Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada perdagangan awal pekan Senin (21/3) pagi bergerak di zona merah.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah dibuka melemah 49 poin menjadi Rp 13.165 dari posisi sebelumnya Rp 13.116 per USD
Analis PT Samuel Sekuritas Rangga Cipta mengatakan, minyak brent bertahan di atas 40 dolar AS per barel, dimana pertemuan OPEC di Doha pertengahan April 2016 tengah ditunggu pelaku pasar.
Terlihat mata uang negeri Paman Sam mengalami penguatan setelah beberapa hari tertekan setelah pengumuman FOMC meeting belum menaikkan suku bunga The Fed.
"Sentimen pelemahan rupiah bertahan untuk sementara di awal minggu ini, sejalan dengan dolar AS yang mulai kembali menguat," ucap Rangga dalam riset harian.


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9376288/original/047597200_1792327176-WhatsApp_Image_2026-10-18_at_19.26.47__2_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9347211/original/045895600_1789284398-WhatsApp_Image_2026-09-13_at_11.16.28.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9293440/original/090158600_1783706879-Bali_PSEL.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4883223/original/030233500_1720093649-20240704-IHSG-ANG_5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4336003/original/049597500_1677210590-Ajay_Banga.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9376555/original/079088200_1792381016-WhatsApp_Image_2026-10-19_at_09.14.40.jpeg)