Anggota Polda Sumsel Kritis Dibegal Saat Nyambi Jadi Ojek, Motor Digondol Pelaku

Anggota Polda Sumsel Kritis usai Dibegal saat Nyambi jadi Ojek, Istri Lapor Polisi

irwanto
Oleh irwanto - Reporter
Anggota Polda Sumsel Kritis Dibegal Saat Nyambi Jadi Ojek, Motor Digondol Pelaku
Istri anggota Polda Sumsel laporkan kasus pembegalan suami. (merdeka.com/istimewa).

Anggota Bidang Dokkes Polda Sumatera Selatan inisial JE kritis akibat banyak luka tusuk dan benda tumpul oleh dua pelaku yang membegalnya. Korban juga harus kehilangan sepeda motor yang biasa ia gunakan saat menjadi ojek pengkolan.

Peristiwa itu terjadi saat korban mengantar dua penumpang, laki-laki dan perempuan dari Jalan Soekarno Hatta tujuan Jalan Inspektur Marzuki Palembang, Minggu (9/8) dini hari. Tiba di tempat tujuan, pelaku memukul kepala korban dengan kayu dan menusuk perut korban.

Dalam kondisi korban terkapar, kedua pelaku terus menyerangnya bertubi-tubi dengan senjata tajam. Akibatnya korban mengalami empat luka tusukan di perut, luka di kepala, robek di mata dan bibir, sayatan di kedua tangannya, dan memar di wajah.

Kedua pelaku kemudian membawa kabur sepeda motor korban jenis Honda Beat nomor polisi BG 6384 ACK. Sementara korban dilarikan warga ke rumah sakit.

Kasus ini dilaporkan EH (44), istri korban ke SPKT Polrestabes Palembang, Minggu (9/8) malam. Dia meminta penyidik memproses laporan agar kedua pelaku tertangkap.

"Suami saya kena tusuk, ada empat luka di perut, banyak lain di tangan, wajah, dan kepala. Pelakunya dua orang, laki-laki dan perempuan," ungkap EH, Senin (10/8).

EH mengakui suaminya menjadi ojek pengkolan saat lagi tidak berdinas. Biasanya dia mencari pelanggan dari penumpang bus luar kota yang turun di Jalan Soekarna Hatta Palembang.

"Kalau tidak dinas, suami saya jadi ojek pengkolan. Motor itu biasa dia gunakan untuk cari tambahan uang," kata EH.

Laporan telah diterima polisi dengan bukti lapor Nomor : LP/B/2677/VIIl/2026/SPKT/Polrestabes Palembang/Polda Sumsel tanggal 9 Agustus 2026. Kasus ini tengah dilakukan oleh penyidik Satreskrim Polrestabes Palembang.

"Laporan sudah diterima dan kami serahkan ke penyidik untuk diproses," kata Pamapta Piket SPKT Polrestabes Palembang Ipda Andi.

Rekomendasi