Barcelona Tinggalkan Rencana untuk Merekrut Rashford dari MU, ini Penyebabnya
Barcelona memutuskan untuk menghentikan pembicaraan mengenai perekrutan Marcus Rashford dari Manchester United.
Proses perekrutan Marcus Rashford oleh Barcelona tampaknya akan batal karena masalah keuangan yang dihadapi klub Catalan tersebut. Aturan ketat yang diterapkan oleh La Liga mengenai batasan gaji membuat Barcelona harus mengurangi beban gaji mereka terlebih dahulu sebelum bisa melakukan aktivitas di bursa transfer.
Untuk mendapatkan Rashford dan membawanya ke Camp Nou, Barcelona perlu menjual atau meminjamkan beberapa pemain. Namun, pemain yang diperkirakan akan meninggalkan klub, seperti Ansu Fati dan Andreas Christensen, tampaknya tidak memiliki keinginan untuk pergi. Ansu Fati masih berusaha untuk kembali ke performa terbaiknya setelah cedera panjang, sedangkan Christensen sangat dihargai oleh pelatih Hansi Flick dan memiliki peran penting dalam tim.
Kondisi ini menunjukkan bahwa semakin kecil kemungkinan bagi Barcelona untuk merekrut Rashford. Ketidakpastian mengenai masa depan Fati dan Christensen membuat langkah untuk mendatangkan Rashford semakin sulit. Dengan situasi yang ada, Barcelona harus mencari solusi lain untuk memperkuat skuad mereka tanpa harus kehilangan pemain kunci.
Opsi Lain
Menurut Relevo, Barcelona mulai mengurangi upaya mereka untuk merekrut striker asal Inggris tersebut setelah mengalami serangkaian negosiasi yang tidak berhasil. Klub tersebut menyadari bahwa kemampuan mereka untuk memenuhi gaji tinggi Rashford sudah melampaui batas finansial yang ada saat ini.
Meskipun tidak dapat bergabung dengan Barcelona, Rashford masih memiliki banyak pilihan yang tersedia. Setelah Jhon Duran pindah ke Al-Nassr, Aston Villa menunjukkan minat yang signifikan terhadap striker berusia 27 tahun ini. Klub asal Inggris itu siap menerima Rashford dan memiliki dana yang cukup untuk memenuhi kebutuhan gajinya.
Selain Aston Villa, Juventus juga dilaporkan sedang mengawasi situasi Rashford. Mereka mempertimbangkan kemungkinan untuk meminjamnya guna memperkuat sektor serangan tim mereka. Dengan berbagai opsi yang ada, Rashford tetap menjadi pemain yang dicari oleh banyak klub, menunjukkan bahwa meskipun satu pintu tertutup, banyak pintu lain yang masih terbuka untuknya.
Sabar Menunggu
Marcus Rashford, di sisi lain, memilih untuk tetap tenang dan menunggu hingga hari terakhir jendela transfer. Ia berharap Barcelona dapat menyelesaikan masalah keuangan mereka agar negosiasi dapat dilanjutkan, meskipun kemungkinan tersebut sangat kecil.
Sejak pertengahan bulan Desember, Rashford hampir tidak lagi mendapatkan kesempatan bermain di Manchester United. Ia terlibat perselisihan dengan pelatih Ruben Amorim, yang membuat situasi semakin rumit. Banyak laporan menyebutkan bahwa Rashford, yang memiliki gelar MBE, telah melanggar disiplin tim, sehingga pelatih asal Portugal itu kehilangan kesabaran. Amorim tidak ragu untuk mengambil tindakan tegas terhadap Rashford agar menjadi contoh bagi pemain lainnya. Meskipun Manchester United tengah menghadapi serangkaian pertandingan sulit dengan hasil yang kurang memuaskan, striker yang mengenakan nomor punggung 10 ini tetap dikeluarkan dari skuad utama.
Sumber: Football Espana