Warga berebut naik kereta kereta untuk mengungsi ke tempat yang aman di Stasiun Jammu Tawi di Jammu, India (10/05/2025). (AFP/ Money Sharma)
ADVERTISEMENT
Sekitar 10.000 warga dari setidaknya lima distrik perbatasan di wilayah Jammu India mengungsi ke tempat lebih aman setelah penembakan lintas perbatasan oleh militer Pakistan yang telah menewaskan 18 warga sipil, dan melukai hampir 60 orang di sisi wilayah India selama beberapa hari terakhir.Pakistan telah menggunakan penembakan artileri di tengah meningkatnya ketegangan India-Pakistan sejak Indiamelancarkan serangan rudal ke wilayah Pakistan sebagai responsterhadap serangan mematikan terhadap wisatawan di wilayah Pahalgam, Kashmir , India pada tanggal 22 April 2025 lalu
Warga menunggu kereta untuk mengungsi ke tempat yang aman di Stasiun Jammu Tawi di Jammu, India (10/05/2025) AFP/ Money SharmaWarga berebut naik kereta kereta untuk mengungsi ke tempat yang aman di Stasiun Jammu Tawi di Jammu, India (10/05/2025). AFP/ Money SharmaWarga berebut naik kereta kereta untuk mengungsi ke tempat yang aman di Stasiun Jammu Tawi di Jammu, India (10/05/2025). AFP/ Money SharmaWarga berebut naik kereta kereta untuk mengungsi ke tempat yang aman di Stasiun Jammu Tawi di Jammu, India (10/05/2025). AFP/ Money SharmaWarga berebut naik kereta kereta untuk mengungsi ke tempat yang aman di Stasiun Jammu Tawi di Jammu, India (10/05/2025). AFP/ Money SharmaWarga berebut naik kereta kereta untuk mengungsi ke tempat yang aman di Stasiun Jammu Tawi di Jammu, India (10/05/2025). AFP/ Money SharmaWarga berebut naik kereta kereta untuk mengungsi ke tempat yang aman di Stasiun Jammu Tawi di Jammu, India (10/05/2025). AFP/ Money SharmaSeorang anak yang mengungsi dengan kereta di Stasiun Jammu Tawi di Jammu, India (10/05/2025). AFP/ Money Sharma
Sejumlah bangunan mesjid, pesantren, fasilitas kesehatan dan pendidikan dilaporkan hancur akibat serangan udara militer India di Pakistan, Rabu (07/05/2025).