Elkan Baggott Tetap Berjuang Bertahan di Eropa Meski Hadapi Jalan yang Penuh Tantangan
Elkan Baggott masih memiliki kontrak yang mengikatnya dengan klub Ipswich Town hingga saat ini.
Dalam beberapa waktu terakhir, semakin banyak pemain keturunan yang memilih untuk kembali ke Tanah Air. Mereka rela meninggalkan karier di Eropa demi bergabung dengan klub-klub yang berkompetisi di BRI Super League.
Bahkan, pemain muda pun menunjukkan minat untuk bermain di liga ini. Contohnya adalah Dion Markx dan Eliano Reijnders yang kini membela Persib Bandung.
Selain itu, ada Rafael Struick yang bergabung dengan Dewa United, serta Mauro Zijilstra yang baru saja diumumkan sebagai pemain baru Persija Jakarta.
Di tengah fenomena pulang kampungnya para pemain keturunan ini, terdapat satu sosok yang tetap berjuang untuk bertahan di Eropa.
Pemain tersebut adalah Elkan Baggott, yang terus berupaya mempertahankan kariernya di luar negeri. Keberanian dan tekadnya untuk tetap berkompetisi di Eropa menunjukkan dedikasi yang tinggi. Meskipun banyak rekan-rekannya memilih untuk kembali, Baggott tetap fokus pada tujuannya dan berusaha memanfaatkan kesempatan yang ada di Eropa.
Sedang Dipinjamkan
Elkan Baggott masih aktif bermain di Inggris. Pemain bertahan yang memiliki postur tinggi ini masih terikat kontrak dengan Ipswich Town hingga akhir Januari 2028.
Namun, perjalanan karier Elkan Baggott di Ipswich Town tidaklah mudah. Pemain yang lahir di Bangkok, Thailand ini lebih sering menjalani masa pinjaman ke klub lain daripada bermain untuk Ipswich.
Selama masa kontraknya dengan Ipswich Town, Elkan Baggott telah dipinjamkan ke empat klub yang berbeda, yaitu Blackpool, Gillingham, Cheltenham Town, dan Bristol Rovers.
Apakah akan Dipinjamkan Lagi?
Elkan Baggott kemungkinan akan dipinjamkan kembali oleh Ipswich Town pada bursa transfer Januari 2026.
Hal ini diungkapkan oleh manajer tim, Kieran McKenna, yang sebelumnya telah memberikan sinyal positif terkait kemungkinan peminjaman tersebut. Dalam konteks ini, McKenna menyatakan bahwa beberapa pemain, termasuk Baggott, masih memerlukan waktu bermain yang lebih banyak.
"Sudah pasti hal itu menjadi pembahasan. Sejujurnya, mereka kurang beruntung saja," ujar McKenna.
Ia juga menambahkan bahwa catatan cedera timnya selama tahun 2025 sangat minim, sehingga pemain seperti Elkan Baggott, Cameron Humphreys, dan Harry Clarke harus bersabar menunggu kesempatan bermain yang lebih baik.
Pernah Jadi Andalan Timnas Indonesia
Elkan Baggott pernah menjadi salah satu pemain kunci di lini belakang Timnas Indonesia. Pemain berusia 23 tahun ini telah mencatatkan 23 caps dan mencetak 2 gol untuk Skuad Garuda.
Namun, ia sudah cukup lama tidak tampil membela Timnas Indonesia. Piala Asia 2023 merupakan turnamen terbaru yang diikuti oleh Baggott.
Banyak suporter Timnas Indonesia yang merindukan kehadiran Elkan Baggott di lapangan. Keberadaan sang pemain sangat dinantikan, terutama karena ia memiliki keunggulan dalam duel udara.