Danantara Housing Expo 2026 resmi dibuka Kamis, 27 Agustus 2026, di NICE PIK 2, Tangerang, Banten. Ajang ini menawarkan unit dengan rentang harga yang dinilai terjangkau bagi calon pembeli.
Penyelenggara menyebut pameran ini menjadi ruang untuk memperluas penyediaan hunian bagi masyarakat, mencakup berbagai segmen.
"Kita sebetulnya ingin, tadi ya, harus ada keberpihakan kita untuk masyarakat-masyarakat memiliki rumah," kata Dony Oskaria, Chief Operating Officer (COO) Danantara, di sela-sela Danantara Housing Expo, di NICE PIK 2, Tangerang, Banten, Kamis (27/8/2026).
Advertisement
Unit Tipe 27 Rp 380 Juta dan Skema KPR Subsidi
Salah satu unit yang disorot penyelenggara adalah rumah tipe 27 di atas lahan 72 meter persegi (m2) dengan harga sekitar Rp 380 juta.
Berbagai tipe rumah tapak dan hunian vertikal turut ditawarkan, mencakup segmen subsidi hingga non-subsidi.
Untuk rumah subsidi, akses pembiayaan tersedia melalui skema fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP).
Fasilitas lain yang disediakan antara lain uang muka (down payment) 1 persen, bunga cicilan rendah, serta tenor hingga 40 tahun.
Advertisement
Hari Pertama Danantara Housing Expo, Akad Massal KPR Sekitar 200 Unit
Chief Executive Officer (CEO) Danantara, Rosan Roeslani, mencatat akad massal KPR berlangsung pada hari pertama penyelenggaraan dengan jumlah mendekati 200 unit.
"Kita saksikan sudah ada beberapa akad masal, tadi saya dilaporkan ada kurang lebih hampir 200 sebetulnya yang sudah langsung akad massal," kata Rosan di sela-sela Danantara Housing Expo, di NICE PIK 2, Tangerang, Banten, Kamis, 27 Agustus 2026.
Menurut Rosan, sejumlah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) langsung memanfaatkan skema KPR subsidi yang tersedia pada gelaran ini.
Advertisement
Profil Pembeli: Peternak Ayam hingga ASN Berpenghasilan Rp 5–6 Juta
Rosan menuturkan contoh pembeli yang hadir berasal dari berbagai latar, termasuk pelaku usaha kecil dengan pendapatan sekitar Rp 5–6 juta per bulan.
"Ada yang sempat bicara. ada yang peternak ayam, yang penghasilannya tadi dia bilang antara Rp 5-6 juta (satu bulan), cicilan-nya juga kurang lebih sejuta (Rp 1 juta), punya warung ibu-ibu, yang semuanya rumah pertama," urai Rosan usai melihat akad massal KPR.
Ia juga menyebut adanya aparatur sipil negara (ASN) dengan kisaran pendapatan serupa yang mengakses KPR subsidi.
"Dan juga ada pegawai negeri ASN yang gajinya Rp 5-6 juta, mereka sangat-sangat terbantu, sangat-sangat senang dan bahagia. Ini adalah suatu kebahagiaan kita juga ya, mereka bisa mendapatkan perumahan dari program Danantara Housing ini," jelas dia.