Asal-usul penggunaan kata "Zzz" sebagai Simbol Tidur
Di masa lalu, seniman komik bereksperimen dengan berbagai cara untuk menggambarkan suara mendengkur, termasuk dengan menuliskan bunyi tersebut.
Pada dekade 1890-an, budaya pop yang khas dari Amerika Serikat mulai dikenal, yaitu komik strip. Di balik kesuksesan tersebut, para seniman yang menciptakan komik menghadapi berbagai tantangan dan kebingungan.
Mereka terus dituntut untuk menampilkan kejenakaan karakter, bahkan ketika karakter tersebut berada dalam kondisi tidur. Pertanyaannya adalah, bagaimana cara seorang seniman meyakinkan pembaca bahwa karakter yang digambarkan benar-benar tidur dan tidak hanya berbaring dengan santai?
Asal-usul Muncul Kata Zzz
Para seniman komik berusaha menciptakan berbagai representasi untuk menggambarkan suara mendengkur. Di awalnya, mereka mencoba menuliskan bunyi mendengkur dengan beberapa kombinasi huruf, seperti zzggrrhh, ur-r-r-awk, hingga z-z-c-r-r-k-k-k.
Selain itu, ada juga seniman yang menggambar batang kayu yang sedang digergaji di atas kepala karakter sebagai referensi dari ungkapan populer tentang tidur pada masa itu.
Namun, satu representasi akhirnya menjadi ikonik: huruf Zzz. Penggunaan pertama dari representasi ini dapat ditelusuri kembali ke tahun 1903 dalam komik berjudul Katzenjammer Kids yang diciptakan oleh Rudolph Dirks.
Dalam komik tersebut, seorang kapten digambarkan tidur nyenyak di tempat tidur gantung dan mengeluarkan suara Zzz, sementara seorang anak kecil yang nakal berusaha memotong jenggotnya menggunakan mesin pemotong rumput dan kemudian memotong tali gantungnya.
Walaupun Dirks tidak selalu menggunakan Zzz secara eksklusif dalam penggambarannya tentang mendengkur, ia sering kali mengandalkan variasi dari representasi tersebut.
Komik-komik lain seperti The Fineheimer Twins, Krazy Kat, serta Boy's Life dan Boy Scout Magazine juga turut mengikuti penggunaan kalimat ini.