Hati-hati, Jangan Pernah Pinjamkan Charger iPhone ke Orang Tak Dikenal
O.MG cable terlihat seperti charger biasa tetapi mampu mencuri data, menanam malware, dan memberikan akses jarak jauh kepada peretas.
Pengguna iPhone mendapatkan peringatan serius tentang bahaya berbagi charger. Ryan Montgomery, seorang ahli keamanan siber, mengungkap bahwa kabel charger biasa dapat menjadi alat serangan siber mematikan.
Disebut "O.MG cable," perangkat ini menyerupai charger biasa tetapi memiliki sistem tersembunyi yang mampu menangkap data, mencuri kredensial, dan menanam malware.
Mengutip DailyMail, Kamis (19/12), diluncurkan pada 2019, kabel ini dijual seharga $180 dan telah menarik perhatian karena kemampuannya yang canggih. Montgomery mendemonstrasikan bagaimana kabel ini dapat memberikan akses penuh ke komputer hanya dengan satu tombol di ponsel, bahkan tanpa perlu menghubungkan perangkat iPhone ke ujung lainnya.
Kabel ini dilengkapi server web, komunikasi USB, dan akses Wi-Fi, memungkinkan peretas mengakses perangkat hingga jarak 300 kaki atau lebih jauh jika terhubung ke jaringan nirkabel.
Dalam skenario tertentu, kabel ini dapat mencuri data tanpa terdeteksi, menjadikannya salah satu perangkat paling berbahaya di dunia siber.
Mike Grover, pencipta O.MG cable, menyebut kabel ini awalnya dirancang untuk profesional keamanan siber dalam pengujian sistem.
Meski begitu, penggunaannya kini dikhawatirkan jatuh ke tangan pelaku kejahatan. FBI bahkan memperingatkan risiko serupa melalui "juice jacking," di mana port USB publik seperti di bandara atau hotel dapat dimanfaatkan untuk mencuri data.
Para ahli menyarankan pengguna untuk hanya menggunakan charger yang mereka beli sendiri dan menghindari berbagi charger untuk mencegah risiko keamanan.