Anggota Komisi IX DPR RI, Ade Rezki Pratama, menyalurkan bantuan ke lokasi bencana di pelosok Kabupaten Agam pada Sabtu (6/12). Ia bersama rombongan harus menggunakan kendaraan roda dua untuk mencapai Jorong Pauah Nagari Panta Pauh Kecamatan Matur. Kondisi medan yang terjal dan banyak jalan rusak menjadi tantangan utama dalam perjalanan ini.
Kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung kondisi nagari Panta Pauh pasca-dilanda galodo besar dan memastikan penanganan darurat berjalan baik. Selain itu, Ade Rezki juga menyalurkan bantuan esensial bagi masyarakat terdampak. Ini merupakan kali keenam ia mengantarkan bantuan ke daerah-daerah yang dilanda bencana.
Perjalanan ekstrem ini menunjukkan komitmen Ade Rezki dalam menjangkau masyarakat di daerah terisolir. Ia bahkan sempat memboncengi tokoh masyarakat sejauh lima kilometer untuk mencapai titik terdampak. Fokus utama adalah rumah-rumah rusak, lahan pertanian tertimbun, dan fasilitas umum yang terdampak banjir bandang.
Advertisement
Advertisement
Menembus Medan Ekstrem Demi Bantuan Bencana Agam
Perjalanan Ade Rezki Pratama ke lokasi bencana di Agam tidaklah mudah, mengingat kondisi geografis yang menantang. Ia dan rombongan memilih menggunakan motor, sebuah keputusan yang vital untuk menembus jalanan terjal dan rusak parah. Keputusan ini diambil agar bantuan bencana Agam dapat sampai tepat waktu kepada mereka yang membutuhkan.
Jarak tempuh menuju Jorong Pauah Nagari Panta Pauh Kecamatan Matur mencapai lima kilometer dari titik terdekat yang bisa diakses kendaraan roda empat. Medan ekstrem ini menjadi saksi bisu perjuangan tim dalam menyalurkan logistik. Ade Rezki secara langsung menyaksikan kerusakan infrastruktur akibat galodo.
Setibanya di lokasi, Ade Rezki disambut oleh Wali Nagari Panta Pauh, perangkat nagari, serta relawan yang telah berjuang sejak awal penanganan bencana. Kehadiran langsung dari perwakilan DPR RI ini memberikan semangat baru bagi warga terdampak. Dialog intensif pun dilakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan mendesak.
Advertisement
Advertisement
Identifikasi Kebutuhan Mendesak dan Upaya Pemulihan Komunitas
Dalam dialog dengan masyarakat Nagari Panta Pauh, Ade Rezki Pratama mencatat sejumlah kebutuhan mendesak yang disampaikan warga. Logistik dasar, air bersih, dan perlengkapan untuk membersihkan material lumpur menjadi prioritas utama. Bantuan bencana Agam yang disalurkan diharapkan dapat meringankan beban warga.
Ade Rezki juga menyoroti semangat gotong royong yang tinggi di kalangan masyarakat Panta Pauh. Warga secara swadaya memperbaiki jembatan darurat penghubung menggunakan kayu, bambu, dan material seadanya. Semangat kebersamaan ini menjadi kunci dalam upaya pemulihan pasca-bencana.
"Kami langsung menuju titik-titik terdampak, termasuk rumah-rumah masyarakat yang rusak, lahan pertanian yang tertimbun material galodo (banjir bandang) serta fasilitas umum yang terdampak aliran banjir bandang," kata Ade Rezki Pratama. Pernyataan ini menegaskan fokus kunjungan pada dampak langsung bencana.
Advertisement
Kunjungan ini juga merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Ade Rezki dalam memberikan bantuan bencana Agam, setelah sebelumnya menyalurkan bantuan di Padang, Padang Pariaman, dan Bukittinggi. Ini menunjukkan konsistensi dalam membantu daerah-daerah yang dilanda musibah.
Advertisement
Komitmen Pemerintah dalam Percepatan Pemulihan Infrastruktur
Ade Rezki Pratama menyampaikan harapannya agar masyarakat yang ditimpa bencana tetap tabah dan ikhlas menghadapi ujian ini. Ia meyakinkan bahwa pemerintah sedang bekerja keras untuk mempercepat proses perbaikan dan pemulihan seluruh infrastruktur pasca-banjir dan longsor. Upaya ini mencakup wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Untuk percepatan pemulihan infrastruktur vital seperti akses jalan, jembatan, dan jalur energi listrik, pembahasan intensif sedang dilakukan dengan lembaga dan kementerian terkait. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat normalisasi kehidupan warga. Fokus pada infrastruktur adalah kunci keberhasilan pemulihan.
"Pemerintah juga terus melakukan upaya percepatan tanggap darurat dan search and rescue terhadap para korban yang terdampak banjir dan longsor," ujar Ade Rezki Pratama. Pernyataan ini menegaskan komitmen pemerintah tidak hanya pada pemulihan fisik, tetapi juga pada keselamatan jiwa.
Advertisement
Keseluruhan upaya ini menunjukkan sinergi antara perwakilan rakyat dan pemerintah dalam merespons dampak bencana. Kehadiran langsung dan penyaluran bantuan bencana Agam menjadi bukti nyata kepedulian terhadap masyarakat terdampak.
Sumber: AntaraNews