Apple Rilis Tablet Paling Tipis iPad Pro M5 dengan Kinerja AI Lebih Cepat, Ini Spesifikasinya
Apple meluncurkan iPad Pro M5 yang menawarkan kinerja AI hingga 3,5 kali lebih cepat. Apa saja spesifikasi dan berapa harga perangkat ini?
Apple baru saja meluncurkan iPad Pro generasi terbaru yang dilengkapi dengan chip baru mereka, yaitu M5. Perusahaan menjelaskan bahwa tablet ini mengalami peningkatan signifikan dalam hal kecerdasan buatan (AI), performa grafis, serta konektivitas nirkabel. Jika dibandingkan dengan iPad Pro M4, kemampuan AI di iPad Pro M5 meningkat hingga 3,5 kali lipat. Selain itu, jika dibandingkan dengan versi M1, tablet terbaru dari Apple ini memiliki performa yang 5,6 kali lebih cepat.
"Didukung oleh Apple silicon generasi selanjutnya, iPad Pro baru menghadirkan pengalaman iPad paling canggih dan serbaguna yang pernah ada," ungkap John Ternus, Senior VP of Hardware Engineering Apple, dalam pernyataannya pada Jumat (17/10/2025).
Desain Super Tipis, Layar Ultra Retina XDR
iPad Pro M5 tersedia dalam dua ukuran layar, yaitu 11 inci dan 13 inci, dengan ketebalan bodi tablet hanya 5,3 mm dan 5,1 mm, menjadikannya sebagai perangkat paling tipis yang pernah diproduksi oleh Apple. Raksasa teknologi yang berpusat di Cupertino ini juga telah menyematkan teknologi Ultra Retina XDR OLED, yang diklaim dapat menawarkan tingkat kecerahan hingga 1600 nit serta dukungan ProMotion 120Hz. Konsumen juga memiliki opsi untuk memilih varian iPad Pro M5 dengan layar nano-texture yang dirancang untuk mengurangi pantulan.
Kinerja M5 Ngebut untuk AI dan Rendering 3D
Dengan menggunakan arsitektur GPU baru yang dilengkapi dengan Neural Accelerator di setiap core, Apple mengklaim bahwa tablet baru ini memiliki kemampuan rendering 3D yang 6,7 kali lebih cepat di Octane X dibandingkan dengan M1.
Selain itu, chip M5 juga mampu melakukan transcoding video 6 kali lebih cepat di Final Cut Pro, memproses gambar AI 4 kali lebih cepat di Draw Things, dan memperbesar video AI 3,7 kali lebih cepat di DaVinci Resolve. Apple juga telah merancang Neural Engine 16-core yang lebih efisien dalam penggunaan daya, menjadikan iPad ini sangat cocok untuk aplikasi AI on-device seperti fitur Apple Intelligence di iPadOS 26.
Kecepatan koneksi yang sangat tinggi didukung oleh chip C1X dan N1
Perusahaan telah melengkapi tablet terbarunya dengan modem C1X yang menjanjikan kecepatan data 5G hingga 50 persen lebih cepat dan efisiensi daya 30 persen lebih baik. Di sisi lain, chip N1 pada tablet ini membuatnya siap untuk mendukung Wi-Fi 7, Bluetooth 6, dan Thread, sehingga koneksi menjadi lebih stabil saat menggunakan AirDrop atau Hotspot pribadi.
iPad Pro M5 juga dipastikan mendukung tampilan Liquid Glass interaktif serta sistem multitasking yang lebih intuitif. Selain itu, Apple telah menghadirkan aplikasi Pratinjau ke iPad, memudahkan pengguna dalam mengedit PDF dan menandai dokumen menggunakan Apple Pencil. Fitur Apple Intelligence di iPadOS 26 menawarkan terjemahan langsung di FaceTime, aksi pintar di Pintasan, dan pengelolaan pengingat secara otomatis.
Harga iPad Pro M5
iPad Pro M5 akan segera diluncurkan di Indonesia dengan pilihan kapasitas mulai dari 256GB hingga 2TB, serta pilihan warna perak dan hitam angkasa. Tidak hanya itu, perusahaan juga memperkenalkan Magic Keyboard baru yang dilengkapi dengan baris fungsi dan sandaran aluminium, serta Apple Pencil Pro dengan fitur sentuhan dan putaran yang inovatif. Saat ini, iPad Pro M5 telah tersedia untuk pemesanan di 30 negara dan akan mulai dijual pada 15 Oktober 2025.
- iPad Pro M5 11 inciWi-Fi - USD 999 (sekitar Rp 15,5 juta)
- Wi-Fi + Cellular - USD 1,199 (sekitar Rp 18,6 juta)
- iPad Pro M5 13 inciWi-Fi - USD 1,299 (sekitar Rp 20,2 juta)
- Wi-Fi + Cellular - USD 1,499 (sekitar Rp 23,3 juta)
Chip M5 menjadi otak terbaru Apple yang akan meningkatkan performa AI pada MacBook dan iPad Pro
Apple baru saja meluncurkan chip terbarunya, M5, yang diharapkan dapat meningkatkan performa kecerdasan buatan (AI) pada perangkat MacBook Pro, iPad Pro, dan Vision Pro. Chip ini dibangun dengan teknologi fabrikasi 3 nanometer generasi ketiga dan dilengkapi dengan arsitektur GPU 10-core terbaru yang memiliki Neural Accelerator di setiap core-nya.
Perusahaan yang berpusat di Cupertino ini menyatakan bahwa kombinasi dari teknologi tersebut mampu memberikan peningkatan performa AI hingga empat kali lipat dibandingkan dengan chip M4, serta meningkatkan kecepatan grafis hingga 45 persen.
"M5 mengawali lompatan besar berikutnya dalam performa AI untuk Apple silicon. Dengan diperkenalkannya Neural Accelerators di GPU, M5 menghadirkan dorongan besar untuk beban kerja AI," ujar Johny Srouji, Senior Vice President of Hardware Technologies Apple, seperti yang dikutip dari situs resmi perusahaan pada Rabu (15/10/2025).
Dia juga menambahkan, "Dikombinasikan dengan peningkatan besar dalam performa grafis, core CPU tercepat di dunia, Neural Engine yang lebih cepat, dan bahkan bandwidth memori terintegrasi yang semakin besar, M5 membawa performa serta kapabilitas luar biasa ke MacBook Pro, iPad Pro, dan Apple Vision Pro." Dengan inovasi ini, Apple berkomitmen untuk terus mendorong batasan teknologi dan memberikan pengalaman terbaik kepada penggunanya.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382196/original/023010400_1760539472-Apple-M5-01.jpg)
Perbaikan pada Setiap Aspek
Apple telah secara resmi memperkenalkan chip M5 pada hari Rabu, 15 Oktober 2025.
Chip ini dilengkapi dengan CPU 10-core yang terdiri dari empat core untuk performa tinggi dan enam core untuk efisiensi, yang menghasilkan kinerja multithread yang 15 persen lebih cepat dibandingkan dengan chip M4. Selain itu, Neural Engine yang memiliki 16-core kini beroperasi dengan kecepatan dan efisiensi yang lebih baik, mendukung berbagai fitur berbasis kecerdasan buatan seperti Apple Intelligence dan Persona yang ada di Apple Vision Pro.
Untuk memenuhi kebutuhan pengguna kreatif, Apple juga telah meningkatkan bandwidth memori hingga 153GB/detik, yang menunjukkan peningkatan hampir 30 persen dibandingkan dengan M4.
Dengan spesifikasi ini, perangkat terbaru seperti MacBook Pro dan iPad Pro dapat menangani model AI yang lebih besar serta menjalankan aplikasi berat seperti Final Cut Pro dan Adobe Photoshop secara bersamaan tanpa mengalami kendala. Hal ini menunjukkan komitmen Apple untuk terus menghadirkan inovasi yang mendukung produktivitas dan kreativitas penggunanya.