Amankan HUT Ke-81 RI, Paspampres Siapkan Alutsista hingga Kendaraan Anti-Drone

Paspampres memeriksa kesiapan 1.147 personel dan alutsista untuk rangkaian peringatan HUT ke-81 RI. Edwin menekankan pengamanan VVIP yang preventif.

Lizsa Egeham
Oleh Lizsa Egeham - Reporter
Amankan HUT Ke-81 RI, Paspampres Siapkan Alutsista hingga Kendaraan Anti-Drone
Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres) Mayjen TNI Edwin Adrian Sumantha memimpin Apel Gelar Kesiapan Pasukan Satuan Tugas Pengamanan VVIP di Lapangan Hitam Mako Paspampres, Senin (10/8/2026).

Paspampres menggelar Apel Gelar Kesiapan Pasukan Satuan Tugas Pengamanan VVIP untuk memastikan pengamanan rangkaian peringatan HUT ke-81 RI. Kegiatan ini mencakup pemeriksaan personel, alutsista, serta sistem dan perangkat operasional yang akan digunakan.

Apel dipimpin Komandan Paspampres (Danpaspampres) Mayjen TNI Edwin Adrian Sumantha di Lapangan Hitam Mako Paspampres pada Senin (10/8/2026). Dalam kesempatan itu, pernyataan Edwin disampaikan melalui siaran pers.

Ia menekankan pentingnya pendekatan pengamanan yang preventif dan proaktif, dengan mengantisipasi potensi ancaman sejak dini.

"Bagi Paspampres, keberhasilan bukan hanya ketika kita berhasil melumpuhkan ancaman, tetapi ketika ancaman itu sama sekali tidak pernah memiliki kesempatan untuk muncul. Itulah hakikat tugas pengamanan VVIP yang sesungguhnya," kata Edwin dikutip dari siaran persnya, Senin (10/8/2026).

Fokus Preventif di Bawah Komando Danpaspampres

Edwin menyoroti bahwa aspek utama pengamanan VVIP adalah mencegah ancaman muncul di lapangan. Ia menyebut, tolok ukur profesionalisme Paspampres kerap tidak terlihat karena keberhasilan justru ada pada minimnya gangguan selama tugas berlangsung.

"Keberhasilan kita sering kali tidak terlihat oleh masyarakat, namun justru di situlah profesionalisme Paspampres diuji. Kita bekerja dalam senyap, penuh kewaspadaan, dengan ketelitian, kecepatan, disiplin, dan koordinasi yang solid," sambungnya.

Ia mengingatkan pengamanan HUT ke-81 RI merupakan tugas sekaligus amanah untuk menjaga martabat institusi, menjamin keselamatan VVIP, serta mengawal kehormatan bangsa dan negara.

"Jadikan setiap langkah pengabdian sebagai kehormatan kita untuk menjaga keselamatan VVIP, menjaga, dan mengawal kehormatan dan martabat Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujarnya.

Edwin juga meminta seluruh personel menjaga keimanan dan ketakwaan, mempersiapkan kemampuan fisik, mental, dan teknis, serta meningkatkan kewaspadaan. Setiap tugas diminta dilaksanakan secara profesional, disiplin, tegas, santun, dan humanis.

Komposisi Personel untuk Setiap Agenda 14–17 Agustus

Dalam pengamanan rangkaian agenda kenegaraan, Paspampres menurunkan personel ke sejumlah satuan tugas pengamanan (Satgaspam) sesuai kebutuhan tiap acara.

Sebanyak 151 personel ditugaskan pada Apel Kehormatan dan Renungan Suci (AKRS) yang digelar 14 Agustus.

Untuk Sidang DPR/MPR pada 15 Agustus, Paspampres menyiapkan 277 personel.

Adapun 294 personel dialokasikan untuk pengamanan Upacara Penaikan dan Penurunan Sang Merah Putih pada 17 Agustus.

Selain itu, 205 personel disiagakan untuk Acara Pesta Rakyat, 70 personel untuk Tim Paskibraka, dan 150 personel untuk Tim Pasukan Upacara.

Alutsista Paspampres: Senjata, Anti-Drone, dan Kendaraan Taktis

Kesiapan Satgaspam VVIP ditopang alutsista termutakhir dan kendaraan operasional modern milik Paspampres.

Persenjataan yang disiapkan meliputi senapan Caracal dan Dasan, SS1 V3 Croom, MP7, berbagai jenis pistol seperti G2 Combat, HK, Glock 17, Glock 19, Glock 43X, dan Sig Sauer, serta senapan sniper SPR 3 Pindad dan Sniper AW.

Selain persenjataan, Paspampres menyiapkan satu kendaraan anti-drone Koopsudnas dan satu kendaraan Maung Artileri Pertahanan Udara.

Sejumlah kendaraan taktis juga disiagakan, antara lain kendaraan CBRNE (Chemical, Biological, Radiological, Nuclear, and Explosive), kendaraan jammer, kendaraan kawal G500, kendaraan security G500, kendaraan P2 Komando, kendaraan Maung, serta motor kawal Goldwing.

Kesiapan alutsista tersebut disesuaikan dengan karakteristik ancaman yang semakin kompleks, termasuk penggunaan teknologi drone, serangan siber, dan penyebaran informasi yang berpotensi memicu gangguan keamanan.

Apel Gelar Kesiapan menjadi salah satu tahapan untuk memastikan seluruh personel, materiil, serta sistem dan perangkat operasional pengamanan VVIP siap digunakan secara optimal pada rangkaian agenda peringatan HUT ke-81 RI.

Rekomendasi