Arsenal di bawah Arteta: 4 Kali Kalah Berturut-turut di Semifinal
Arsenal kembali mengalami kegagalan di semifinal Liga Champions setelah kalah dari PSG.
Arsenal mengalami kekecewaan setelah dikalahkan oleh PSG pada leg kedua semifinal Liga Champions malam ini. Dengan skor 1-2 di Parc des Princes, tim yang dilatih oleh Mikel Arteta tidak dapat membalikkan keadaan setelah kalah 0-1 di leg pertama yang berlangsung di Emirates.
Gol dari Fabian Ruiz dan Achraf Hakimi menjadi tamparan keras bagi The Gunners, sedangkan gol penyama dari Bukayo Saka di akhir pertandingan hanya menjadi pelipur lara. Kekalahan ini menambah panjang daftar hasil buruk Arsenal di babak semifinal kompetisi besar.
Ini merupakan kali keempat secara beruntun Arsenal gagal melangkah ke final di semifinal, yang menjadi rekor terburuk dalam sejarah klub. Selain itu, kekalahan ini semakin menegaskan tren negatif di bawah kepemimpinan Arteta, yang belum berhasil membawa timnya meraih trofi dalam lima musim terakhir.
Dengan kondisi ini, banyak penggemar yang mulai meragukan kemampuan Arteta untuk membawa Arsenal kembali ke jalur kemenangan. Semoga ke depannya, tim dapat menemukan solusi untuk memperbaiki performa dan mengakhiri catatan buruk ini.
Rekor semifinal yang sangat mengecewakan
Kekalahan yang dialami Arsenal dari PSG menjadi momen yang menandai kegagalan mereka untuk mencapai semifinal sebanyak empat kali berturut-turut. Seluruh pertandingan yang mereka jalani adalah laga dua leg, dan performa The Gunners dalam delapan pertandingan tersebut sangat memprihatinkan.
Dari total delapan laga, Arsenal hanya berhasil meraih hasil imbang tanpa gol ketika menghadapi Villarreal di Liga Europa 2021 dan Liverpool di EFL Cup 2022. Sementara itu, enam pertandingan lainnya berakhir dengan kekalahan, di mana mereka hanya mampu mencetak dua gol.
Kegagalan terbaru terjadi ketika Newcastle United mengalahkan Arsenal di semifinal EFL Cup musim ini dengan skor 2-0 dalam kedua leg. Hal ini semakin menegaskan bahwa tim ini belum mampu menunjukkan performa terbaiknya pada momen-momen yang sangat krusial.
Tantangan yang dihadapi Arteta dan masa depan Arsenal
Kekalahan yang dialami di Paris menambah panjang daftar musim tanpa trofi bagi Arteta. Arsenal kini menghadapi musim kelima berturut-turut tanpa meraih gelar, dan diprediksi akan kembali finis sebagai runner-up Liga Premier untuk ketiga kalinya.
Berbagai cedera yang menimpa pemain kunci memaksa Arteta untuk mengubah strategi tim, termasuk dengan menerapkan permainan yang lebih langsung. Meskipun mendapatkan kritik, pendekatan ini sempat menghasilkan peluang yang menjanjikan dalam pertandingan melawan PSG. Tekanan yang dihadapi Arteta semakin meningkat, dan jika tren negatif ini terus berlanjut, manajemen Arsenal mungkin harus mempertimbangkan langkah besar untuk mengembalikan kejayaan klub.