Wamen PU Pastikan Kesiapan Layanan Tol Japek Lebaran di KM 57
Wakil Menteri Pekerjaan Umum (Wamen PU) Diana Kusumastuti meninjau Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek (Japek) untuk memastikan Kesiapan Layanan Tol Japek Lebaran dan infrastruktur guna menjamin kelancaran arus mudik.
Wakil Menteri Pekerjaan Umum (Wamen PU) Diana Kusumastuti melakukan peninjauan langsung ke Rest Area KM 57 Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) pada Selasa, 17 Maret 2026. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan layanan jalan tol serta kondisi infrastruktur yang akan digunakan oleh para pemudik. Pemeriksaan detail dilakukan untuk menjamin keamanan dan kenyamanan perjalanan masyarakat selama periode Lebaran.
Dalam peninjauan tersebut, Wamen PU memastikan bahwa seluruh perbaikan jalan rusak di sepanjang ruas tol telah diselesaikan sesuai target yang ditetapkan. Target penyelesaian ini adalah sebelum H-10 Lebaran, sebuah langkah krusial untuk mendukung kelancaran dan keselamatan para pemudik yang akan melintasi jalur ini. Kesiapan infrastruktur menjadi prioritas utama pemerintah dalam menyambut arus mudik.
Meskipun pekerjaan perbaikan besar telah rampung, Wamen PU Diana Kusumastuti menegaskan bahwa pemeliharaan ringan akan tetap dilakukan secara berkala. Hal ini mencakup penutupan lubang-lubang kecil yang mungkin masih ditemukan di beberapa titik jalan. Upaya berkelanjutan ini bertujuan untuk menjaga kualitas perkerasan jalan tetap optimal dan aman bagi pengguna jalan.
Infrastruktur Jalan Tol Japek Dipastikan Prima untuk Arus Mudik
Kesiapan infrastruktur jalan tol menjadi fokus utama dalam menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat menjelang Lebaran. Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Diana Kusumastuti, secara langsung memverifikasi bahwa perbaikan jalan rusak di Tol Japek telah selesai tepat waktu. Hal ini merupakan bagian integral dari upaya pemerintah untuk memastikan perjalanan mudik berlangsung aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.
Dalam kegiatan peninjauan ini, Wamen PU didampingi oleh Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional DKI Jakarta–Jawa Barat, Direktorat Jenderal Bina Marga Rina Kumala Sari, serta perwakilan dari Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT). Turut hadir pula Direktur Layanan Operasi PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Yaya Ruhiya dan Direktur Operasional PT Jasamarga Transjawa Tol Pratomo Bimawan Putra. Kehadiran berbagai pihak terkait menunjukkan koordinasi yang solid dalam persiapan arus mudik.
Direktur Operasional PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) Pratomo Bimawan Putra menyampaikan komitmen perusahaannya terhadap pemeliharaan jalan. “Sebagai bagian dari upaya menjaga kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, JTT menyiagakan 35 tim patching yang tersebar di seluruh ruas Jalan Tol Trans Jawa yang dikelola perusahaan,” katanya. Tim-tim ini bertugas melakukan penanganan cepat terhadap potensi kerusakan perkerasan jalan, memastikan kondisi jalan tetap terjaga dan aman dilalui.
PT Jasamarga Transjawa Tol secara konsisten melakukan upaya preservasi jalan tol melalui program pemeliharaan rutin. Ini merupakan langkah proaktif guna menjaga kualitas perkerasan jalan tetap dalam kondisi optimal. Dengan demikian, risiko kecelakaan akibat kondisi jalan yang buruk dapat diminimalisir, mendukung kelancaran arus lalu lintas selama periode puncak mudik Lebaran.
Peningkatan Layanan Rest Area dan Optimalisasi Operasional Tol
Selain memastikan kondisi jalan tol tetap prima, PT Jasamarga Trans Jawa Tol (JTT) juga terus meningkatkan kualitas layanan di area rehat atau rest area. Fasilitas pendukung perjalanan ini sangat penting, khususnya selama periode mudik Lebaran, untuk memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan yang membutuhkan istirahat. Peningkatan layanan ini mencakup berbagai aspek vital.
Peningkatan kualitas layanan di rest area meliputi pengelolaan kapasitas parkir yang lebih efisien untuk menampung volume kendaraan yang meningkat. Selain itu, kebersihan dan kenyamanan fasilitas umum seperti toilet dan mushola juga menjadi perhatian utama. Optimalisasi layanan bagi pengguna jalan yang beristirahat di area rehat dilakukan untuk memberikan pengalaman yang lebih baik.
Pratomo Bimawan Putra menambahkan bahwa langkah preservasi infrastruktur serta peningkatan layanan area rehat menjadi bagian penting dari kesiapan operasional JTT. Ini merupakan respons terhadap antisipasi peningkatan mobilitas masyarakat pada periode Ramadhan hingga Idul Fitri. Kesiapan ini mencerminkan dedikasi JTT dalam melayani masyarakat.
JTT juga terus memperkuat kesiapan layanan operasional melalui optimalisasi layanan transaksi di gerbang tol. Koordinasi intensif dengan para pemangku kepentingan juga dilakukan secara berkelanjutan. Tujuannya adalah untuk memastikan perjalanan pengguna jalan di ruas Trans Jawa berlangsung aman, nyaman, dan lancar, dari awal hingga akhir perjalanan mudik.
Sumber: AntaraNews