Harapan Keluarga di Tengah Pencarian 5 Jurnalis Hilang saat Bertugas

Desi, istri Bagus yang merupakan fotografer Antara, mengaku tetap yakin suaminya masih selamat.

Yandhi Deslatama
Oleh Yandhi Deslatama - Reporter
Harapan Keluarga di Tengah Pencarian 5 Jurnalis Hilang saat Bertugas
Doa bersama wartawan untuk lima jurnalis yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau di Depok Open Space, Depok, Jawa Barat, Kamis (10/9/2026). Kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk dukungan terhadap proses pencarian kelima jurnalis. (KLY/Budy Santoso)

Keluarga lima jurnalis dan tiga kru speedboat yang hilang kontak di perairan Selat Sunda masih menunggu kabar dengan harapan mereka segera ditemukan dalam keadaan selamat.

Desi, istri Bagus yang merupakan fotografer Antara, mengaku tetap yakin suaminya masih selamat. Sambil menahan tangis, dia berharap Bagus segera kembali ke rumah.

"Saya yakin Bagus saya selamat," ujar Desi, Kamis (10/9/2026).

Desi menuturkan komunikasi terakhir dengan Bagus terjadi pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu, Bagus hendak menuju Gunung Anak Krakatau.

Sekitar pukul 15.00 WIB, Bagus masih sempat mengirim pesan elektronik kepada seorang temannya di Lampung. Setelah itu, Desi tidak lagi mendapat kabar dari suaminya.

Desi yang juga bekerja sebagai wartawan berharap Bagus bersama seluruh rombongan dapat segera ditemukan.

"Harapannya cepet ketemu, ketemu sehat wal afiat, semuanya selamat," tuturnya.

Harapan serupa disampaikan Evi, istri Hariyanto yang merupakan pemandu wisata rombongan. Dengan berlinang air mata, Evi meminta suaminya segera pulang.

"Cepet pulang aja, semoga selamet, karena tau ayah kuat, bisa," ujar Evi sembari menangis, Kamis (10/9/2026).

 

Pesan Terakhir Korban

Evi mengatakan Hariyanto biasanya selalu memberi kabar kepadanya ketika menginap di pulau-pulau sekitar Gunung Anak Krakatau.

Namun, pada Senin (7/9/2026), kabar terakhir dari suaminya justru membuat Evi mulai merasa tidak tenang.

Hariyanto terakhir menghubungi Evi sekitar pukul 18.20 WIB. Setelah itu, tidak ada lagi kabar yang diterimanya.

"Hilang kontak 18.20 wib, udah enggak enak perasaan. Belum ada (kabar) apa-apa," ujarnya.

Kini, Evi berharap Tim SAR Gabungan dapat menemukan Hariyanto bersama tujuh orang lainnya yang berada dalam rombongan tersebut.

Dia hanya ingin seluruh anggota rombongan ditemukan dalam keadaan sehat dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga.

"Semoga maksimal pencariannya, semoga ketemu," katanya.

Di tengah harapan keluarga, Tim SAR Gabungan dari Lampung dan Banten masih melakukan pencarian terhadap lima jurnalis dan tiga kru speedboat yang hilang kontak di perairan Selat Sunda. Sejumlah kapal dan satu unit helikopter Basarnas dikerahkan untuk membantu proses pencarian.

Diketahui, delapan orang yang masih dalam pencarian terdiri dari lima orang jurnalis yakni M. Bagus Khoirunnas (Kantor Berita ANTARA), Ari Basuki (Merdeka.com), Yudhistiro (iNews), Firdaus (Anadolu), dan Donal (jurnalis lepas).

Kemudian tiga orang lainnya yakni Warta (kapten kapal), Surakman (ABK), serta Heriyanto (pemandu). Mereka dilaporkan hilang kontak, Senin (7/9).

Rekomendasi