Daftar Bank RI yang Masuk World’s Best Banks versi Forbes 2026
Forbes mengumumkan daftar bank terbaik di dunia untuk tahun 2026, di mana beberapa bank dari Indonesia berhasil masuk ke dalam kategori tersebut.
Bank-bank asal Indonesia telah berhasil meraih prestasi di tingkat internasional dengan sejumlah nama yang terdaftar dalam "World's Best Banks 2026" versi Forbes. Di antara bank-bank tersebut, PT Bank Central Asia Tbk atau BCA menjadi salah satu bank nasional yang diakui sebagai bank terbaik dunia, bersanding dengan bank-bank besar dan bank digital lainnya di Tanah Air seperti PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk atau BRI (BBRI), Bank Muamalat, CIMB Niaga, dan Bank Permata.
Pemeringkatan tahunan yang kini memasuki edisi kedelapan ini menunjukkan bahwa industri perbankan Indonesia mampu mempertahankan kualitas layanan meskipun terjadi perubahan perilaku nasabah yang semakin mengandalkan layanan digital. Selain layanan digital, kepercayaan dan kualitas layanan nasabah tetap menjadi faktor penilaian utama dalam survei ini. Mengutip laporan Forbes pada Sabtu (9/5/2026), pemeringkatan World's Best Banks 2026 disusun bersama perusahaan riset pasar Statista melalui survei terhadap lebih dari 54.000 responden di 34 negara dengan 17 bahasa berbeda. Survei ini dilaksanakan dari Oktober hingga November 2025.
Para responden diminta untuk menilai bank tempat mereka memiliki rekening giro atau tabungan, termasuk bank yang pernah mereka gunakan dalam tiga tahun terakhir, serta bank yang dikenal melalui rekomendasi dari keluarga dan teman. Dalam survei tersebut, peserta memberikan penilaian terhadap berbagai aspek utama, mulai dari tingkat kepercayaan terhadap stabilitas keuangan bank, syarat dan ketentuan layanan seperti biaya dan bunga, kualitas layanan pelanggan, kemudahan layanan digital, hingga kualitas nasihat keuangan.
Hasil survei menunjukkan bahwa faktor kepercayaan tetap menjadi aspek paling penting bagi nasabah dalam memilih bank, diikuti oleh layanan digital dan kualitas layanan pelanggan.
Seluruh penilaian tersebut kemudian diolah dalam sistem pemeringkatan, di mana bobot yang lebih besar diberikan kepada nasabah aktif. Secara global, sebanyak 410 bank berhasil masuk dalam daftar World's Best Banks 2026. Dari jumlah tersebut, 311 bank merupakan nama-nama yang juga masuk dalam daftar tahun sebelumnya, mencerminkan konsistensi performa industri perbankan global.
Daftar Bank Indonesia yang Masuk Jajaran Terbaik
Selain Bank Central Asia, beberapa bank Indonesia lainnya juga berhasil mencatatkan prestasi dengan masuk dalam daftar bank terbaik dunia versi Forbes tahun ini. Di antara bank-bank tersebut terdapat Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Muamalat Indonesia, CIMB Niaga, serta Bank Permata.
Tak hanya itu, bank daerah dan bank digital juga mencuri perhatian dalam daftar tersebut. Nama-nama seperti Bank Aceh, Bank Raya Indonesia, BCA Syariah, Line Bank, dan SeaBank Indonesia juga berhasil masuk ke dalam jajaran bank terbaik dunia 2026. Pencapaian ini menunjukkan bahwa daya saing sektor perbankan Indonesia semakin meningkat, terutama dalam hal penyediaan layanan digital yang semakin mudah diakses oleh masyarakat.
Konsistensi BCA
Presiden Direktur BCA Hendra Lembong, menyampaikan bahwa penghargaan ini didedikasikan kepada nasabah setia yang telah mendampingi perjalanan BCA dan mempercayakan layanan perbankan kepada mereka.
"Kami juga berterima kasih kepada insan BCA atas semangat dan komitmen memberikan layanan yang terbaik. Pencapaian ini menjadi motivasi kami untuk terus membuat inovasi layanan perbankan berkualitas, serta memberikan nilai tambah kepada nasabah dan masyarakat Indonesia," ujarnya dalam keterangannya pada Sabtu (9/5/2026).
Forbes mencatat BCA sebagai salah satu dari 311 bank yang berhasil mempertahankan predikat World's Best Bank dari tahun sebelumnya. Hal ini menegaskan konsistensi BCA dalam mempertahankan standar sebagai salah satu bank berkinerja tinggi. BCA juga mencatatkan kenaikan total kredit sebesar 5,6% secara tahunan (YoY), mencapai Rp 994 triliun per Maret 2026. Penyaluran kredit tersebut didukung oleh pendanaan yang solid, dengan dana giro dan tabungan (CASA) sebesar Rp 1.089 triliun, tumbuh 11,2% YoY. Porsi CASA mendominasi sekitar 85,2% dari total Dana Pihak Ketiga (DPK) BCA.
Total laba BCA dan entitas anak mencapai Rp 14,7 triliun. Kredit BCA hingga akhir Maret 2026 terutama didorong oleh kredit produktif yang mencapai Rp 760,2 triliun, meningkat 7,8% YoY. Selain itu, penyaluran kredit ke sektor-sektor berkelanjutan tumbuh 10,0% YoY menjadi Rp 258,4 triliun, atau setara 26,0% dari total portofolio pembiayaan BCA. Capaian ini didukung oleh pertumbuhan kredit UMKM sebesar 12% YoY dengan outstanding Rp 146 triliun.
Kredit hijau BCA (green financing) juga mengalami pertumbuhan sebesar 7,7% YoY, mencapai Rp 113 triliun, yang salah satunya didorong oleh penyaluran pembiayaan ke sektor Energi Baru dan Terbarukan (EBT) yang naik 53,5% YoY.
"Penghargaan ini menjadi pengingat bagi BCA untuk terus meningkatkan layanan serta menjaga kepercayaan konsumen. Berbekal semangat untuk terus tumbuh dan melayani sepenuh hati, BCA akan terus menghadirkan layanan perbankan yang sesuai kebutuhan, aman, dan terpercaya bagi seluruh masyarakat Indonesia," tutup Hendra Lembong.