Rektor UHO Prof. Armid Dimakamkan di Punggolaka, Sempat Bugar di Dies Natalis UHO Ke-44 Sebelum Wafat Mendadak
Rektor UHO Prof. Armid telah dimakamkan di TPU Punggolaka Kendari. Kepergian mendadak sang rektor mengejutkan banyak pihak, terutama setelah beliau terlihat bugar di Dies Natalis UHO.
Jenazah Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) almarhum Prof. Armid telah dimakamkan. Lokasinya di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Punggolaka, Kendari. Prosesi pemakaman berlangsung khidmat. Dihadiri oleh keluarga dan kerabat terdekat almarhum.
Kabar duka ini mengejutkan banyak pihak. Rektor UHO Prof. Armid sempat terlihat bugar dan aktif pada pagi hari. Beliau menghadiri perayaan Dies Natalis UHO ke-44. Namun, pada malam harinya, Prof. Armid dinyatakan wafat akibat serangan jantung mendadak.
Wafatnya Rektor UHO Prof. Armid meninggalkan duka mendalam. Hal ini dirasakan oleh civitas akademika dan masyarakat Sulawesi Tenggara. Gubernur Sultra Andi Sumangerukka serta Sekda Sultra Asrun Lio menyampaikan belasungkawa. Keduanya mengenang beliau sebagai putra terbaik daerah.
Kronologi Kepergian Rektor UHO Prof. Armid
Kerabat almarhum, Yusuf, mengonfirmasi pemakaman Rektor UHO Prof. Armid di TPU Punggolaka. Yusuf melihat langsung jenazah telah dibungkus kain kafan. Jenazah kemudian dimasukkan ke liang lahat oleh keluarganya. Anaknya Prof. Armid juga turut menghantarkan jenazah ayahnya.
Yusuf mengenang pertemuan terakhirnya dengan Prof. Armid pada pagi hari. Saat itu, mereka berada di perayaan Dies Natalis UHO ke-44. Prof. Armid masih terlihat sehat dan bugar pada acara tersebut. Tidak ada tanda-tanda sakit yang terlihat.
Kabar wafatnya Prof. Armid pada malam hari akibat serangan jantung sangat mengejutkan. Ini terjadi hanya beberapa jam setelah beliau aktif di acara kampus. Kepergian Rektor UHO ini meninggalkan kesedihan mendalam bagi semua yang mengenalnya.
Ungkapan Duka dan Kenangan dari Pemimpin Daerah
Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, menyampaikan duka cita mendalam. Wafatnya Prof. Armid merupakan kehilangan besar bagi UHO dan Sulawesi Tenggara. Beliau adalah salah satu putra terbaik yang dimiliki daerah ini. Kepergiannya adalah duka bagi kita semua.
Gubernur menganggap almarhum Prof. Armid sebagai sosok penting. Beliau telah memajukan Kampus UHO selama masa pengabdiannya. Ucapan terima kasih disampaikan atas dedikasi Rektor UHO tersebut. Kontribusinya akan selalu dikenang.
Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra, Asrun Lio, juga berbagi kenangan. Dirinya mengenal Prof. Armid sebagai pribadi yang visioner di bidang pendidikan. Asrun Lio juga mengenang kebaikan almarhum kepada semua orang. Beliau selalu bersikap ramah dan suportif.
Asrun Lio telah lama mengabdi bersama Prof. Armid di UHO. Mereka bekerja sama sejak 20 tahun lalu. Prof. Armid kemudian menjabat wakil rektor dan akhirnya Rektor UHO. Komunikasi terakhir Asrun adalah saat mengucapkan selamat atas pelantikan beliau.
Sumber: AntaraNews