PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) resmi memperkenalkan jajaran komisaris dan direksi yang siap mengawal operasional BUMN tersebut.
Langkah ini diumumkan langsung oleh Direktur Utama PT DSI, Luke Thomas Mahony, dalam agenda Peluncuran Babak Baru Tata Kelola Ekspor SDA di Jakarta pada Senin. Luke menegaskan bahwa kehadiran DSI bertujuan untuk mengawasi sekaligus memfasilitasi tata kelola ekspor sumber daya alam (SDA) strategis nasional, sekaligus mencegah berbagai modus manipulasi harga seperti under invoicing dan transfer pricing.
Guna mengeksekusi misi besar tersebut, DSI diperkuat oleh kombinasi tokoh profesional, mantan menteri, hingga petinggi korporasi lintas industri. Berikut daftar lengkap jajaran dewan komisaris dan direksi PT DSI:
Advertisement
Dewan Komisaris
Presiden Komisaris: M Syaifurrahman Noer
Sosok yang akrab disapa Cipung Noer ini merupakan Senior Aerospace and Defence Leader. Ia memiliki rekam jejak panjang sebagai Production Development Engineer di Madrid, Spanyol, Direktur IPTN Program CN-235 di Bandung, berlanjut di IPTN North America (Seattle, AS), hingga menjabat Presiden Komisaris PT Indonesian Defence Security and Technology.
Komisaris: Mari Elka Pangestu
Tokoh ekonomi nasional dengan rekam jejak kuat di pemerintahan dan lembaga global. Ia pernah mengemban amanah sebagai Managing Director of Development Policy and Partnerships di World Bank (2020–2023), Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (2011–2014), serta Menteri Perdagangan (2004–2011).
Komisaris: Tony Wenas
Sosok yang menjabat sebagai Presiden Direktur PT Freeport Indonesia sejak Desember 2018 ini berpengalaman lebih dari 30 tahun di bidang kepemimpinan. Ia memiliki latar belakang manajemen yang solid serta pengaruh kuat di ekosistem pertambangan nasional.
Komisaris: Harold Tjiptadjaja
Berpengalaman lebih dari 25 tahun di sektor investasi, merger dan akuisisi (M&A), project finance, hingga restrukturisasi korporasi. Sebelumnya, ia menjabat Senior Director Strategic Unit/Transaction & Strategy Supportdi Danantara Indonesia, Managing Director Investment Banking di Mandiri Sekuritas, serta Chief Investment Officer (CIO) dan Managing Director di Indonesia Infrastructure Finance (IIF).
Advertisement
Jajaran Direksi
Direktur Utama: Luke Thomas Mahony
Eksekutif berkewarganegaraan Australia yang pernah menjabat sebagai Direktur PT Vale Indonesia.
Direktur Keuangan: Sinthya Roesly
Pernah memimpin PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (IIGF/PII) periode 2009–2017, menjadi Chairperson and CEO LPEI (2017–2019), serta menjabat Direktur Keuangan PT PLN (Persero).
Direktur Manajemen Risiko: Nur Hidayat Udin
Memiliki pengalaman 28 tahun di Bank Mandiri dengan posisi terakhir sebagai Senior Vice President Wholesale Risk, serta pernah dipercaya sebagai Director of Risk Management and HSSE MIND ID.
Direktur Legal dan Kepatuhan: Ivan Ferdiansyah Baely Pakar hukum kawakan yang diakui sebagai top tier Legal Expert di Indonesia. Ia mengantongi pengalaman lebih dari 20 tahun di private practice, lembaga pemerintah (BPPN/IBRA), konsultansi, serta menjabat Senior Corporate Lawyer dan Managing Partner IABF Law Firm.