Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan pemberian dua mobil mewah kepada anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni (VLA) dari seorang pengusaha. Dalam pengusutan perkara tersebut, KPK memeriksa adik Vinna, Dian Andini Anggraheni (DAA), pada Jumat (18/9/2026).
Dian Andini dipanggil sebagai saksi untuk menjalani pemeriksaan terkait perkara dugaan suap pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong dan Provinsi Bengkulu.
"Hari ini penyidik melakukan pemeriksaan terhadap saksi DAA, selaku ASN Pemkot Tangerang, sekaligus adik dari VLA," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo.
"Saksi hadir pukul 09.51 WIB, dan langsung menjalani pemeriksaan oleh Penyidik di Gedung Merah Putih KPK," tambahnya.
Budi mengatakan pemeriksaan terhadap Andini dilakukan untuk memperdalam dan memperkaya pengetahuan penyidik terkait perkara tersebut. Salah satu hal yang didalami adalah dugaan pemberian dua mobil mewah kepada Vinna Ledy dari pengusaha Eno Bowo Susilo (EBS).
KPK menduga dua mobil tersebut tidak didaftarkan atas nama Vinna Ledy, melainkan menggunakan nama adiknya, Andini.
"Dalam pemeriksaan tersebut penyidik mendalami pengetahuan saksi terkait dugaan pemberian aset dari pengusaha saudara EBS kepada saudari VLA, yang diatasnamakan DAA. Yakni dua unit mobil, Toyota Fortuner dan Inova Zenix," ungkap Budi.
Vinna Ledy Diduga Terima 2 Mobil
Sebelumnya, KPK mengungkapkan anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni diduga menerima lebih dari satu mobil dari pihak swasta dalam kasus dugaan suap proyek pengadaan barang dan jasa di Pemkab Rejang Lebong serta wilayah lainnya di Provinsi Bengkulu.
KPK menyebut Vinna Ledy diduga menerima dua unit mobil dari pengusaha Eno Bowo Susilo (EBS), yakni Mitsubishi Pajero Sport dan Mercedes-Benz.
Salah satu kendaraan tersebut, Mitsubishi Pajero Sport, telah disita penyidik. Sementara itu, Mercedes-Benz belum disita meski KPK telah menemukan bukti pembelian dan pemberian kendaraan tersebut dari Eno Bowo kepada Vinna.
Mobil Mercedes-Benz tersebut diketahui diatasnamakan teman dekat Vinna, Rani Sorayya (RNS).
"Mobil pemberian oleh swasta EBS kepada VLA, yang diatasnamakan saudari RNS, berjenis sedan," kata Budi.
Budi mengatakan penyidik masih menelusuri kemungkinan adanya pemberian lain yang diterima Vinna Ledy dari pihak swasta.
"Penyidik masih terus menelusuri, apakah ada pemberian-pemberian lainnya," katanya.