Antonio Rudiger Bringas Lempar Es ke Arah Wasit Berujung Kartu Merah di Laga Madrid vs Barca
Bek Real Madrid, Antonio Rudiger, diusir wasit dengan kartu merah di penghujung laga final Copa del Rey.
Final Copa del Rey 2024/2025 yang mempertemukan Real Madrid dan Barcelona berlangsung dengan ketegangan yang tinggi, tidak hanya di dalam arena tetapi juga di luar pertandingan. Salah satu peristiwa yang paling mencolok terjadi ketika bek Real Madrid, Antonio Rudiger, terlihat melemparkan es ke arah wasit Ricardo de Burgos Bengoechea, yang berujung pada kartu merah meskipun ia sudah duduk di bangku cadangan.
Kekalahan dramatis 2-3 yang dialami Real Madrid dari Barcelona tidak hanya berarti mereka harus menerima hasil buruk, tetapi juga kehilangan ketenangan di akhir laga.
Dalam laporan resmi pertandingan, De Burgos mencatat bahwa Rudiger "melempar sebuah objek dari area teknis ke arah wasit, meskipun tidak mengenai," dan menunjukkan "sikap agresif" yang memicu ketegangan di tepi lapangan.
Sebelumnya, Rudiger sudah ditarik keluar oleh pelatih Carlo Ancelotti sebelum insiden tersebut terjadi. Ia terlihat memegang kantong es kecil sambil berteriak keras ke arah De Burgos. Bahkan, rekan setim dan staf pelatih Real Madrid harus menahannya agar tidak terlibat dalam konfrontasi lebih lanjut.
Bellingham dan Vázquez pun menerima kartu merah
Tidak hanya Rudiger, tetapi dua pemain Real Madrid lainnya, Jude Bellingham dan Lucas Vázquez, juga diusir dari lapangan karena melakukan protes keras terhadap keputusan wasit di akhir pertandingan. Tindakan ketiga pemain tersebut dapat berujung pada sanksi tambahan dari federasi sepak bola Spanyol (RFEF), yang mungkin termasuk skorsing untuk beberapa pertandingan.
Ketegangan yang terjadi
Ketegangan yang terjadi antara Real Madrid dan wasit De Burgos memiliki latar belakang yang jelas. Sehari sebelum pertandingan final, De Burgos mengungkapkan kritiknya terhadap kampanye yang berupaya mendiskreditkannya, yang ditayangkan oleh Real Madrid TV, saluran resmi klub. Hal ini diperkirakan semakin memperburuk hubungan antara klub Madrid dan wasit tersebut.
Kekalahan dalam final Copa del Rey ini tentunya menjadi pukulan berat bagi Real Madrid, yang harus menghadapi ancaman kehilangan beberapa pemain utama di pertandingan-pertandingan penting mendatang.
Situasi ini semakin rumit karena mereka masih berjuang dalam kompetisi LaLiga dan Liga Champions musim ini. Antonio Rudiger, yang dikenal sebagai pemain yang penuh semangat dan agresif di lapangan, kini harus menanggung akibat dari tindakan yang dianggap melanggar batas.
Sumber: Daily Mail