Umuh Muchtar Sampai Terkejut saat Persib Kalah Telak 1-4 dari Persebaya: Ini di Luar Dugaan
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, bertanggung jawab atas kekalahan timnya melawan Persebaya Surabaya dalam pertandingan pekan ke-25 BRI Liga 1.
Umuh Muchtar, selaku Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), mengungkapkan ketidakpercayaannya atas kekalahan telak yang dialami oleh David da Silva dan rekan-rekannya, yang berakhir dengan skor 1-4 saat melawan Persebaya Surabaya pada pekan ke-25 BRI Liga 1 2024/2025, pada Sabtu malam (1/3/2025) WIB. Kekalahan yang mencolok di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, menjadi catatan buruk pertama bagi Tim Maung Bandung dalam laga tandang di BRI Liga 1 musim ini.
"Ini di luar dugaan. Saya tadinya percaya diri, ya paling tidak hasilnya draw. Kalaupun kalah, tidak seperti ini. Ini di luar dugaan. Soal di mana salahnya, saya tidak akan menyalahkan siapapun," kata Umuh Muchtar.
Meskipun demikian, pendiri PT PBB tersebut tetap berkomitmen untuk memberikan semangat dan menenangkan para pemain Persib Bandung setelah hasil buruk yang didapat pada musim ini.
"Jangan ada yang saling menyalahkan. Kami tetap di tim dalam keadaan kondusif dan saya mohon maaf kepada para Bobotoh atas kekalahan ini. Ini diluar dugaan ya," imbuhnya.
Bojan Bertanggung Jawab
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, mengambil tanggung jawab penuh atas kekalahan timnya dari Persebaya Surabaya. Ia dengan tegas menyatakan bahwa kesalahan yang terjadi dalam pertandingan tersebut sepenuhnya merupakan tanggung jawabnya sebagai pelatih. "Pada dasarnya ini kesalahan saya. Jangan salahkan pemain, salahkan saya saja," ungkap Bojan yang berasal dari Kroasia.
Ia mengakui bahwa keputusan untuk menurunkan kiper muda, Sheva Sanggasi, adalah sebuah langkah berisiko, terutama dalam pertandingan besar melawan Persebaya Surabaya.
Namun, Bojan juga menyadari pentingnya untuk meningkatkan mental Sheva dan memberikan dukungan yang penuh kepadanya. Keputusan tersebut diambil dengan harapan bahwa kiper muda ini dapat berkembang dan belajar dari pengalaman berharga saat menghadapi tim tangguh seperti Persebaya. Dengan demikian, Bojan berharap bahwa meskipun hasil pertandingan tidak sesuai harapan, ada pembelajaran yang bisa diambil untuk memperbaiki performa tim di masa mendatang.
Alasan untuk Memainkan Sheva Sanggasi
"Terkadang memang harus mengambil risiko, itulah alasan saya melakukannya," ungkap pelatih Persib yang berusia 53 tahun.
Meskipun timnya mengalami kekalahan dari Persebaya Surabaya, Persib Bandung tetap bertahan di posisi teratas klasemen sementara BRI Liga 1 dengan total poin 51. Namun, posisi mereka kini semakin tertekan karena hanya unggul lima poin dari Dewa United yang berada di tempat kedua.
"Sekarang selisihnya berkurang, tidak lagi delapan poin, sekarang menjadi lima poin. Tapi tetap lebih baik karena kami masih memiliki keunggulan lima poin dibanding mereka," ucap Bojan.