Terbongkar Dugaan Pungli Skripsi Rp20 Juta Siswa Lemdikpol, Mantan Jaksa Buka-bukaan Depan Jenderal Polri

Eks Jaksa Agung bongkar dugaan pungli di hadapan petinggi Lemdiklat Polri.

Khulafa Pinta Winastya
Oleh Khulafa Pinta Winastya - Reporter
Terbongkar Dugaan Pungli Skripsi Rp20 Juta Siswa Lemdikpol, Mantan Jaksa Buka-bukaan Depan Jenderal Polri
Eks Jaksa (Youtube/MerdekaDotCom)

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Golkar Mangihut Sinaga buka-bukaan soal dugaan pungli di Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Lemdiklat Polri) di hadapan jenderal polisi.

Hal tersebut disampaikan oleh mantan Jaksa Kejaksaan Agung itu pada saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama jajaran perwira tinggi Polri di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin 26 Mei 2025.

Mangihut mengingatkan Kepala Lemdiklat Polri Komjen Chryshnanda Dwilaksana terkait temuan Indonesia Police Watch (IPW). Salah satunya terkait banyaknya iuran yang harus dibayar oleh siswa selama menjalani pendidikan.

Eks Jaksa Agung
Eks Jaksa Agung Youtube/MerdekaDotCom

"Kita mengingat pada bulan Agustus 2024, IPW mendapat laporan dan bahkan sudah diperiksa ada tangkapan uang, adanya permintaan-permintaan uang dari para siswa di setiap Diklat. Ada iuran menembak, ada iuran judo, banyak iuran-iuran ini," ungkap Mangihut dikutip dari Youtube MerdekaDotCom.

Di hadapan para petinggi Lemdiklat, Mangihut blak-blakan jika praktik pungli di lembaga tersebut masih ada sampai saat ini. Bahkan, dia mengungkap ada biaya sebesar Rp20 juta harus dikeluarkan untuk penyusunan skripsi.

"Dan sampai sekarang juga informasi seperti itu masih ada. Ada penyusunan prokap atau skripsi sampai 20 juta. Ini di semua tingkat pendidikan apalagi di bintara-bintara itu, itu yang paling sangat kita dengar," ungkapnya.

Mantak Jaksa
Mantak Jaksa Youtube/MerdekaDotCom

Kabar tersebut juga diungkap Mangihut mulai tersebar karena banyak siswa Lemdiklat yang sebenarnya merasa keberatan sehingga menceritakan hal ini ke banyak orang. Akhirnya, dugaan soal pungli ini pun seolah sudah menjadi rahasia umum.

"Dan ini saya kira dari mereka-mereka itu Pak yang merasa keberatan, curhat ke mana-mana yang lain.Sehingga ini muncul ke mana-mana. Oleh karena itu Pak, ini menjadi mohon perhatian," kata Mangihut.

"Saya kira ini jangan dibiarkan lagi Pak, tolonglah disampaikan kepada para instruktur supaya tidak akan lebih mencoreng lagi daripada lembaga Diklat kita ini," tambahnya.

Sebagai informasi, Mangihut Sinaga sendiri adalah seorang politikus Indonesia. Ia tergabung dalam Partai Golongan Karya (Golkar). Pada pemilihan umum legislatif Indonesia 2024, ia maju pada daerah pemilihan Sumatera Utara III.

Mangihut berhasil meraih 116.091 suara dan diangkat menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia 2024–2029. Sebelumnya, Mangihut merupakan seorang jaksa yang banyak bekerja di Kejaksaan Tinggi berbagai daerah.

Rekomendasi