Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memperkuat jaringan persemaian nasional untuk mendukung Program ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto. Salah satu upayanya dilakukan dengan memperbanyak produksi bibit unggul untuk penghijauan desa, kota, dan kawasan permukiman.
Penguatan jaringan persemaian tersebut ditandai dengan peresmian Pusat Persemaian Sriwijaya Kemampo di Sumatera Selatan oleh Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Senin (10/8/2026).
Peresmian itu turut dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri Arya Bima, Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Ariza Patria, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, serta Wakil Bupati Banyuasin Netta Indian.
Raja Juli mengatakan Prabowo secara khusus mengarahkan Kemenhut untuk memperbanyak persemaian dan menyiapkan bibit unggul sebagai bagian dari gerakan penghijauan nasional. Bibit tersebut nantinya digunakan untuk mendukung Program ASRI di berbagai daerah.
“Beliau mencanangkan Program ASRI, Aman, Sehat, Resik, dan Indah. Sekaligus di forum itu memerintahkan kepada saya untuk menyiapkan persemaian-persemaian nursery dan bibit-bibit yang unggul yang baik untuk menghijaukan desa-desa kita, menghijaukan kota/kabupaten kita di seluruh Indonesia,” kata Raja Juli.
Saat ini, Kemenhut memiliki 59 persemaian yang terdiri atas sembilan persemaian besar, termasuk Pusat Persemaian Sriwijaya Kemampo, dan sekitar 50 persemaian skala menengah. Jaringan tersebut mampu menyediakan sekitar 70 juta bibit per tahun untuk mendukung penghijauan nasional.
“Jadi pada prinsipnya sekarang sudah tersedia 70 juta bibit di nursery kami di seluruh Indonesia,” ujarnya.
Bibit yang disiapkan terdiri atas berbagai jenis tanaman, mulai dari tanaman kayu seperti sengon, mahoni, bangang lanang, dan meranti, hingga MPTS (Multi Purpose Tree Species). Kemenhut juga menyediakan tanaman estetika seperti tabebuya dan ketapang kencana.
Menurut Raja Juli, penyediaan berbagai jenis bibit tersebut diharapkan memberikan manfaat ekologis sekaligus ekonomi bagi masyarakat.
Dia menegaskan keberhasilan Program ASRI membutuhkan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat, dan sektor swasta.
“Kerja sama dengan Kemendes, kerja sama dengan Kemendagri, kerja sama dengan Pak Gubernur, Bupati, dan Walikota menjadi sangat penting, termasuk tentu dengan pihak swasta, untuk mewujudkan ide besar Pak Presiden Prabowo Subianto tentang Indonesia ASRI. Oleh karena itu, kami dari Kementerian Kehutanan mengajak semua pihak bersama-sama memastikan Program ASRI Bapak Presiden Prabowo Subianto kita sukseskan secara bersama-sama,” tutup Raja Juli.
Pusat Persemaian Sriwijaya Kemampo memiliki luas 6 hektare dengan kapasitas produksi hingga 5 juta bibit per tahun. Masyarakat juga dapat memperoleh bibit secara gratis dengan menunjukkan KTP. Setiap satu KTP dapat digunakan untuk mendapatkan 25 bibit pohon.