Upaya Polri Tingkatkan Kemampuan Kepemimpinan Para Anggota
Diharapkan kegiatan ini memberikan pengalaman yang dapat memperkaya wawasan dan kemampuan manajerial.
Sekolah Staf dan Pimpinan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri (Sespim Lemdiklat Polri) kembali mengadakan kegiatan yang bertujuan untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan bagi peserta didik di Polres Metro Jakarta Timur. Kegiatan ini diikuti oleh 13 peserta didik dari Sespimmen Polri Dikreg Ke-65 T.A. 2025 yang antusias dalam mengikuti rangkaian acara tersebut.
Kegiatan ini bertujuan melatih para peserta didik untuk menjadi pemimpin yang mampu mengelola organisasi dengan lebih efektif dan efisien. Dalam kesempatan ini, Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Nicolas Ary Lilipaly, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini memberikan pengalaman yang dapat memperkaya wawasan dan kemampuan manajerial para peserta didik.
Pendamping dari Lemdiklat Sespimmen Polri, Kombes Pol. Utoro Saputro, menjelaskan bahwa program Management Course Level III yang dilaksanakan merupakan bagian dari upaya membentuk pemimpin yang siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan. Tujuannya adalah mempersiapkan para peserta menjadi senior manager yang mampu meningkatkan efektivitas organisasi dan berkontribusi pada kemajuan Polri.
"Salah satu tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk menyiapkan para peserta didik menjadi senior manager yang memiliki kemampuan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi organisasi, serta mampu memberikan kontribusi positif terhadap kemajuan Polri dan bangsa," ujar Nicolas.
Diskusi Strategi Ketahanan Pangan
Salah satu momen penting dalam kegiatan ini adalah diskusi tentang strategi Polres Metro Jakarta Timur dalam mendukung program ketahanan pangan untuk Indonesia Emas 2045. Kompol Muhamad Eko Prahutomo Barmula, Ketua Kelompok Latihan, mengungkapkan rasa terima kasih atas kesempatan untuk belajar langsung dari para pemimpin di Polres Metro Jakarta Timur.
Menurut Kompol Eko, diskusi mengenai ketahanan pangan sangat relevan dengan tema yang sedang mereka pelajari, dan mereka berharap dapat mengaplikasikan pengetahuan tersebut untuk memahami dinamika yang terjadi di masyarakat serta bagaimana meresponsnya dengan pendekatan yang inovatif.
Diskusi juga mencakup pembahasan berbagai aspek manajerial dalam pengelolaan organisasi kepolisian, termasuk penerapan program-program pemerintah baik di tingkat lokal maupun nasional. Kegiatan ini mengajarkan pentingnya kolaborasi antar lembaga serta penerapan inovasi dalam mengelola organisasi.
Seluruh peserta didik semakin menyadari bahwa untuk menghadapi perubahan yang cepat di masyarakat, mereka perlu lebih adaptif, inovatif, dan mampu bekerja sama dengan berbagai pihak terkait.