Tim SAR gabungan melancarkan operasi pencarian intensif terhadap seorang warga Jakarta yang dilaporkan terseret ombak di Pantai Goa Langir Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten. Insiden nahas ini terjadi pada Sabtu pagi, 17 Januari, saat korban bersama dua rekannya sedang berenang di area pantai tersebut.
Korban diketahui bernama Salman Abdul Latif, berusia 20 tahun, dan merupakan penduduk Cipinang Asem RT 14/04, Kebon Pala, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur. Dua rekan Salman berhasil menyelamatkan diri dari gulungan ombak, namun Salman tak mampu melawan derasnya arus dan menghilang di tengah laut.
Kepala Kantor SAR Banten, Al Amrad, mengonfirmasi kejadian tersebut dan menyatakan bahwa tim gabungan telah dikerahkan segera setelah menerima laporan. Pencarian telah berlangsung sepanjang hari Sabtu, namun kondisi ombak yang tinggi menjadi tantangan signifikan bagi petugas di lapangan.
Advertisement
Advertisement
Peristiwa tragis ini bermula ketika tiga wisatawan asal Jakarta menikmati suasana Pantai Goa Langir Sawarna pada Sabtu pagi. Mereka memutuskan untuk berenang di perairan pantai yang dikenal dengan keindahan alamnya. Namun, kondisi arus laut saat itu ternyata lebih kuat dari perkiraan.
Ketiga wisatawan tersebut tiba-tiba terseret arus ombak yang kuat. Dalam kepanikan, dua orang di antaranya berhasil berjuang keras untuk mencapai tepi pantai dan menyelamatkan diri. Sayangnya, Salman Abdul Latif tidak seberuntung rekan-rekannya dan terus terbawa arus menjauh dari daratan.
Melihat rekannya menghilang, kedua saksi mata segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang. Laporan cepat ini memicu respons sigap dari Tim SAR gabungan untuk segera memulai operasi pencarian di sekitar lokasi kejadian.
Advertisement
Advertisement
Tim SAR gabungan yang terdiri dari personel Kantor SAR Banten, BPBD Lebak, Polri, TNI, Balawista, Nelayan setempat, relawan, dan masyarakat telah bahu-membahu melakukan penyisiran. Mereka berupaya maksimal untuk menemukan Salman Abdul Latif yang terseret ombak di Pantai Sawarna.
Meskipun demikian, hingga Sabtu malam, korban belum juga ditemukan. Kondisi ombak yang cukup tinggi menjadi hambatan utama dalam upaya pencarian ini, mengurangi visibilitas dan mempersulit manuver perahu karet serta personel di air.
Al Amrad menekankan pentingnya kewaspadaan bagi masyarakat dan wisatawan yang beraktivitas di wilayah pantai. “Kami mengimbau masyarakat dan wisatawan agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di wilayah pantai, terutama pada kondisi ombak dan arus laut yang berpotensi membahayakan keselamatan,” ujarnya.
Advertisement
Ia juga menambahkan bahwa operasi pencarian akan dilanjutkan pada Minggu pagi jika korban belum berhasil ditemukan pada Sabtu malam. Komitmen tim gabungan untuk menemukan Salman Abdul Latif tetap tinggi meskipun menghadapi kondisi cuaca yang menantang.
Sumber: AntaraNews