AIA Rilis Asuransi Syariah Baru, Siap Garap Potensi Pasar Rp74 Triliun

Resmi beroperasi, AIA Syariah hadirkan solusi proteksi berbasis syariah terintegrasi digital untuk dorong pertumbuhan industri asuransi nasional.

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra- Reporter
AIA Rilis Asuransi Syariah Baru, Siap Garap Potensi Pasar Rp74 Triliun
PT AIA FINANCIAL (AIA).

PT AIA Financial (AIA) secara resmi mengepakkan sayap bisnisnya di pasar keuangan syariah tanah air lewat peluncuran PT AIA Syariah Insurance (AIA Syariah). Beroperasi penuh sejak 1 November 2026, entitas baru ini siap menjadi garda depan dalam menyediakan solusi perlindungan jiwa dan kesehatan berbasis prinsip syariah bagi keluarga Indonesia modern.

Langkah strategis ini diambil AIA untuk memperluas penetrasi asuransi di tengah potensi pasar yang membentang luas. Mengutip data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), aset sektor perasuransian, penjaminan, dan dana pensiun syariah berhasil tumbuh 10,59 persen pada 2025 hingga menyentuh Rp74,27 triliun.

Meski demikian, porsi kontribusi asuransi syariah saat ini baru berada di kisaran 10% dari total premi industri asuransi nasional, menandakan ruang ekspansi yang masih sangat besar.

Presiden Direktur AIA, Harsya Prasetyo, menegaskan bahwa peresmian ini bukan sekadar ekspansi bisnis, melainkan komitmen jangka panjang perusahaan untuk memangkas celah proteksi masyarakat.

"Peluncuran AIA Syariah menandai babak baru dan menegaskan komitmen jangka panjang AIA untuk memperluas akses perlindungan bagi keluarga Indonesia modern. Melalui edukasi yang konsisten, produk yang relevan, distribusi yang semakin mudah diakses, serta kolaborasi yang kuat dengan para mitra, kita dapat mempersempit kesenjangan perlindungan sekaligus menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi masyarakat dan mitra bisnis. Kami percaya bahwa perlindungan bukan hanya tentang produk. Perlindungan adalah tentang memberi ketenangan pikiran, membantu keluarga tetap tangguh menghadapi ketidakpastian, dan menjalani hidup yang lebih sehat, lebih lama, lebih baik,” papar Harsya, Rabu (4/11).

Mengusung kampanye 'Hidupkan Kebaikan"', AIA Syariah hadir mendampingi nasabah dalam merencanakan beragam niat baik, mulai dari proteksi keluarga, dana pendidikan anak, persiapan ibadah, hingga penyusunan warisan untuk generasi penerus. Operasional entitas ini dipandu oleh tiga pilar nilai utama, yakni Ta’awun, Berkah, dan Amanah.

Optimisme Perusahaan

AIA Rilis Asuransi Syariah Baru, Siap Garap Potensi Pasar Rp74 Triliun
AIA Rilis Asuransi Syariah Baru, Siap Garap Potensi Pasar Rp74 Triliun. (Istimewa).

Presiden Direktur AIA Syariah, Ruddy Martono, menyampaikan optimisme perusahaan untuk menjadi penyedia solusi syariah tepercaya di Indonesia.

"AIA Syariah berkomitmen untuk menjadi mitra pilihan utama untuk memberdayakan keluarga Indonesia modern dengan memenuhi kebutuhan perlindungan mereka melalui solusi berbasis Syariah, didukung oleh inovasi, keunggulan layanan,dan penciptaan nilai yang berkelanjutan. Dengan berpegang pada nilai-nilai Ta’awun, Berkah dan Amanah, AIA Syariah akan tumbuh sebagai perusahaan yang kuat, juga menjadi perusahaan yang menghadirkan kebermanfaatan yang nyata bagi masyarakat Indonesia," ungkap Ruddy.

Demi menghadirkan pengalaman proteksi yang utuh, AIA Syariah langsung terintegrasi dengan ekosistem digital AIA, seperti aplikasi AIA+ dan program kebugaran AIA Vitality.

Portofolio produk yang disiapkan pun cukup beragam. Di antaranya mencakup AIA Nura Care (perlindungan kesehatan terjangkau pendamping Employee Benefits), AIA Nura Protect (proteksi jiwa dan penyakit kritis), serta AIA Nura Journey (perencanaan keuangan syariah). Selain itu, tersedia pula skema Employee Benefits berbasis syariah khusus untuk sektor korporasi yang ingin melindungi para karyawannya.

Rekomendasi