BSI Fasilitasi Kerja Sama Bisnis Internasional untuk UMKM
BSI International Expo 2024 menjadi moment Bank Syariah Indonesia (BSI) membuka peluang kerja sama antara pelaku UKM.
BSI International Expo 2024 menjadi moment Bank Syariah Indonesia (BSI) membuka peluang kerja sama antara pelaku UKM.
BSI Fasilitasi Kerja Sama Bisnis Internasional untuk UMKM
BSI International Expo 2024 menjadi moment Bank Syariah Indonesia (BSI) membuka peluang kerja sama antara pelaku UKM Indonesia dengan pembeli dari luar negeri melalui agenda business matching.
Memperluas jaringan bisnis merupakan salah satu strategi dalam menjalin kerjasama dengan pelaku bisnis dari mancanegara. Tentu bukan hal yang mudah bagi pelaku UKM untuk bisa menembus pasar luar negeri yang umumnya mengharuskan eksportirnya memenuhi syarat-syarat tertentu baik dari segi kualitas dan kuantitas tetapi juga dalam hal administrasi keuangan.
Bukan hanya memfasilitasi dengan pertemuan bisnis, BSI juga memberikan bantuan fasilitas keuangan meringankan beban UKM, mengingat bisnis antar negara memerlukan modal usaha yang tidak sedikit.
Salah satu yang beruntung mendapatkan fasilitas pembayaran L/C dari BSI yaitu Famchips, UKM yang memproduksi keripik buah dan sayur dari kota Malang, Jawa Timur. Mereka senang menjadi salah satu yang terpilih, karenaa berhasil menandatangani MoU dengan salah satu perusahaan trading dari Dubai yang menawarkan kontrak senilai Rp 1,1 milyar per bulan untuk menjual produk-produk Famchips di Dubai.
Salah satu pemenang Talenta Wirausaha BSI dari Aceh yaitu Capli juga berhasil go International dalam business matching BSI International Expo 2024 ini dan mendapat buyer dari Malaysia yang bertransaksi hingga 29 ton.
Salah satu pemenang Talenta Wirausaha BSI dari Aceh yaitu Capli juga berhasil go International dalam business matching BSI International Expo 2024 ini dan mendapat buyer dari Malaysia yang bertransaksi hingga 29 ton.
Capli adalah juara 3 kategori Berdaya Talenta Wirausaha BSI 2022. Capli adalah sebuah brand makanan berupa sambal rawit hijau khas Aceh yang didirikan oleh Yuliana dan sudah bersertifikat BPOM dan Halal BPJPH. Yuliana mengangkat salah satu kekayaan dataran tinggi Gayo yaitu cabai rawit hijau kepada lebih banyak pecinta rasa pedas tanah air dengan produk sambal kemasan.
Tak hanya UKM dari Indonesia yang diberik kesempatan oleh BSI untuk “unjuk gigi” di BSI International Expo 2024, pelaku usaha dari beberapa negara seperti Jepang, Australia, Brasil, Turki, UAE dan Filipina tampak ikut memamerkan produk-produk unggulan mereka.
Dari booth Turki yang diwakili oleh Musiad Indonesia, ditampilkan beberapa contoh produk makanan dan juga lantai vinyl. Musiad merupakan asosiasi pebisnis dan industri independent asal Turki yang memiliki kantor cabang di 83 negara termasuk Indonesia. Organisasi yang beranggotakan hingga belasan ribu pengusaha ini dapat menjadi platform yang potensial bagi perdagangan antar Indonesia dan Turki.