Umrah Bukan Cuma Soal Manasik, Ini Persiapan Kesehatan Perlu Diperhatikan

Ada satu hal yang tak kalah penting dan kerap terlewat, memastikan kondisi kesehatan sebelum berangkat.

Muhamad Agil Aliansyah
Oleh Muhamad Agil Aliansyah - Reporter
Umrah Bukan Cuma Soal Manasik, Ini Persiapan Kesehatan Perlu Diperhatikan
<p>Umat Muslim melaksanakan Tawaf mengelilingi Kakbah di Masjidil Haram, Makkah, Kamis (27/2/2020). Suasana Masjidil Haram berjalan normal pascapengumuman Pemerintah Arab Saudi melarang sementara jemaah umrah ke Tanah Suci terkait pencegahan penyebaran virus korona. (Abdulghani BASHEER/AFP)</p>

Bagi calon jemaah umrah, persiapan biasanya identik dengan paspor, visa, koper, perlengkapan ibadah, hingga manasik. Namun, ada satu hal yang tak kalah penting dan kerap terlewat, memastikan kondisi kesehatan sebelum berangkat.

Kesehatan menjadi bagian penting dalam persiapan umrah karena aktivitas ibadah di Tanah Suci membutuhkan stamina. Jemaah juga akan menghadapi perubahan cuaca, perjalanan panjang, serta aktivitas fisik seperti berjalan kaki dalam jarak yang cukup jauh. Kondisi tersebut bisa menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi jemaah lanjut usia atau mereka yang memiliki kondisi kesehatan tertentu.

Lantas, apa saja yang perlu dipersiapkan agar kondisi tubuh lebih siap sebelum berangkat umrah?

pengecekan kesehatan sebelum umrah.
pengecekan kesehatan sebelum umrah.

Mengapa kondisi kesehatan perlu diperiksa sebelum umrah?

Direktur Utama Ventour, Annissa Zulfida Umasugi, mengatakan perjalanan umrah yang nyaman bukan sekadar memastikan jemaah tiba di Tanah Suci. Menurut dia, kondisi kesehatan perlu diperhatikan sejak sebelum keberangkatan agar jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lebih tenang dan gangguan kesehatan yang sebenarnya dapat dicegah bisa diminimalkan.

Karena itu, pemeriksaan kesehatan sebelum keberangkatan dapat menjadi salah satu langkah untuk mengetahui kondisi tubuh sekaligus menentukan persiapan yang diperlukan masing-masing jemaah.

Hospital Director RSU Bunda Margonda, dr. Mira Puspitasari, MARS, FISQua, juga menekankan pentingnya jemaah mengenali kondisi tubuhnya sendiri. Selain mengetahui kondisi kesehatan sebelum berangkat, jemaah perlu memahami langkah yang harus dilakukan apabila mengalami keluhan kesehatan selama perjalanan.

 

Apa saja yang perlu disiapkan?

Salah satu bentuk persiapan adalah melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum keberangkatan. Melalui kerja sama Ventour dengan RSU Bunda Margonda, jemaah mendapatkan akses sejumlah layanan kesehatan dengan harga khusus.

Layanan tersebut meliputi Vaksinasi meningitis dan polio, Medical Check Up (MCU) lengkap, Booster vitamin C dan multivitamin, Diskon 10 persen untuk konsultasi dokter setelah umrah.

Kerja sama ini diresmikan pada Jumat 28 Agustus 2026. RSU Bunda Margonda sendiri merupakan bagian dari Bundamedik Healthcare System (BMHS). Dengan adanya layanan tersebut, persiapan kesehatan jemaah tidak hanya dilakukan ketika muncul keluhan, tetapi dapat dimulai sejak sebelum keberangkatan.

Bukan hanya jemaah, Tour Leader juga dibekali pengetahuan medis. Persiapan kesehatan juga menyasar tim yang mendampingi jemaah selama perjalanan.

RSU Bunda Margonda memberikan pembekalan medis kepada konsultan dan Tour Leader Ventour. Tujuannya agar tim pendamping memiliki pengetahuan dasar untuk menghadapi kondisi medis yang mungkin terjadi di lapangan.

Sebagai langkah awal, para Tour Leader mengikuti pelatihan Basic Life Support & First Aid pada 28 Agustus 2026. Pelatihan tersebut memberikan bekal mengenai bantuan hidup dasar dan pertolongan pertama ketika terjadi situasi darurat medis.

Pembekalan ini penting karena Tour Leader merupakan salah satu pihak yang berada dekat dengan jemaah selama perjalanan dan dapat menjadi orang pertama yang memberikan bantuan ketika terjadi kondisi darurat.

 

Bagaimana jemaah mendapatkan informasi kesehatan?

Persiapan kesehatan tidak hanya dilakukan melalui pemeriksaan di rumah sakit. Ventour juga melibatkan dokter-dokter spesialis dari RSU Bunda Margonda untuk memberikan edukasi kesehatan melalui media sosial.

Materi edukasi tersebut diharapkan membantu calon jemaah memahami berbagai hal terkait kesehatan sebelum dan selama menjalankan ibadah umrah.

Annissa mengatakan setiap jemaah memiliki kondisi kesehatan yang berbeda. Karena itu, informasi yang tepat diharapkan dapat membantu jemaah mempersiapkan diri dengan lebih matang.

 

Jadi, apa yang perlu diperhatikan sebelum berangkat?

Persiapan umrah idealnya tidak berhenti pada kelengkapan dokumen dan perlengkapan ibadah. Kondisi fisik juga perlu menjadi bagian dari daftar persiapan.

Mulai dari mengenali kondisi kesehatan, melakukan pemeriksaan yang diperlukan, memastikan vaksinasi, hingga memahami langkah pertolongan pertama dapat membantu jemaah menghadapi perjalanan dengan lebih siap.

Melalui kerja sama Ventour dan RSU Bunda Margonda, persiapan kesehatan jemaah diarahkan menjadi rangkaian yang lebih menyeluruh, mulai dari pemeriksaan dan vaksinasi sebelum berangkat, edukasi kesehatan, pembekalan Tour Leader, hingga konsultasi setelah kembali dari Tanah Suci.

 

Rekomendasi