Arkeolog Temukan Bangunan Militer Romawi Berusia 1.600 Tahun, Dibangun Seorang Kaisar Terkenal

Struktur militer ini dibangun dengan teknik khusus khas Romawi.

Hari Ariyanti
Oleh Hari Ariyanti - Reporter
Arkeolog Temukan Bangunan Militer Romawi Berusia 1.600 Tahun, Dibangun Seorang Kaisar Terkenal
Bangunan militer Romawi kuno di kompleks Kastil Hasankeyf di Turki. (Anadolu Agency)

Saat menggali di kota kuno Hasankeyf, Turki, para arkeolog dari Universitas Artuklu menemukan bekas bangunan militer Romawi berusia 1.600 tahun. Bangunan ini berasal dari era Kaisar Romawi Konstantius II.

Konstantinus II, putra kaisar Kristen pertama, adalah seorang Kaisar Romawi Timur yang memerintah pada abad keempat. Dia juga yang membangun struktur militer ini.

Penggalian sedang berlangsung di Kastil Hasankeyf, dipimpin Profesor Zekai Erdal dari Departemen Sejarah Seni di Universitas Mardin Artuklu (MAU).

Kastil Hasankeyf dibangun di atas batuan padat dengan ketinggian rata-rata 135 meter dari tepi Sungai Tigris. Kastil yang juga dikenal dengan nama “Hisno Koyfa” yang berarti benteng batu ini memiliki fungsi keagamaan pada masa pemerintahan Bizantium yang berlangsung sekitar 300 tahun. Kemudian ditaklukkan oleh Emevis, Abbasiyah, Hamdanis, Mervanis, Artuks, Eyyubis, dan Ottoman.

Hasankeyf adalah salah satu permukiman tertua di dunia. Penggalian di situs ini telah berlangsung sejak 1980-an.

Dikutip dari Arkeonews, Rabu (9/10), penemuan bangunan ini sangat penting karena memvalidasi catatan kuno yang menyebutkan instalasi militer Romawi di Hasankeyf yang belum teridentifikasi.

Teknik Khusus

Kastil Hasankeyf di Turki.
Kastil Hasankeyf di Turki. Anadolu Agency

"Faktanya, kabar baik ini dapat kami sampaikan: Sumber sejarah menyebutkan struktur militer dan kastil dari zaman Romawi Akhir di Hasankeyf. Namun, tidak ada jejak struktur Romawi Akhir yang ditemukan dalam penelitian sebelumnya. Ini hanyalah informasi yang tercatat dalam catatan arsip. Hingga tahun 2024, sisa-sisa bangunan yang berasal dari abad keempat, yang konon dibangun pada masa pemerintahan Konstantius II, telah ditemukan," jelas kepala penggalian, Profesor Profesor Zekai Erdal kepada Anadolu Agency (AA).

Dia mengatakan tim mengidentifikasi struktur tersebut melalui perbandingan ukuran batu dan teknik konstruksi dengan istana dan bangunan besar lainnya dari periode yang sama, dengan berkonsultasi dengan para ahli arsitektur Romawi.

Erdal mengatakan struktur tersebut dibangun dengan menggunakan teknik dinding Isodom ciri khas zaman Romawi, dengan jarak sambungan yang sangat sempit.

Rekomendasi