Cut Mini Bongkar Honor Film Laskar Pelangi: Terserah yang Penting Kerja Sama Riri Riza dan Mira Lesmana
Film Arisan berhasil membuat Cut Mini terpesona oleh dunia akting. Ia pun berangan-angan untuk bisa berkolaborasi dengan Riri Riza dan Mira Lesmana.
Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa Cut Mini memulai karirnya di dunia film melalui karya Arisan yang disutradarai oleh Nia Dinata. Dalam film tersebut, ia berperan sebagai Meimei, seorang anggota geng arisan yang mengalami kesalahan kostum akibat dresscode yang mengharuskannya mengenakan polkadot.
Film Arisan berhasil meraih penghargaan Film Terbaik di FFI 2004. Pada debut pertamanya, Cut Mini tidak familiar dengan istilah reading. Ketika Nia Dinata meminta para aktor untuk meluangkan waktu melakukan reading, Cut Mini tampak bingung. Untuk film Arisan, ia menghabiskan waktu dua bulan penuh untuk melakukan reading naskah.
"Selama hari-hari reading itu, saya meluangkan lima jam setiap hari bersama Tora Sudiro, Surya Saputra, Aida Nurmala, dan Rachel Maryam. Semua itu demi Meimei," ungkapnya.
Film Arisan telah menumbuhkan kecintaan Cut Mini terhadap dunia akting. Setelah pengalaman tersebut, ia mulai bermimpi untuk dapat berkolaborasi dengan Riri Riza. Selain itu, Cut Mini juga mendapatkan kesempatan untuk bekerja sama dengan Mira Lesmana.
Mimpi yang ditanamkan sejak tahun 2004 akhirnya dapat terwujud empat tahun kemudian. Momen berharga ini ia bagikan dalam sebuah wawancara khusus yang disiarkan dalam program Bincang Liputan6.
Terpesona oleh Dunia Akting
Dalam tahun 2004, setelah Cut Mini jatuh cinta pada dunia perfilman, ia mengingat perasaannya yang terdalam: "Suatu saat gue ingin bekerja sama dengan Riri Riza dan Mira Lesmana. Tapi habis itu berpikir:
Kayaknya enggak mungkin deh," kenangnya. Meskipun Cut Mini menyadari bahwa dirinya memiliki kepribadian cuwawakan dan merasa lebih cocok untuk berperan dalam film atau sinetron komedi, film Arisan mengubah pandangannya tentang kemampuannya. Ia mulai merasa bahwa ia bisa berakting dalam drama, meskipun setelah film Arisan, tawaran untuk bermain dalam film komedi terus berdatangan kepadanya.
Mira Lesmana
Sejarah dimulai ketika Cut Mini menerima kunjungan dari kakaknya yang menceritakan bahwa dunia literasi Indonesia sedang ramai diperbincangkan karena novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata.
Kakaknya memberitahukan bahwa Laskar Pelangi akan diadaptasi menjadi sebuah film. Tak lama setelah itu, sahabat kakaknya datang membawa novel Laskar Pelangi yang baru dibeli dari toko buku dan mengizinkan Cut Mini untuk membacanya terlebih dahulu.
"Saat aku baru saja membuka sampul buku dan plastiknya, tiba-tiba ada telepon masuk dari Mira Lesmana untuk casting," ungkapnya.
Cut Mini
Cut Mini merasakan perasaan campur aduk antara syok dan bahagia. Ternyata, Mira Lesmana mengajaknya untuk audisi karena kemampuan berbahasa Melayu yang dimilikinya. Proses casting untuk memerankan Bu Muslimah yang legendaris dilakukan sebanyak dua kali sebelum Cut Mini diterima. Saking senangnya, ia tidak memikirkan soal honor yang akan diterima.
"(Mbak Mira Lesmana bilang) tapi kita nge-bujetnya segini. (Saya bilang) terserah deh Mbak, bujetnya berapa yang penting aku bekerja sama dengan Mbak Mira dan Mas Riri. Enggak apa-apa terserah Mbak Mira sama Mas Riri saja," ungkap Cut Mini.
Namun, berapa sebenarnya honor yang diterima Cut Mini untuk film tersebut? "Pokoknya bujet aku bisa jadi Laskar Pelangi," jawabnya. Wawancara eksklusif Cut Mini dalam program Bincang Liputan6 dapat Anda saksikan secara lengkap dengan mengklik di sini.