Melania Trump sebagai istri ketiga Presiden Amerika Serikat Donald Trump tentu menjadi First Lady atau ibu negara di Amerika Serikat saat ini. Namun Ivana Trump, istri Trump yang pertama, dikabarkan juga menyebut dirinya ibu negara AS. Hal itu terungkap dalam sebuah wawancara Ivana dengan ABC Good Morning America pada Senin (9/10). Sambil mempromosikan buku memoarnya yang baru, Raising Trump, Ivana menyebut dirinya First Lady atau ibu negara."Saya memiliki nomor telepon langsung ke Gedung Putih tapi saya tidak benar-benar ingin menelepon Trump karena Melania ada di sana dan saya tidak benar-benar ingin menimbulkan kecemburuan atau semacamnya karena pada dasarnya saya adalah istri Trump yang pertama, oke? Saya ibu negara pertama, oke?" kata Ivana, seperti dilansir Vice, Selasa (10/10).Tapi pernyataan dari Ivana malah mendapat respon dari Gedung Putih. Tak lama setelah wawancara, Melania menanggapi melalui juru bicaranya dengan menyindir Ivana. "Nyonya Trump (Melania-Red) telah membuat Gedung Putih menjadi rumah bagi Barron (putra Trump dari Melania-Red) dan presiden. Dia suka tinggal di Washington, DC, dan dihormati oleh perannya sebagai ibu negara Amerika Serikat. Nyonya Trump berencana menggunakan gelar dan perannya untuk membantu anak-anak, tidak untuk menjual buku. Jelas tidak ada gunanya pernyataan semacam itu dari seorang mantan istri. Ini hanyalah suara untuk mencari perhatian dan menghibur diri sendiri," demikian pernyataan Melania.
Ivana Trump dan Melania Trump rebutan status ibu negara AS
Ivana Trump dan Melania Trump rebutan status ibu negara AS. Dalam sebuah wawancara Ivana dengan ABC Good Morning America pada Senin (9/10) Ivana menyebut dirinya First Lady atau ibu negara.
Advertisement
Rekomendasi