Warga Depok Terseret Arus di Pantai Kayakas, Tim SAR Terus Lakukan Pencarian
Seorang warga Depok terseret arus saat berenang di Pantai Kayakas Pulo Manuk, Lebak, Banten. Tim SAR gabungan masih berupaya menemukan korban Dendi Darmawan hingga malam hari.
Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) tengah gencar melakukan pencarian terhadap seorang warga Depok, Jawa Barat, yang dilaporkan terseret arus laut. Insiden nahas ini terjadi saat korban berenang di Pantai Kayakas Pulo Manuk, Desa Darmasari, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten, pada Selasa (24/3) sore.
Korban diketahui bernama Dendi Darmawan (22), berasal dari Kampung Cilangkap, RT 03/14, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos, Kota Depok. Hingga berita ini diturunkan, Dendi masih dalam upaya pencarian oleh tim SAR gabungan.
Kasubsi Siaga dan Operasi Badan SAR Nasional (Basarnas) Banten, Rizky Dwianto, menyatakan bahwa tim rescue telah dikerahkan untuk menyisir area sekitar lokasi kejadian. Pihaknya berharap korban dapat segera ditemukan dalam operasi pencarian yang terus berlangsung.
Kronologi Insiden di Pantai Kayakas
Insiden bermula sekitar pukul 16.45 WIB ketika Dendi Darmawan bersama dua rekannya, Afis (19) dan Dwi (23), berenang di Pantai Kayakas Pulo Manuk. Mereka mencoba mengejar bola yang terbawa arus ke tengah laut.
Namun, saat berada di tengah laut, Dendi diduga mengalami kelelahan dan tidak mampu melawan kuatnya arus. Afis, salah satu teman korban, sempat berupaya menolong Dendi.
Sayangnya, karena kondisi korban yang cukup berat dan arus yang semakin kuat, upaya penyelamatan oleh Afis tidak berhasil. Afis akhirnya berhasil kembali ke daratan dengan bantuan perahu nelayan, sementara Dwi berhasil lebih dahulu mencapai tepi pantai dalam kondisi selamat.
Upaya Pencarian Intensif dan Peringatan Keselamatan
Basarnas Banten menerima laporan kejadian ini pada pukul 18.52 WIB dari Jhon, anggota Madur Rescue. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue dari Unit Siaga SAR Lebak segera diberangkatkan menuju lokasi pada pukul 19.15 WIB.
Tim SAR melakukan pencarian korban dengan menggunakan rescue car dan peralatan SAR air yang lengkap. Unsur potensi SAR bersama nelayan setempat terus berkolaborasi melakukan upaya pencarian di sekitar lokasi kejadian.
Rizky Dwianto mengimbau para wisatawan agar selalu mematuhi aturan yang telah ditetapkan oleh pengelola destinasi wisata. Ia menekankan pentingnya untuk tidak berenang melebihi batas bendera merah, mengingat area tersebut rawan kecelakaan laut.
Sumber: AntaraNews