6 Cara Membantu Tanaman Terong Menghasilkan Buah Lebih Banyak dan Lebat

Temukan kumpulan cara membantu tanaman terong menghasilkan buah lebih banyak, subur, dan lebat secara maksimal.

Mabruri Pudyas Salim
Oleh Mabruri Pudyas Salim - Reporter
6 Cara Membantu Tanaman Terong Menghasilkan Buah Lebih Banyak dan Lebat
Perawatan Rutin untuk Pertumbuhan Optimal. Foto: Gemini

Tanaman terong dikenal sebagai jenis sayuran yang tergolong pemakan berat atau heavy feeder, sehingga pasokan nutrisi yang tepat sangat menentukan lebat tidaknya buah. Kuncinya terletak pada pemberian pupuk yang sesuai dengan fase pertumbuhan, penyiraman teratur, serta pengelolaan media tanam yang gembur.

Artikel ini menyajikan berbagai panduan praktis mengenai cara membantu tanaman terong menghasilkan buah lebih banyak secara konsisten. Simak ulasan lengkap di bawah ini untuk mengoptimalkan hasil panen terong di halaman rumah Anda, sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Kamis (10/9/2026).

1. Menerapkan Pemupukan Bertahap Sesuai Fase Pertumbuhan

Pemupukan Berkala untuk Terong
Pemupukan Berkala untuk Terong. (AI Generated)

Pemupukan bertahap merupakan inti dari cara menyuburkan tanaman karena kebutuhan hara terong berubah seiring bertambahnya usia tanaman. Pada fase vegetatif awal, tanaman membutuhkan lebih banyak unsur nitrogen untuk membangun daun dan batang, lalu bergeser ke fosfor dan kalium ketika memasuki fase pembungaan dan pembuahan.

Petani dapat mengaplikasikan pupuk dasar sebelum tanam dengan mencampurkan kompos atau pupuk kandang matang bersama sedikit pupuk fosfor sedalam 15-20 cm. Setelah itu, berikan pupuk susulan secara berkala setiap 4 hingga 6 minggu dengan mendosiskan unsur hara yang disesuaikan agar energi tanaman terarah optimal dalam pembentukan buah.

2. Memanfaatkan Bahan Organik untuk Menyuburkan Tanah

cara membuat pupuk organik cair (POC) sendiri
cara membuat pupuk organik cair (POC) sendiri ©Ilustrasi dibuat AI

Cara menyuburkan tanaman terong yang ramah lingkungan dapat mengandalkan bahan organik seperti kompos matang dan pupuk kandang yang terurai sempurna. Berdasarkan panduan Gardening Know How, terong tumbuh paling baik pada tanah subur kaya kompos yang mampu memperbaiki struktur tanah sekaligus melepaskan unsur hara secara perlahan.

Selain itu, penggunaan pupuk organik cair (POC) seperti air cucian beras atau rendaman kulit pisang yang kaya kalium dapat diserap cepat lewat metode kocor. Penambahan bahan organik ini terbukti efektif mendukung perkembangan akar, memperbanyak bunga, serta meningkatkan produktivitas buah.

3. Melakukan Penyiraman Secara Dalam dan Teratur

Tips Terong Cepat Besar Meski Ditanam di Ember Bekas/Gemini AI
Ilustrasi Penyiraman Tanaman Terong/Gemini AI

Mengacu pada panduan Utah State University Extension, penyiraman terong sebaiknya dilakukan secara dalam namun tidak terlalu sering, yakni sekitar 2,5 hingga 5 cm air per minggu. Pola penyiraman ini jauh lebih baik dibandingkan menyiram sedikit demi sedikit setiap hari yang justru hanya membentuk sistem perakaran dangkal.

Arahkan air langsung ke pangkal batang pada pagi hari guna menghindari pembasahan daun yang memicu risiko penularan penyakit jamur. Menjaga konsistensi kelembapan tanah sangat penting agar tanaman terhindar dari stres air yang kerap menyebabkan kerontokan pada bunga terong.

4. Memangkas Batang, Daun Tua, dan Bunga yang Menyusut

Perawatan Rutin Tanaman Terong.
Perawatan Rutin Tanaman Terong. (AI Generated)

Sebagian produsen terong memilih untuk memangkas batang sekunder yang tidak produktif guna memaksimalkan pertumbuhan melalui dua batang utama saja. Pemangkasan daun tua yang menguning serta tunas air juga berfungsi memfasilitasi sirkulasi udara yang baik dan melindungi tanaman dari infeksi kelembapan.

Selain itu, banyak pekebun membantu tanaman dengan menghilangkan sebagian besar bunga yang menyusut dan meninggalkan bunga yang paling kuat. Metode seleksi ini membantu tanaman mendistribusikan nutrisi secara terfokus sehingga menghasilkan buah terong yang lebih besar dan berkualitas tinggi.

5. Memasang Ajir atau Lanjaran Penyangga Tanaman

Tips Terong Cepat Besar Meski Ditanam di Ember Bekas/Gemini AI
Media Tanam Subur untuk Terong/Gemini AI

Sebagian besar petani terong lebih suka menyangga tanaman mereka menggunakan ajir kayu setinggi 1 hingga 1,5 meter. Teknik penyanggaan ini berfungsi mencegah dedaunan serta buah terong menyentuh permukaan tanah langsung sehingga terhindar dari serangan hama dan penyakit tular tanah.

Penggunaan ajir juga membuat proses pemanenan buah menjadi jauh lebih mudah serta meningkatkan kesehatan umum tanaman secara keseluruhan. Batang yang kokoh oleh ajir akan memastikan tanaman tetap tegak berdiri meskipun memikul beban buah yang lebat dan berat.

6. Memastikan Paparan Sinar Matahari Penuh Setiap Hari

Tips Terong Cepat Besar Meski Ditanam di Ember Bekas/Gemini AI
Pengendalian Hama Tanaman Terong/Gemini AI

Kebutuhan suhu dan cahaya matahari untuk tanaman terong tergolong sangat tinggi agar proses fotosintesis berjalan sempurna. Terong memerlukan kisaran suhu optimal antara 20°C hingga 30°C serta paparan sinar matahari langsung minimal 6 jam setiap harinya.

Lokasi penanaman yang ternaungi atau kurang cahaya matahari akan membuat pertumbuhan tanaman menjadi kerdil dan menurunkan jumlah buah yang dihasilkan. Oleh karena itu, pastikan posisi penempatan di halaman belakang atau polybag benar-benar terbuka terhadap cahaya surya.

Pertanyaan Seputar Cara Membantu Tanaman Terong Menghasilkan Buah Lebih Banyak dan Lebat

Q: Pupuk apa yang paling bagus untuk membantu terong berbuah lebat?

A: Pupuk berimbang seperti NPK 16-16-16 yang dikombinasikan dengan pupuk organik seperti kompos matang merupakan pilihan terbaik, lalu tambahkan unsur fosfor dan kalium tinggi saat fase pembungaan.

Q: Mengapa tanaman terong tumbuh sangat subur daunnya tetapi tidak mau berbuah?

A: Penyebab paling umum adalah kelebihan unsur nitrogen yang membuat tanaman terlalu fokus menumbuhkan vegetasi daun, serta kurangnya paparan sinar matahari dan unsur hara kalium.

Q: Berapa lama waktu yang dibutuhkan terong dari masa tanam hingga bisa dipanen?

A: Tanaman terong umumnya sudah mulai matang dan dapat dipanen dalam kurun waktu 60 hingga 80 hari sejak masa pemindahan tanam.

Rekomendasi