12 Artis Indonesia Pernah Jadi Pengajar, Dosen Hingga Guru Honorer - Ada Kiky Saputri & Dian Sastro
Dari Dian Sastrowardoyo hingga Kiky Saputri, sejumlah artis Indonesia ternyata pernah menjajal profesi sebagai guru atau dosen, lho! Simak kisahnya di sini.
Siapa sangka, di balik gemerlap dunia hiburan, sejumlah artis Indonesia ternyata pernah menekuni profesi sebagai guru atau dosen. Mulai dari dosen di universitas ternama hingga guru honorer dengan gaji pas-pasan, perjalanan mereka cukup inspiratif.
Beberapa artis papan atas Indonesia seperti Dian Sastrowardoyo, yang dikenal berkat aktingnya yang memukau, ternyata juga pernah menjabat sebagai dosen di program vokasi Universitas Indonesia. Begitu pula dengan Marissa Haque yang masih aktif sebagai dosen di Universitas Trisakti dan Indonesia Banking School.
Tidak hanya artis senior, sejumlah artis muda juga pernah merasakan pengalaman mengajar. Ellen eks Cherrybelle misalnya, yang kini menjadi dosen PNS Akuntansi di Politeknik Negeri Malang. Sementara itu, Cinta Laura, yang dikenal sebagai aktris dan penyanyi, pernah menjadi guru Bahasa Inggris di Yayasan Soekaseno sejak usia 9 tahun.
Berbagai Peran, Berbagai Pengalaman
Pengalaman mengajar para artis ini beragam. Ada yang menjadi dosen tetap di universitas ternama seperti Muhammad Farhan di Lembaga Pendidikan Interstudi Jakarta dan Herfiza di Universitas Dr. Moestopo Jakarta.
Ada pula yang menjadi dosen praktisi, seperti Reza Rahadian yang pernah diundang mengajar teknik olah suara dan akting di Fakultas Vokasi. Bahkan, ada pula yang pernah menjadi guru honorer dengan gaji terbatas, seperti Kiky Saputri yang pernah mengajar Bahasa Indonesia di sekolah swasta di Jakarta Timur.
Dik Doank, selain dikenal sebagai musisi, juga pernah menjadi guru sebelum berkarier di dunia hiburan. Ia bahkan mendirikan sekolah Kandank Jurank sebagai wujud dedikasinya pada dunia pendidikan.
Isyana Hingga Maudy Ayunda
Isyana Sarasvati, penyanyi berbakat, juga pernah menjadi guru musik saat kuliah di Nanyang Academy of Fine Arts Singapura dan Royal College of Music London. Prilly Latuconsina juga turut berkontribusi dengan mengajar sebagai dosen di program Praktisi Mengajar di Universitas Udayana.
Sementara itu, Maudy Ayunda pernah berbagi ilmu sebagai guru ekonomi tamu sehari di SMA, dan Lukman Sardi pernah mengajar di taman kanak-kanak (TK) Cikal. Kisah-kisah ini menunjukkan bahwa kontribusi di dunia pendidikan dapat dilakukan dalam berbagai bentuk dan skala, tidak selalu harus menjadi dosen tetap di universitas besar.