Komando Daerah Militer (Kodam) Iskandar Muda secara resmi memulai pembangunan fisik untuk 52 unit gerai dan gudang kelengkapan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di seluruh Provinsi Aceh. Proyek strategis ini merupakan bagian dari upaya besar untuk menggerakkan roda ekonomi kerakyatan di tingkat desa.
Pangdam IM, Mayor Jenderal TNI Joko Hadi Susilo, menyatakan bahwa pembangunan tahap awal ini akan tuntas sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Peletakan batu pertama dilakukan secara serentak dan virtual, dengan pusat kegiatan di Gampong Surien, Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh, pada Jumat lalu.
Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kemakmuran serta menyejahterakan rakyat melalui penguatan sektor ekonomi di pedesaan. Seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat bekerja maksimal demi tercapainya tujuan mulia tersebut.
Advertisement
Advertisement
Target Ambisius Pembangunan Kopdes Merah Putih di Aceh
Pangdam IM, Mayor Jenderal TNI Joko Hadi Susilo, menjelaskan bahwa pembangunan fisik Kopdes Merah Putih akan dilakukan secara bertahap. Total sebanyak 6.457 unit koperasi ditargetkan akan tersebar di seluruh Aceh dan diharapkan tuntas pada Maret 2026.
Tahap pertama mencakup 52 titik lokasi pembangunan yang tersebar di berbagai wilayah di Aceh. Setiap unit Kopdes Merah Putih dirancang dengan luas bangunan 20x30 meter persegi.
Di dalam satu gedung, akan terdapat kantor, toko, gudang, serta unit usaha yang terintegrasi. Konsep ini dirancang untuk memaksimalkan fungsi koperasi sebagai pusat kegiatan ekonomi di desa.
Advertisement
Pembangunan ini menekankan pada efisiensi dan kelengkapan fasilitas untuk mendukung operasional Kopdes Merah Putih secara optimal.
Advertisement
Mendorong Ekonomi Kerakyatan Melalui Gotong Royong
Pembangunan dan pembentukan Kopdes Merah Putih dicanangkan sebagai gerakan ekonomi kerakyatan yang dilaksanakan secara gotong royong. Mayor Jenderal TNI Joko Hadi Susilo menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak.
"Kami berharap seluruh pemangku kepentingan dan pengurus Kopdes Merah Putih dapat bekerja maksimal sehingga kita secara bersama-sama dapat menggerakkan perekonomian yang ada di desa," ujarnya.
Kehadiran Kopdes Merah Putih diyakini dapat menjadi tulang punggung peningkatan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat. Inisiatif ini diharapkan mampu menciptakan peluang ekonomi baru di tingkat lokal.
Advertisement
Dukungan penuh dari semua pihak, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat, sangat diharapkan untuk menyukseskan program pembangunan ini.
Advertisement
Dukungan Penuh dari Pemerintah Daerah dan Tokoh Masyarakat
Kegiatan peletakan batu pertama yang dipusatkan di Gampong Surien, Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh, dihadiri oleh berbagai pihak penting. Turut hadir Kepala Staf Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Kasdam IM) Brigjen TNI Yudha Fitri, Bupati Aceh Besar Muharram Idris, dan Wakil Wali Kota Banda Aceh Afdhal Khalilullah.
Bupati Aceh Besar Muharram Idris menambahkan bahwa untuk tahap pertama, ada tiga lokasi dalam wilayah Kodim 0101/KBA, yaitu satu titik di Banda Aceh dan dua titik lainnya di Aceh Besar. "Insya Allah gampong lainnya di Aceh Besar akan menyusul," katanya.
Pemerintah daerah menyatakan kesiapan untuk mendukung pembangunan ini di seluruh gampong. Muharram Idris juga menegaskan bahwa apabila ada kendala terkait lahan, pihaknya akan mencari solusi terbaik.
Advertisement
Dukungan ini menunjukkan komitmen bersama antara TNI dan pemerintah daerah dalam mewujudkan visi ekonomi kerakyatan melalui Kopdes Merah Putih.
Sumber: AntaraNews