BPS
-
Ekonomi •BPS Bongkar Cara Mengubah Data DesilKepala BPS Jambi menjelaskan pentingnya pembaruan data desil dan cara masyarakat dapat mengajukan sanggahan jika menemukan kejanggalan.
-
Ekonomi •Penjelasan BPS soal Beda Data Garis Kemiskinan RI dengan Bank DuniaAngka yang disampaikan Bank Dunia tidak dihitung berdasarkan garis kemiskinan nasional Indonesia.
-
Ekonomi •BPS Ungkap Penyebab Harga Beras Naik di Agustus 2026BPS mencatat inflasi beras pada Agustus 2026 di level eceran dan grosir. Penurunan potensi panen hingga distribusi disebut berperan. Rinciannya di sini.
-
News •Begini Cara Mengajukan Keberatan Desil Tak Sesuai Kondisi EkonomiBPS membuka peluang koreksi Desil DTSEN bagi warga yang merasa tak sesuai. Pengajuan lewat Cek Bansos Kemensos, diverifikasi hingga 3 bulan. Ini penjelasannya.
-
Ekonomi •Upah Minimum Masuk Desil 6-10, KSPI: NgawurPresiden KSPI Said Iqbal menilai metode penghitungan desil kesejahteraan oleh BPS tidak akurat dan tidak mencerminkan kondisi riil buruh bergaji upah minimum.
-
Ekonomi •Purbaya Siapkan Rp7 Triliun untuk Benahi Data Desil DTSENPurbaya menambah dana hampir Rp 7 triliun untuk BPS guna membenahi DTSEN dan Sensus Ekonomi. Rencana pembatasan Pertalite bertumpu pada data desil.
-
Ekonomi •Bukan Soal Gaji, Ini Cara Sebenarnya BPS Tentukan DesilBPS beberkan rahasia penentuan Desil dan cara resmi ajukan sanggahan data.
-
Ekonomi •Data BPS: 18,01 Juta Keluarga Tinggal di Rumah Tak Layak HuniBPS: 18,01 juta keluarga masih huni rumah tak layak, turun dari 2025. Di sisi lain, backlog 1 tercatat 9,29 juta rumah tangga. Ini penjelasan Amalia.
-
Ekonomi •SNLIK 2026 Dirilis, Literasi Keuangan RI Capai 69,57%Hasil SNLIK 2026 juga menjadi dasar untuk memperluas program literasi berbasis karakteristik masyarakat.
-
Ekonomi •Wisman Datang ke Indonesia Kian Banyak dan Belanjanya Meningkat di Semester I 2026Kinerja pariwisata Semester I 2026 dinilai solid. BPS mencatat kenaikan kunjungan dan belanja wisman, disertai okupansi hotel yang lebih tinggi.
-
Ekonomi •Celios: Program Padat Karya Krusial Dorong Ekonomi dan Atasi Ketimpangan di DesaCenter of Economic and Law Studies (Celios) menegaskan pentingnya program padat karya dalam menggerakkan ekonomi dan membuka lapangan kerja hingga ke tingkat desa, meski pelaksanaannya sempat berkurang signifikan.
-
Ekonomi •BPS Tegaskan Data Sensus Ekonomi Aman dan Bukan untuk PajakRegulasi mengenai statistik sangat ketat menjaga kerahasiaan data warga. Bahkan, ada sanksi hukum yang tegas bagi siapa saja yang berani membocorkannya.
-
Ekonomi •Serapan Tenaga Kerja Naik 522 Ribu Orang, Tingkat Pengangguran Terbuka RI Turun per Mei 2026Jumlah penduduk yang bekerja mencapai 148,19 juta orang atau meningkat 522 ribu orang dibandingkan Februari 2026.
-
Ekonomi •BPS: Jumlah Pekerja Informal Turun Pada Mei 2026Pekerja informal adalah orang yang berusaha sendiri, berusaha dibantu buruh tidak tetap/pekerja keluarga/tidak dibayar, pekerja bebas, dan pekerja keluarga/tidak dibayar.
-
Ekonomi •BPS Catat Penduduk Miskin RI Turun, Jumlahnya 22,93 Juta OrangBPS juga mencatat garis kemiskinan nasional pada Maret 2026 mencapai Rp669.235 per kapita per bulan.
-
Ekonomi •Data BPS: 7,22 Juta Orang Masih MenganggurTPT pada bulan Mei 2026 sebesar 4,65 persen tersebut menggambarkan bahwa sekitar 5 dari 100 orang angkatan kerja merupakan pengangguran.
-
Ekonomi •Data BPS: Harga Beras Masih Terus NaikDeputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono mengatakan tren kenaikan tersebut telah berlangsung sejak Februari 2026.
-
Ekonomi •BPS: Turis Asing Menginap 10 Malam di RI, Ini Pos Pengeluaran TerbesarBPS mencatat turis asing rata-rata tinggal 10,30 malam dengan belanja US$1.285 per kunjungan. Pos apa yang paling besar? Simak temuan terbaru.
-
Ekonomi •Data BPS: Neraca Perdagangan RI Januari-Juni 2026 Surplus USD 3,58 MiliarAteng merinci bahwa surplus sepanjang semester pertama tahun 2026 terutama ditopang oleh surplus pada komoditas nonmigas sebesar USD 19,35 miliar.
-
Ekonomi •Indonesia Deflasi 0,14 Persen di Juli 2026, Ini Pendorong UtamanyaBPS mencatat deflasi 0,14% pada Juli 2026. Komponen harga bergejolak jadi penekan utama, sementara transportasi dan pendidikan masih naik.