Pemprov Kepri Alokasikan Rp8 Miliar untuk Penguatan Infrastruktur Pelabuhan Kepri
Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) mengalokasikan anggaran sebesar Rp8 miliar untuk proyek infrastruktur pelabuhan Kepri. Langkah ini bertujuan meningkatkan konektivitas antar pulau serta menggerakkan roda perekonomian daerah.
Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) melalui Dinas Perhubungan telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp8 miliar. Dana tersebut diperuntukkan bagi proyek infrastruktur pelabuhan di wilayahnya. Alokasi ini merupakan bagian dari upaya Pemprov Kepri untuk memperkuat sektor maritim daerah.
Kepala Dinas Perhubungan Kepri, Junaidi, mengungkapkan bahwa proyek ini mencakup pembangunan dua pelabuhan apung. Lokasinya berada di Pulau Matak, Kabupaten Anambas, serta Selat Lampa, Kabupaten Natuna. Selain itu, terdapat juga rehabilitasi satu pelabuhan kapal perintis di Pulau Pekajang, Kabupaten Lingga.
Proses lelang proyek telah selesai dan kini tinggal menunggu penandatanganan kontrak kerja. Junaidi menargetkan pengerjaan akan dimulai setelah Lebaran 2026. Penyelesaian proyek-proyek ini diharapkan rampung dalam waktu dua hingga tiga bulan kalender masa kerja.
Peningkatan Konektivitas dan Dampak Ekonomi
Pembangunan infrastruktur pelabuhan ini memiliki tujuan utama memperlancar konektivitas penumpang dan barang antarpulau. Jalur penyeberangan Tarempak-Matak di Anambas yang padat menjadi salah satu fokus perhatian. Kondisi ini menunjukkan urgensi peningkatan fasilitas pelabuhan.
Rehabilitasi pelabuhan kapal perintis di Pekajang juga menjadi prioritas. Pelabuhan tersebut sudah mulai rusak akibat abrasi atau pengikisan air laut. Pemeliharaan fasilitas ini sangat penting untuk menjaga keberlanjutan layanan transportasi laut.
Junaidi menegaskan bahwa Kepri merupakan wilayah yang 96 persennya adalah laut. Oleh karena itu, pembangunan pelabuhan menjadi salah satu konsentrasi Pemprov. Hal ini bertujuan memperlancar mobilitas penumpang dan barang, yang pada akhirnya berdampak positif pada denyut ekonomi warga pulau.
Sumber Anggaran dan Rencana Pengembangan Lanjut
Anggaran proyek infrastruktur pelabuhan ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kepri tahun anggaran 2026. Komitmen Pemprov Kepri dalam mengalokasikan dana besar menunjukkan prioritas terhadap pembangunan maritim. APBD Kepri tahun 2026 sendiri disetujui sebesar Rp3,3 triliun.
Selain proyek yang sedang berjalan, Dinas Perhubungan Kepri juga memiliki rencana strategis ke depan. Mereka berencana mengajukan bantuan penganggaran dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pusat. Bantuan ini ditujukan untuk pembangunan Pelabuhan Tanjung Moco Dompak di Kota Tanjungpinang.
Langkah ini menunjukkan visi jangka panjang Pemprov Kepri dalam mengembangkan infrastruktur maritim secara komprehensif. Peningkatan fasilitas pelabuhan diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi regional. Selain itu, juga memperkuat posisi Kepri sebagai provinsi kepulauan yang strategis.
Sumber: AntaraNews