BeeFam’s Semakin Sukses Kembangkan Usaha Berkat Berbagai Pelatihan di LinkUMKM BRI
Berbagai pelatihan dan materi edukasi yang tersedia di LinkUMKM membantu BeeFam’s meningkatkan kapasitas usaha secara bertahap.
Usaha madu trigona Bee Family Healthy atau BeeFam’s terus menunjukkan perkembangan positif seiring meningkatnya kapasitas bisnis yang dibangun melalui berbagai pelatihan di platform LinkUMKM BRI. Pemanfaatan ekosistem pembelajaran tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan usaha yang dirintis sejak 2018 ini.
BeeFam’s yang berbasis di Jakarta Barat dikenal dengan produk unggulannya berupa madu trigona dan bee pollen trigona. Karakter rasa madu trigona yang sedikit asam menjadi ciri khas yang membedakan produk BeeFam’s di pasar.
Founder BeeFam’s, Risky, mengungkapkan bahwa perjalanan usaha ini berawal dari pengalaman sebagai relawan saat Gempa Lombok 2018. Pengalaman tersebut memperkenalkannya pada manfaat madu trigona sebagai sumber energi alami dalam kondisi darurat.
"Pada tahun 2018, saat terjadi Gempa Lombok, saya terlibat sebagai relawan yang membantu para penyintas. Di tengah keterbatasan, madu trigona menjadi salah satu sumber energi alami yang membantu menjaga stamina dan pemulihan tubuh," ujarnya.
Seiring berkembangnya usaha, BeeFam’s terus memperluas pasar melalui berbagai kanal, mulai dari gerai offline, reseller, marketplace, social commerce, hingga B2B serta pameran dan event, dengan jangkauan penjualan dari lokal hingga antar pulau.
Dalam proses pengembangan usaha, Risky memanfaatkan LinkUMKM BRI sebagai wadah pembelajaran sekaligus memperluas jejaring bisnis. Berbagai pelatihan dan materi edukasi yang tersedia membantu BeeFam’s meningkatkan kapasitas usaha secara bertahap.
"LinkUMKM BRI menyediakan banyak materi edukasi dan pelatihan yang relevan dengan kebutuhan usaha. Selain itu, kami juga bisa terhubung dengan pelaku UMKM lain di seluruh Indonesia, sehingga membuka peluang kolaborasi dan pengembangan bisnis," jelasnya.
BeeFam’s juga memanfaatkan layanan BRI
Dalam operasional sehari-hari, BeeFam’s juga memanfaatkan layanan BRI seperti QRIS untuk pembayaran non-tunai, layanan transaksi, pembiayaan, serta produk tabungan guna mendukung pengelolaan usaha. Penggunaan sistem pembayaran digital turut membantu pencatatan keuangan menjadi lebih rapi dan efisien.
Hingga akhir 2025, platform LinkUMKM telah dimanfaatkan oleh lebih dari 14,98 juta pelaku UMKM sebagai sarana pengembangan usaha berbasis digital. Platform ini menghadirkan enam fitur utama yang terintegrasi, yakni UMKM Smart, Rumah BUMN, UMKM Media, Komunitas, Etalase Digital, dan Register NIB, serta didukung lebih dari 750 modul pembelajaran.
LinkUMKM memberi pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan bisnis
Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya menyampaikan bahwa penguatan UMKM perlu didukung melalui pembelajaran yang relevan agar pelaku usaha mampu meningkatkan kapasitas dan memperluas pasar.
"LinkUMKM membuka kesempatan bagi pelaku usaha untuk mengikuti pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan bisnis. Kami mendorong UMKM memanfaatkan ekosistem ini agar pengelolaan usaha menjadi lebih terarah dan adaptif," ujarnya.
Melalui pemanfaatan pelatihan dan ekosistem LinkUMKM BRI, BeeFam’s berhasil memperkuat fondasi bisnisnya sekaligus membuka peluang pertumbuhan yang lebih luas. Kisah ini menjadi contoh bagaimana akses pembelajaran yang tepat dapat mendorong UMKM naik kelas dan berkembang secara berkelanjutan.