Setiap orang memiliki gaya bersin yang berbeda-beda, ini penyebabnya.
Advertisement
Suara bersin bisa menjadi salah satu ciri khas suara pada seseorang. Sejumlah orang memiliki gaya bersin yang sangat khas dan bisa dikenali orang lain.
"Bersin merupakan refleks yang sangat kuat untuk membersihkan saluran pernapasan atas dan sering terjadi secara spontan dan tidak disengaja sehingga tidak bisa kita kontrol,"
terang Erich Voigt, otolaryngologis di NYU Langone Medical Center, dilansir dari Refinery29.
"Bersin sama seperti tertawa," kata Dr Alan Hirsch dari Smell and Taste Treatment and Research Foundation, dilansir dari NBC News.
Advertisement
Dr. Hirsch menyebut bahwa sebagian orang tertawa sangat keras dan yang lain pelan. Jadi bersin pada dasarnya sama seperti sifat tertawa yang berbeda-beda pada setiap orang.
Suara bersin yang keras pada seseorang tidak secara langsung mengindikasikan bahwa orang tersebut memiliki suara yang keras secara umum. Suara bersin diproduksi melalui kontraksi otot-otot pernapasan dan mengeluarkan udara dengan cepat melalui saluran pernapasan.
Advertisement
Selama ini memang belum ada penelitian yang menganalisis jenis-jenis bersin yang dialami manusia dan apa artinya. Namun Dr Hirsch percaya jika cara bersin sebenarnya sedikit menggambarkan perilaku seseorang.
Terkait perbedaan cara bersin ini, terdapat beberapa hal yang menyebabkan munculnya perbedaan ini:
Advertisement
Anatomi dan Fisiologi
Anatomi individu yang unik, termasuk struktur hidung, tenggorokan, dan saluran pernapasan, dapat mempengaruhi suara bersin. Misalnya, orang dengan hidung yang lebih sempit atau saluran pernapasan yang lebih lebar mungkin menghasilkan suara bersin yang berbeda.
Advertisement
Kekuatan dan Kelancaran Udara
Kecepatan dan kelancaran udara yang keluar selama bersin juga dapat memengaruhi suara yang dihasilkan. Jika udara dikeluarkan dengan cepat dan kuat, bersin mungkin terdengar lebih keras atau lebih keras. Sebaliknya, jika aliran udara lebih lembut dan perlahan, suara bersin mungkin terdengar lebih lembut.
Advertisement
Tekanan di Saluran Pernapasan
Tekanan yang dihasilkan oleh perubahan cepat dalam saluran pernapasan saat bersin juga dapat mempengaruhi suara bersin. Perbedaan tekanan di dalam hidung, tenggorokan, dan saluran pernapasan dapat menghasilkan variasi dalam suara bersin.
Advertisement
Reaksi Tubuh Terhadap Bersin
Reaksi individu terhadap bersin juga dapat mempengaruhi suara yang dihasilkan. Beberapa orang mungkin cenderung mengeluarkan suara yang lebih keras atau lebih vokal saat bersin, sementara orang lain mungkin bersin dengan suara yang lebih lembut atau hampir tanpa suara.
Advertisement
Kekuatan Kontraksi Otot
Bersin melibatkan kontraksi otot-otot pernapasan dan diafragma yang kuat untuk mengeluarkan udara dengan cepat melalui saluran pernapasan. Beberapa orang mungkin memiliki otot-otot pernapasan yang lebih kuat atau lebih responsif, yang dapat menghasilkan suara bersin yang lebih keras.
Advertisement
Reaksi Instingtif
Suara bersin yang keras juga bisa menjadi reaksi alami dari tubuh. Beberapa orang mungkin cenderung secara refleks mengeluarkan suara bersin yang kuat karena kecepatan dan volume udara yang dikeluarkan.
Advertisement
Kebiasaan atau Kondisi yang Mendasari
Beberapa orang mungkin memiliki kebiasaan tertentu atau kondisi medis yang mempengaruhi suara bersin mereka. Sebagai contoh, individu dengan alergi, sinusitis, atau pernapasan yang terganggu dapat mengalami suara bersin yang lebih keras karena adanya peradangan atau sumbatan di saluran pernapasan.
Perlu diingat bahwa suara bersin yang berbeda adalah hal yang normal dan merupakan variasi alami dari individu ke individu. Tidak ada suara bersin yang benar atau salah, kecuali jika suara bersin disertai dengan gejala atau masalah kesehatan lain yang perlu dievaluasi oleh dokter.