Rahasia Rambut Berwarna Tetap Cerah dan Tahan Lama, Ini 6 Tips Jitu dari Penata Rambut Profesional
Enam tips dari penata rambut profesional agar warna rambut tahan lama, tetap cerah, dan tidak mudah pudar setelah pewarnaan.
Siapa yang tak senang memiliki warna rambut yang segar dan memikat setelah keluar dari salon? Bagi sebagian orang, mewarnai rambut bukan sekadar rutinitas kecantikan, melainkan bentuk ekspresi diri. Namun, kita semua tahu bahwa proses pewarnaan rambut, entah itu full color, highlight, lowlight, atau sekadar menyamarkan akar yang tumbuh, membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Maka, mempertahankan warna rambut agar tetap cerah dan awet menjadi langkah penting untuk menghindari kunjungan ke salon yang terlalu sering.
Sayangnya, menjaga warna rambut tetap awet tidak selalu mudah dilakukan. Dilansir dari BYRDIE, terpapar panas alat styling, sinar matahari, hingga rutinitas keramas yang terlalu sering bisa mempercepat proses pudar. Untuk membantu Anda merawat warna rambut di rumah, dua ahli penata rambut profesional membagikan enam rahasia utama agar warna rambut tetap menawan lebih lama. Simak uraian lengkapnya berikut ini.
1. Gunakan Pelindung Panas Sebelum Menata Rambut
Seringkali kita lupa satu langkah penting sebelum menggunakan alat styling panas: memakai pelindung panas (heat protectant). Padahal, langkah ini sangat krusial untuk menjaga batang rambut dari kerusakan akibat suhu tinggi.
"Pelindung panas adalah sahabat terbaik Anda, baik saat Anda menggunakan hair dryer maupun membiarkan rambut kering alami. Produk ini akan membentuk pelindung untuk melindungi helaian rambut dari paparan lingkungan sekaligus berfungsi sebagai kondisioner ringan tanpa bilas," jelas Lorena M. Valdes, seorang colorist di Maxine Salon, Chicago.
Senada dengan itu, Daniel Mora, penata rambut profesional dan Duta Wella Professionals, menambahkan bahwa penggunaan alat panas secara berlebihan bisa mempercepat proses pudarnya warna rambut. "Alat-alat panas seperti catokan, curling iron, dan hair dryer bisa mengeringkan rambut dan mengikis warna dari kutikula," ujarnya. "Untuk melindungi warna rambut, minimalkan penggunaan alat panas dan selalu aplikasikan pelindung panas sebelumnya."
Mengabaikan pelindung panas sama dengan membuka pintu bagi kerusakan dan warna rambut yang cepat pudar.
2. Lindungi Rambut dari Paparan Sinar Matahari
Bukan hanya kulit yang butuh perlindungan dari sinar matahari, rambut pun demikian. Terutama rambut yang telah diwarnai, sinar UV bisa menjadi musuh besar.
"Sinar matahari dapat merusak rambut dan membuat warna pudar lebih cepat, terlebih pada rambut yang telah melalui proses pewarnaan," kata Mora. "Sinar UV mampu memecah pigmen rambut, sehingga warna terlihat kusam dan memudar."
Maka dari itu, membatasi waktu berada di bawah sinar matahari langsung, terutama jika rambut tidak tertutup, adalah langkah penting. Namun, jika Anda berencana menghabiskan waktu di luar ruangan dalam durasi yang cukup lama, Valdes menyarankan, "Gunakan topi saat berada di bawah sinar matahari untuk mencegah warna rambut memudar." Topi bukan hanya aksesori mode, tetapi juga perisai pelindung warna rambut Anda.
3. Rutin Melembapkan Rambut
Rambut yang lembap adalah rambut yang sehat, dan rambut sehat akan mempertahankan warna lebih lama. Pewarnaan rambut, terlebih jika dilakukan secara rutin, dapat menyebabkan rambut menjadi lebih kering dan rapuh.
"Mereka yang sering mewarnai rambut membutuhkan hidrasi ekstra karena proses pewarnaan dapat membuat rambut lebih kering dan rapuh," jelas Mora. "Menggunakan perawatan deep conditioning seminggu sekali dapat membantu mengembalikan kelembapan, memperkuat batang rambut, dan mengunci warna. Ini membantu menjaga kilau warna dan mencegahnya terlihat kusam."
Ia merekomendasikan Wella Professionals Ultimate Repair Miracle Hair Rescue sebagai produk perawatan mingguan yang efektif. Namun, bagaimana jika Anda tidak memiliki waktu untuk membiarkan masker rambut bekerja selama 10-15 menit?
Valdes memberikan tips praktis: "Campurkan masker rambut dengan kondisioner jika Anda tidak memiliki cukup waktu untuk mendiamkan masker. Meskipun sudah dicampur dan tidak maksimal, kombinasi ini tetap memberikan manfaat hidrasi."
4. Biarkan Warna Rambut Menyatu dan Batasi Frekuensi Keramas
Hal penting yang sering diabaikan setelah proses pewarnaan adalah memberi waktu bagi warna untuk menyatu sempurna dengan batang rambut. Menurut para ahli, sangat disarankan untuk tidak mencuci rambut setidaknya selama 48 jam setelah pewarnaan.
"Ini memberikan waktu bagi warna untuk benar-benar menyatu dan menempel kuat pada rambut," jelas Mora. Ia juga menambahkan agar menghindari penggunaan air panas saat mencuci rambut, karena dapat membuka kutikula dan mempercepat hilangnya warna. Gunakan air hangat atau dingin sebagai gantinya.
Valdes juga mengingatkan pentingnya menjauhi zat klorin. "Jika Anda sering berenang, sebaiknya gunakan sampo khusus klorin dan pasang filter air di rumah untuk mencegah penumpukan mineral dan logam," sarannya.
Setelah melewati masa kritis 48–72 jam, barulah Anda boleh kembali ke jadwal keramas biasa. Tapi jangan terlalu sering. "Semakin sering Anda mencuci rambut, semakin cepat warna akan memudar," tegas Mora. "Cobalah mencuci rambut setiap dua hingga tiga hari sekali, bukan setiap hari. Gunakan dry shampoo jika diperlukan di antara waktu keramas."
5. Rawat Kesehatan Rambut dan Rutin Potong Ujungnya
Merawat warna rambut tak bisa hanya fokus pada produknya saja. Kesehatan helai rambut secara menyeluruh juga memainkan peran penting. Salah satu langkah yang sering diremehkan adalah memangkas rambut secara berkala.
"Lakukan pemangkasan setiap enam hingga delapan minggu untuk menghilangkan ujung rambut bercabang dan menjaga kesehatan rambut," ujar Mora. "Ini juga akan membuat warna rambut terlihat lebih segar, karena ujung rambut yang rusak dapat membuat warna tampak kusam dan tak bercahaya."
Ia juga menekankan pentingnya tetap menggunakan produk khusus rambut diwarnai yang bebas sulfat, karena bahan kimia seperti sulfat dapat merusak warna dan menyebabkan rambut menjadi kering.
Valdes pun menambahkan bahwa perawatan ekstra dan perhatian penuh pada rambut yang diwarnai akan membuatnya lebih tahan lama dan tetap bercahaya. "Semakin Anda memperhatikan rambut, semakin rendah kemungkinan warna pudar atau kehilangan kilau."
6. Gunakan Produk yang Diformulasikan Khusus untuk Rambut Diwarnai
Poin terakhir ini tidak kalah penting. Menggunakan produk yang tepat untuk rambut diwarnai adalah investasi terbaik bagi ketahanan warna rambut Anda.
"Sampo bebas sulfat sangat penting karena sulfat dapat mengikis warna dan kelembapan," ujar Mora. "Leave-in conditioner atau semprotan pelindung warna bisa memberikan perlindungan tambahan dari pudarnya warna."
Valdes menyebut beberapa produk andalannya, seperti K18, yaitu treatment penguat ikatan rambut dan pelindung panas yang mampu melindungi hingga suhu 450 derajat Fahrenheit. Ia juga menekankan pentingnya metal detox shampoo, terutama bagi mereka yang tinggal di wilayah dengan air keras.
"Sampo detoks logam sangat penting untuk semua orang," katanya. "Setiap kali rambut terkena air, ada potensi paparan logam di dalamnya. Penggunaan sampo ini akan sangat membantu menjaga warna tetap awet."
Memiliki rambut berwarna cerah, sehat, dan berkilau memang menyenangkan. Tapi mempertahankan hasil pewarnaan rambut bukanlah tugas sepele. Dengan mengikuti enam tips dari para ahli ini, mulai dari menggunakan pelindung panas, melindungi dari sinar matahari, rutin hidrasi, hingga memilih produk yang tepat Anda tak hanya memperpanjang usia warna rambut, tetapi juga menjaga kesehatan rambut secara keseluruhan.
Jangan biarkan investasi Anda di salon hilang sia-sia hanya karena rutinitas harian yang kurang tepat. Rambut Anda pantas mendapatkan perawatan terbaik, dan dengan langkah-langkah ini, keindahan warna rambut Anda akan bertahan jauh lebih lama dari sebelumnya.