Nama Rudal Sejjil Iran Diambil dari Alquran Surat Al-Fil, Kehebatannya Mampu Jangkau Israel Sampai Eropa di Bawah 7 Menit

Pasukan Garda Revolusi Iran semalam menembakkan rudal tipe baru Sejjil dengan mengatakan mereka membuka gerbang neraka bagi Israel.

Pandasurya Wijaya
Oleh Pandasurya Wijaya - Reporter
Nama Rudal Sejjil Iran Diambil dari Alquran Surat Al-Fil, Kehebatannya Mampu Jangkau Israel Sampai Eropa di Bawah 7 Menit
rudal sejjil iran (AP)

Iran tadi malam baru saja meluncurkan rudal jarak jauh tipe baru bernama Sejjil yang menargetkan Israel.

Dalam pernyataannya Pasukan Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengatakan mereka kini membuka gerbang negara bagi Israel dengan menembakkan rudal ganas itu.

Apa itu Rudal Sejjil?

Dilansir Economic Times, rudal Sejjil (atau dieja sebagai Sejil dalam beberapa sumber) adalah keluarga rudal balistik jarak menengah (Medium-Range Ballistic Missile/MRBM) berbahan bakar padat yang dikembangkan secara domestik oleh Iran.

Rudal ini merupakan salah satu komponen penting dalam arsenal militer Iran dan dianggap sebagai lompatan teknologi signifikan dalam program rudal balistik negara tersebut.

Sejarah dan Pengembangan

Asal Usul:

Pengembangan rudal Sejjil dimulai pada akhir 1990-an oleh Organisasi Industri Dirgantara Iran (Aerospace Industries Organization) sebagai bagian dari upaya Iran untuk meningkatkan kemampuan rudal balistiknya setelah Perang Iran-Irak (1980–1988).

Rudal ini merupakan penerus dari rudal berbahan bakar cair seperti Shahab-3, yang berbasis pada desain Scud Soviet dan Korea Utara. Sejjil dirancang untuk menggantikan rudal berbahan bakar cair yang lebih rentan dan memerlukan waktu persiapan peluncuran yang lebih lama

Nama “Sejjil” diambil dari Al-Qur’an (Surah Al-Fil ayat 4), yang merujuk pada “batu-batu dari tanah liat yang dibakar” yang digunakan untuk menghancurkan musuh. Iran menggunakan nama ini untuk membingkai rudal sebagai simbol perlawanan spiritual dan militer terhadap musuh, terutama Israel.

Peluncuran lebih singkat

Bahan Bakar Padat:

Berbeda dengan rudal berbahan bakar cair seperti Shahab-3, Sejjil menggunakan bahan bakar padat, yang memungkinkan waktu persiapan peluncuran yang jauh lebih singkat (hanya beberapa menit). Ini mengurangi kerentanan terhadap serangan pre-emptive musuh.

Bahan bakar padat juga memudahkan transportasi dan penyimpanan, serta mengurangi kebutuhan perawatan dibandingkan rudal berbahan bakar cair.

Mobilitas:

Sejjil diluncurkan dari peluncur mobile (Transporter-Erector-Launcher/TEL), memungkinkan Iran untuk menyebar dan memindahkan rudal dengan cepat, sehingga sulit dilacak dan dihancurkan sebelum peluncuran.

Akurasi dan Manuverabilitas:

Dengan akurasi di bawah 10 meter dan sistem panduan yang ditingkatkan, Sejjil dapat menyerang target dengan presisi tinggi.

Kemampuan manuver

Beberapa laporan menyebutkan bahwa Sejjil-2 memiliki kemampuan manuver di fase pendaratan, yang memungkinkannya untuk menghindari sistem pertahanan rudal seperti Arrow atau David’s Sling milik Israel.

Lapisan Anti-Radar:

Versi Sejjil-2 dilaporkan dilengkapi dengan lapisan anti-radar, yang membuatnya lebih sulit dideteksi oleh sistem pertahanan rudal musuh.

Jangkauan dan Kecepatan:

Dengan jangkauan 2.000–2.500 km, Sejjil dapat menyerang target di seluruh Timur Tengah, termasuk Israel, serta sebagian Eropa Tenggara. Kecepatannya yang tinggi (Mach 6) mempersulit intersepsi oleh sistem pertahanan udara.

Kemampuan Nuklir:

Sejjil dirancang untuk dapat membawa hulu ledak konvensional atau berpotensi nuklir, menjadikannya ancaman strategis yang signifikan jika Iran mengembangkan senjata nuklir.

Spesifikasi Teknis

Berdasarkan sumber-sumber yang tersedia, berikut adalah spesifikasi utama rudal Sejjil:

Jenis: Rudal balistik jarak menengah (MRBM), dua tahap, berbahan bakar padat.

Panjang: 17,57–18 meter.

Diameter: 1,25 meter.

Berat Total: Sekitar 23.600 kg.

Muatan (Payload): 500–1.000 kg, biasanya berisi bahan peledak tinggi (High Explosive/HE), tetapi berpotensi membawa hulu ledak nuklir.

Jangkauan: 2.000–2.500 km, memungkinkan untuk menyerang target sejauh Israel dan Eropa Tenggara dari Iran.

Akurasi: Dilaporkan memiliki Circular Error Probable (CEP) di bawah 10 meter, menunjukkan tingkat presisi yang tinggi.

Kecepatan: Dapat mencapai kecepatan hingga Mach 6 (sekitar 7.500 km/jam), memungkinkan rudal mencapai Tel Aviv dari Natanz, Iran, dalam waktu kurang dari 7 menit.

Sistem Panduan: Menggunakan sistem panduan inersial dengan peningkatan seperti strap-down guidance system dan jet vane untuk meningkatkan akurasi dan manuverabilitas.

Peluncur: Sistem peluncuran mobile (road-mobile) yang dipasang pada truk multi-axle (6x6, 8x8, atau 10x10), memungkinkan peluncuran dari lokasi mana pun dan meningkatkan kemampuan bertahan hidup.

Rekomendasi