam pemilihan parlemen April lalu, mereka merebut 131 dari 240 kursi, sehingga mengamankan mayoritas mutlak.
Para pengamat menilai kemenangan Yotova membuat jabatan presiden tetap berada di tangan kelompok mayoritas yang berkuasa. Mereka menyoroti bahwa pemusatan kekuasaan semacam itu berpotensi menghambat mekanisme saling mengawasi dan mengimbangi kekuasaan antarlembaga negara dalam pengambilan keputusan.
Baik Yotova maupun Radev menyerukan penyelesaian melalui jalur diplomasi untuk mengakhiri perang di Ukraina. Namun, keduanya belum memberikan jawaban tegas mengenai kemungkinan keterlibatan Rusia dalam serangan pesawat nirawak di kawasan Laut Hitam.
Yotova menentang pemberian bantuan militer tambahan dari Bulgaria kepada Ukraina. Ia berulangkali menyatakan konflik tidak dapat diselesaikan secara militer dan menyerukan pembentukan "koalisi perdamaian" yang menitikberatkan upaya diplomasi.
Berusia 62 tahun, Yotova mengambil alih jabatan presiden pada Januari setelah Radev mengundurkan diri untuk mencalonkan diri dalam pemilihan parlemen. Dalam pilpres kali ini, ia mengupayakan mandat langsung dari pemilih.
Ia diperkirakan melanjutkan kebijakan Radev: mempertahankan orientasi pro-Eropa Bulgaria, seraya mendorong perbaikan hubungan dengan Rusia dan pencabutan sanksi terhadap negara tersebut.
Yotova memenangkan pemilihan bersama calon wakil presidennya, Kiril Valchev. Valchev, 53 tahun, adalah pengacara dan jurnalis yang sejak 2021 memimpin kantor berita resmi Bulgaria.
Bulgaria, negara di kawasan Balkan, bergabung dengan NATO pada 2004 dan Uni Eropa pada 2007. Meskipun partai-partai di parlemen secara umum sepakat mempertahankan orientasi pro-Barat, sentimen pro-Rusia yang masih kuat di tengah masyarakat ikut memicu perpecahan.
Sentimen tersebut berakar pada hubungan sejarah dan budaya yang lama terjalin antara Bulgaria dan Rusia. Ketegangan domestik meningkat sejak Moskow melancarkan invasi besar-besaran ke Ukraina.
Di Bulgaria, jabatan presiden terutama bersifat seremonial. Kepala negara tidak memegang kewenangan eksekutif dan kebijakan utama harus disetujui parlemen, namun pemilihan langsung memberi presiden legitimasi politik yang kuat.
Presiden memimpin angkatan bersenjata dan memiliki wewenang memveto rancangan undang-undang, menandatangani perjanjian internasional, serta menunjuk duta besar.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9388576/original/006136900_1793628697-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9364414/original/004847700_1790969481-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516525/original/044369700_1772322540-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9388153/original/008877600_1793603330-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3681895/original/000076600_1639442374-chris-leipelt-6w_dYdazo20-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1517123/original/043413000_1487843957-NASA-Temukan-Planet-Mirip-Bumi-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9328469/original/086376100_1787196258-eb3.jpg)