Fakta Unik Hari Listrik Nasional ke-80: PLN Madura Bantu SLB PGRI Pademawu dengan Alat Edukasi Spesial untuk ABK

PLN Madura Bantu SLB PGRI Pademawu dengan alat peraga edukasi khusus bagi anak berkebutuhan khusus, wujud kepedulian di Hari Listrik Nasional ke-80. Apa dampaknya?

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Fakta Unik Hari Listrik Nasional ke-80: PLN Madura Bantu SLB PGRI Pademawu dengan Alat Edukasi Spesial untuk ABK
PLN Madura Bantu SLB PGRI Pademawu dengan alat peraga edukasi khusus bagi anak berkebutuhan khusus, wujud kepedulian di Hari Listrik Nasional ke-80. Apa dampaknya? (AntaraNews)

PLN UP3 Madura menunjukkan komitmen sosialnya dengan memberikan bantuan penting bagi dunia pendidikan. Aksi mulia ini menyasar Sekolah Luar Biasa (SLB) PGRI Pademawu di Pamekasan, Madura, yang dilaksanakan pada Senin lalu.

Bantuan tersebut berupa alat peraga edukasi yang dirancang khusus untuk mendukung pembelajaran anak berkebutuhan khusus (ABK). Inisiatif berharga ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan sosial dalam peringatan Hari Listrik Nasional ke-80.

Manajer PLN UP3 Madura, Fahmi Fahresi, menjelaskan bahwa langkah ini adalah wujud nyata kepedulian perusahaan. Tujuannya adalah secara konkret meningkatkan kualitas pendidikan bagi peserta didik istimewa di wilayah Madura.

PLN Madura Perkuat Pendidikan Inklusif

Penyerahan bantuan ini secara jelas menegaskan komitmen PLN dalam menghadirkan "energi kebaikan" yang melampaui fokus utama kelistrikan. Perusahaan berupaya menyentuh aspek sosial dan pendidikan secara lebih luas, menciptakan dampak positif di masyarakat.

Fahmi Fahresi lebih lanjut menyatakan bahwa bantuan ini diharapkan dapat mempermudah proses belajar-mengajar di SLB PGRI Pademawu. PLN ingin menjadi mitra yang tidak hanya menyediakan listrik, tetapi juga mendukung tumbuh kembang generasi muda.

"Bantuan ini kami berikan agar proses belajar-mengajar di SLB PGRI Pademawu semakin terbantu," ujar Fahmi. Ia menambahkan, "PLN ingin hadir tidak hanya sebagai penyedia energi listrik, tetapi juga sebagai mitra yang turut mendampingi tumbuh kembang generasi muda, terutama anak-anak berkebutuhan khusus."

Inisiatif ini selaras dengan semangat Hari Listrik Nasional ke-80 untuk terus memberikan kontribusi positif yang berkelanjutan. PLN Madura berupaya menyalakan harapan dan masa depan melalui dukungan pendidikan yang inklusif.

Apresiasi dari SLB PGRI Pademawu dan Dukungan Transisi Energi

Kepala SLB PGRI Pademawu, Dwi Kurnia Maulidia, menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian yang diberikan PLN UP3 Madura. Bantuan alat peraga edukatif ini dinilai sangat berarti bagi kelangsungan proses belajar mengajar para siswa.

"Kami sangat terbantu dengan adanya alat peraga edukatif ini," kata Dwi Kurnia Maulidia. "Bantuan ini akan langsung digunakan untuk mendukung kegiatan belajar 46 siswa dari berbagai jenjang pendidikan di sekolah kami."

Selain fokus pada pendidikan, Fahmi Fahresi juga menegaskan komitmen PLN dalam mendukung transisi energi bersih di Indonesia. Ia secara aktif mengajak masyarakat untuk beralih ke penggunaan kendaraan listrik yang lebih modern.

Penggunaan kendaraan listrik tidak hanya ramah lingkungan karena minim emisi, tetapi juga menawarkan efisiensi biaya operasional yang signifikan. Biaya operasionalnya disebut lebih hemat hingga 60 persen dibandingkan kendaraan konvensional berbahan bakar fosil.

Melalui peringatan Hari Listrik Nasional Ke-80 ini, PLN UP3 Madura menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan terang. Hal ini tidak hanya melalui energi listrik yang stabil, tetapi juga melalui energi kebaikan yang menghidupkan harapan dan menyalakan masa depan bangsa.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi