Tol Prambanan-Tamanmartani Tak Dibuka Fungsional Saat Libur Natal dan Tahun Baru 2026, Ini Alasannya

Saat ini, dikatakan Rudy, pihaknya sedang mengejar penyelesaiannya untuk menyongsong mudik Lebaran 2026.

Arie Sunaryo
Oleh Arie Sunaryo - Reporter
Tol Prambanan-Tamanmartani Tak Dibuka Fungsional Saat Libur Natal dan Tahun Baru 2026, Ini Alasannya
Tol Prambanan-Tamanmartani Tak Dibuka Fungsional Saat Libur Natal dan Tahun Baru 2026, Ini Alasannya (Merdeka.com)

PT Jasa Marga Jogja Solo (JMJ) memastikan jalur tol Prambanan-Tamanmartani (Sleman) yang sempat dibuka fungsional pada Lebaran lalu tidak akan dibuka lagi pada libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) mendatang.

Pernyataan tersebut dikemukakan Direktur Utama PT JMJ Rudy Hardiansyah saat dijumpai merdeka.com di Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Solo, Rabu (10/12). Rudy mengatakan untuk Nataru kali ini tidak ada penambahan segmen.

"Jadi kita beroperasional sesuai dengan segmen yang sudah beroperasi saat ini. Jadi hanya dari Kartasura sampai Prambanan," ujarnya.

"Segmen lain yang pernah kita gunakan fungsional di Prambanan sampai Taman Martani kilometer 37 di Lebaran kemarin, pada Nataru kali ini tidak kita fungsikan. Karena sodetan di lokasi itu sudah kita timbun," imbuh Rudy.

Saat ini, dikatakan Rudy, pihaknya sedang mengejar penyelesaiannya untuk menyongsong mudik Lebaran 2026.

"Jadi untuk Nataru ini dengan pertimbangan trafiknya dan kita perkirakan berdasarkan evaluasi kami, trafiknya cukup untuk dilayani dengan segmen yang ada saat ini," katanya.

Sehingga saat ini pihaknya hanya akan beroperasi dari Kartasura sampai Prambanan dengan operasional penuh seperti yang berlangsung sekarang. Selain itu, lanjut dia akan ada penambahan fasilitas dan pelayanan di rest area KM 19.

Peningkatan Volume Kendaraan

"Jadi saat ini kami menyediakan disitu meskipun sifatnya sementara, kami siapkan toilet, masala, posko, untuk top up e-money juga ada disitu dan BBM modular. Kami juga kerja sama dengan PLN untuk pengisian baterai mobil listrik," ungkap dia.

Terkait peningkatan volume kendaraan saat Nataru, ia memprediksi ada peningkatan namun tidak signifikan atau tidak sebesar saat libur Lebaran.

"Jadi kalau estimasi untuk Nataru satu kali dari trafiknya. Atau dua kali lipat lah, kalau Lebaran bisa tiga kali lipat trafik normal," pungkasnya.

Rekomendasi