Sopir truk bernama, Danar Nurhuda (26) meninggal saat mengantre isi solar di SPBU KM 24, Pulau Semambu, Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Kematiannya diduga akibat kelelahan terlalu lama mengantre. Korban mengantre bersama puluhan truk lain, Kamis (17/9/2026) sore.
Korban sempat keluar mobil untuk bertanya kepada petugas SPBU terkait mekanisme pembayaran. Kemudian korban mampir ke warung sambil menunggu antrean dan ia kembali ke truknya. Korban tiba-tiba lemas dan oleng. Sopir-sopir lainnya kemudian memberikan pertolongan kepada warga Belida Darat, Muara Enim, Sumsel itu.
Korban digotong ke pondokan sekitar SPBU. Kondisinya semakin memburuk dan tak lama kemudian, korban meninggal dunia.
"Benar, korban meninggal dunia saat antrean mengisi solar di SPBU," ungkap Kasi Humas Polres Ogan Ilir Iptu Mansyur, Jumat (18/9/2026).
Dari keterangan saksi, sempat ada darah keluar dari hidung korban yang diduga akibat mimisan. Selanjutnya korban dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut. Informasi keluarga, selama satu tahun terakhir korban tengah menjalani pengobatan akibat penyakit yang dideritanya. Keluarga menganggap kejadian ini sebagai musibah dan menolak kasusnya diperpanjang.
"Dugaannya akibat sakit yang diderita korban," kata Mansyur.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Rusminto Wahyudi menyampaikan duka mendalam kepada keluarga korban yang meninggal dunia saat mengantre di SPBU.
Pertamina telah berkoordinasi dengan pihak SPBU untuk memperoleh informasi terkait kejadian tersebut.
"Mengenai penyebab meninggalnya yang bersangkutan, tentunya kami tidak dapat berspekulasi dan menyerahkannya kepada keterangan dari pihak yang berwenang," kata Rusminto.
Rusminto menegaskan, Pertamina Patra Niaga terus melakukan monitoring stok dan penyaluran Biosolar, optimalisasi distribusi ke SPBU yang mengalami peningkatan permintaan, serta berkoordinasi dengan Pemprov Sumsel dan BPH Migas terkait perkembangan konsumsi dan kebutuhan Biosolar.
"Mengingat Biosolar merupakan BBM subsidi dengan alokasi yang ditetapkan pemerintah, kami terus memperkuat pengawasan agar penyalurannya sesuai ketentuan dan tepat sasaran," terang Rusminto.
Terkait antrean Biosolar yang terjadi di sejumlah SPBU di Sumsel, Rusminto menyebut secara stok produk dan pasokan dari terminal BBM saat ini tersedia dan cukup. Antrean yang terjadi di beberapa titik lebih berkaitan dengan tingginya tingkat konsumsi Biosolar subsidi sehingga penyerapan di sejumlah SPBU berlangsung lebih cepat.
Wilayah Sumsel, termasuk Palembang, kata dia, merupakan wilayah strategis yang dilintasi jalur utama transportasi dan logistik lintas Sumatera. Tingginya mobilitas kendaraan, termasuk angkutan barang dan kendaraan antar daerah yang melintas, turut memengaruhi kebutuhan Biosolar, khususnya pada SPBU di jalur lintas dan kawasan dengan aktivitas transportasi tinggi.