Aziz Syamsuddin siap maju jadi calon ketum Golkar di munaslub

"Sebagai kader Golkar Insya Allah saya siap," kata Aziz.

Rizky Andwika
Oleh Rizky Andwika - Reporter
Aziz Syamsuddin siap maju jadi calon ketum Golkar di munaslub
Aziz Syamsuddin. ©dpr.go.id

Wakil Ketua Umum Partai Golkar kubu Agung Laksono, Yorrys Raweyai dan Wakil Ketua Umum Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie (Ical), Nurdin Halid menggalang agar partainya menggelar Musyawarah Nasional Luarbiasa (Munaslub) sebelum gelaran Pilkada serentak 9 Desember mendatang. Munaslub tersebut bertujuan agar Golkar memiliki Ketua Umum baru untuk mempersatukan dualisme kepengurusan antara Agung dan Ical. Semangat munaslub digalang untuk melahirkan Golkar yang dipimpin oleh kader muda di luar Agung dan Ical.Waketum Golkar kubu Ical, Aziz Syamsuddin salah satu nama yang digadang jadi calon ketua umum. Aziz pun mengaku siap jika benar dicalonkan menjadi orang nomor satu di partai pohon beringin itu."Insya Allah saya siap. Sebagai kader Golkar Insya Allah saya siap," kata Aziz di Gedung DPR, Jakarta, Senin (21/9). Meski sudah menyatakan kesiapannya, Aziz tak mau berkomentar lebih jauh apakah menyetujui atau menolak Munaslub diselenggarakan dalam waktu dekat. Dia lebih memilih menunggu terlebih dahulu keputusan inkracht dari Mahkamah Agung (MA) atas sengketa yang terjadi di partainya. "Kalau Munaslub ya harus nunggu putusan inkracht dari MA dulu," ucapnya. Sebelumnya, Politikus Golkar Mahyuddin menyambut baik wacana lahirnya Golkar baru jelang pilkada serentak. Dia mendesak agar Golkar baru dipimpin oleh kader muda di luar Aburizal Bakrie (Ical) dan Agung Laksono.Mahyuddin mengatakan, Golkar saat ini membutuhkan regenerasi kepemimpinan. Menurut dia, banyak kader potensial yang mampu memimpin Golkar sukses ke depan."Kader Golkar banyak, perlu ada regenerasi pemimpin, seperti Setya Novanto, Priyo Budi Santoso, Airlangga Hartarto, Aziz Syamsuddin, Ade Komaruddin, termasuk saya. Kalau senior memikirkan penyegaran organisasi berikut penguatan pemilu," kata Mahyuddin di Gedung DPR, Jakarta, Senin (14/9).Mahyuddin mengatakan, partai memang sudah seharusnya melakukan regenerasi sesuai dengan perkembangan zaman. Karena itu, dia mendesak agar Munaslub digelar sebelum Pilkada serentak 9 Desember nanti untuk memunculkan Golkar dengan format baru. Mahyuddin menjelaskan, memang mau tidak mau Golkar harus kembali solid untuk menghadapi pilkada dan Pemilu 2019 nanti. "Kita ingin bisa menang dalam pemilu depan. Mengingat sudah beberapa kali Golkar mendapatkan suara yang besar dalam pemilu," terang dia.

Rekomendasi