Dulu Rekan di Timnas Belanda Junior, Kini Verdonk dan Ezra Walian Bersatu di Timnas Indonesia
FIFA Series 2026 akan menjadi momen pertama bagi John Herdman untuk berpartisipasi dalam turnamen bergengsi ini.
Calvin Verdonk dan Ezra Walian akan kembali bertemu dalam reuni yang menarik pada akhir bulan ini. Keduanya dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia dalam ajang FIFA Series 2026. Bagi Ezra Walian, kesempatan kali ini sangat istimewa, mengingat sudah cukup lama ia tidak menerima panggilan untuk membela Timnas Indonesia. Terakhir kali ia tampil untuk Garuda adalah di Piala AFF 2020, di mana tim nasional hanya berhasil meraih posisi runner-up setelah kalah dari Thailand di final.
Menariknya, Calvin Verdonk dan Ezra Walian bukanlah pemain baru yang membela Timnas Indonesia. Mereka sebelumnya pernah bermain bersama di Timnas Belanda U-16 dan U-17 pada tahun 2013. Hal ini menunjukkan bahwa keduanya sudah memiliki pengalaman bermain di level internasional meskipun kali ini mereka akan berjuang untuk negara yang berbeda. Reuni ini tentu menjadi momen yang dinantikan bagi para penggemar sepak bola Indonesia.
Rekan seangkatan Franke De Jong
Generasi Timnas Belanda U-16 dan U-17 pada waktu itu sangat menarik untuk diperhatikan. Terdapat beberapa pemain yang kemudian berhasil menjadi bintang di dunia sepak bola. Salah satu yang paling menonjol adalah Frenkie De Jong. Saat ini, De Jong berperan penting di lini tengah Timnas Belanda serta klub Barcelona. Selain itu, Frenkie De Jong juga telah mengumpulkan 64 caps bersama Timnas Belanda. Mantan pemain Ajax Amsterdam ini bahkan sudah berhasil mencetak dua gol untuk negaranya.
Skuad sementara Timnas Indonesia sedang bersiap untuk FIFA Series 2026
Kiper terdiri dari beberapa nama yang berpotensi memperkuat tim, antara lain Emil Audero Mulyadi dari Cremonese, Maarten Paes yang bermain untuk Ajax, dan Nadeo Argawinata dari Borneo FC. Selain itu, ada juga Cahya Supriadi dari PSIM dan Ernando Ari yang bermain untuk Persebaya.
Belakang tim ini diisi oleh pemain-pemain yang cukup berpengalaman. Di antaranya adalah Jay Idzes dari Sassuolo dan Kevin Diks yang bergabung dengan Borussia Monchengladbach. Selain itu, Dean James dari Go Ahead Eagles dan Elkan Baggott dari Ipswich Town juga menjadi bagian dari lini belakang. Justin Hubner dari Fortuna Sittard, Nathan Tjoe-A-On dari Willem II, serta Dony Tri Pamungkas dan Rizky Ridho dari Persija turut memperkuat sektor pertahanan. Sandy Walsh yang bermain di Buriram United, Fajar Fathurrahman dari Persija, Muhammad Ferarri dari Bhayangkara FC, dan Yance Sayuri dari Malut United melengkapi daftar pemain belakang.
Tengah tim ini memiliki banyak pilihan pemain yang dapat memberikan kontribusi signifikan. Calvin Verdonk dari Lille dan Joey Pelupessy yang bermain untuk Lommel menjadi salah satu andalan. Selain itu, Eliano Reijnders dari Persib, Ivar Jenner dari Dewa United, Jordi Amat dari Persija, dan Marc Klok dari Persib juga termasuk dalam daftar pemain tengah. Ricky Kambuaya dari Dewa United, Witan Sulaeman dari Persija, serta Egy Maulana Vikri dari Dewa United menambah kekuatan di lini tengah. Tim Geypens dari Emmen, Arkhan Fikri dari Arema FC, Ezra Walian dari Persik, dan Victor Dethan dari PSM juga menjadi bagian penting dalam skema permainan.
Depan tim ini memiliki beberapa penyerang yang siap memberikan ancaman bagi lawan. Miliano Jonathans dari Excelsior, Ole Romeny yang bermain untuk Oxford United, dan Ragnar Oratmangoen dari Dender adalah beberapa di antaranya. Beckham Putra dari Persib, Mauro Zijilstra dari Persija, serta Ramadhan Sananta dari DPMM juga menjadi opsi yang menarik. Selain itu, Yakob Sayuri dari Malut United, Adrian Wibowo dari LA FC, Hokky Caraka dari Persita, dan Jens Raven dari Bali United serta Stefano Lilipaly dari Dewa United melengkapi jajaran penyerang yang siap bertanding.